Sukses

Pedas dan Segar, Ini Dia Fakta Sehat Sambal Matah

Sering dijadikan sebagai pendamping lauk dan nasi, ternyata masih banyak yang belum tau soal kandungan gizi sambal matah. Yuk, simak penjelasannya di sini!

Ada banyak jenis sambal di Indonesia. Semuanya punya cita rasa yang khas dan penggemarnya masing-masing. 

Salah satu jenis sambal yang cocok dikonsumsi dengan berbagai jenis makanan adalah sambal matah. 

Apakah Anda sendiri pernah menjadikan sambal tersebut sebagai pelengkap nasi hangat dan lauk di piring?

Apa Itu Sambal Matah?

Berbeda dengan sambal lainnya yang menggunakan cabai merah dan cabai rawit, sambal matah menggunakan banyak sekali bawang merah sebagai bahan dasarnya. 

Sambal jenis ini berasal dari Bali, dan arti kata matah pada namanya adalah ‘mentah’ alias tidak digongseng di atas wajan. 

Selain bawang merah, bahan-bahan lain yang dipakai dalam sambal matah adalah cabai rawit merah, sereh, terasi, minyak kelapa, jeruk limau, dan sedikit garam. Karena tidak dipanaskan atau dimasak, sambal jenis ini tidak bisa bertahan lama alias hanya bertahan satu hari saja. 

Semua bahan diiris-iris tipis, bukan diulek, dan cocok disandingkan dengan protein seperti ikan dan ayam. Jika Anda ingin mengonsumsinya dengan tempe atau tahu juga cocok. Hanya saja, sambal matah kurang pas bila disandingkan dengan lalapan. 

Artikel Lainnya: Suka Makanan Pedas? Ini Manfaat Sambal untuk Kesehatan

1 dari 3 halaman

Kandungan Gizi Sambal Matah

Bahan utama dalam sambal matah adalah bawang merah. Dalam 100 gram bawang merah yang telah diiris, nutrisi yang terkandung di dalamnya adalah berikut ini.

  • Kalori: 75.
  • Protein: 2,5 gram.
  • Lemak: 0 gram.
  • Karbohidrat: 17 gram.
  • Serat: 3 gram.
  • Kalsium: memenuhi 3 persen dari kebutuhan harian.
  • Zat Besi: memenuhi 7 persen dari kebutuhan harian.
  • Magnesium: memenuhi 5 persen dari kebutuhan harian.
  • Fosfor: memenuhi 5 persen dari kebutuhan harian.
  • Kalium: memenuhi 7 persen dari kebutuhan harian.
  • Zinc: memenuhi 4 persen dari kebutuhan harian.
  • Folat: memenuhi 9 persen dari kebutuhan harian.

Artikel Lainnya: Sakit Perut Setelah Makan Sambal, Ini Penjelasannya

Karena sebagian besar terdiri dari bawang merah, dr. Arina Heidyana mengatakan, manfaat makan sambal matah adalah sebagai berikut ini.

  • Meningkatkan Kesehatan Pencernaan 

Adanya serat dan bakteri baik pada bawang merah dapat melancarkan pencernaan, memproduksi asam lemak untuk mengurangi peradangan, serta membantu meningkatkan daya tahan tubuh. 

  • Menurunkan Risiko Kanker

“Adanya senyawa sulfur dan antioksidan pada bawang merah dapat menurunkan risiko kanker. Dua zat tersebut akan menghambat dan mencegah pertumbuhan tumor,” kata dr. Arina.

  • Memelihara Kesehatan Jantung 

Bawang merah juga dapat mengatasi infeksi dan menurunkan kadar lemak jahat dalam tubuh. 

Dengan demikian, jenis bawang ini dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah.

  • Memelihara Kesehatan Kulit

Bawang merah yang merupakan bahan dasar sambal matah juga mengandung vitamin C dan bisa meningkatkan produksi kolagen. Ini bagus untuk kesehatan kulit dan rambut Anda.

  • Menjaga Kesehatan Tulang

Bawang merah memiliki kandungan kalsium. Ini bisa membantu orang-orang yang mengonsumsinya secara teratur dalam menjaga kepadatan tulang. 

Sereh dalam sambal matah pun memiliki mineral yang bisa meningkatkan kolesterol baik dan mencegah gangguan pencernaan. 

Sedangkan kandungan vitamin C dalam jeruk limau dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dan memelihara kesehatan secara umum. 

2 dari 3 halaman

Tips Makan Sambal Matah yang Sehat

Mengolah bawang merah menjadi sambal matah tidak mengurangi manfaatnya sama sekali, sehingga Anda tidak perlu khawatir. 

Namun, dr. Arina menyarankan Anda untuk tidak banyak menggunakan garam dan minyak sebagai bahan tambahannya. 

“Garam dan minyaknya tidak boleh digunakan secara berlebihan supaya lebih sehat. Perhatikan juga lauk yang biasa dikonsumsi dengan sambal matah,” kata dr. Arina.

“Ketimbang yang digoreng-goreng, lebih baik makan sambal matah dengan ikan atau ayam bakar. Dibakarnya tidak boleh sampai terlalu gosong, ya,” sambungnya.

Sekarang Anda sudah tahu fakta sehat soal sambal matah, bukan? Bila Anda masih ada pertanyaan seputar sambal, bawang merah, dan makanan bergizi lainnya, langsung saja konsultasikan pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter

(NB/AYU)

1 Komentar