Sukses

Jerawat di Punggung, Atasi dengan Cara Efektif Ini!

Jerawat di punggung bikin tidak nyaman baik saat beraktivitas maupun tidur, cepat atasi dengan cara berikut ini agar tidak semakin parah.

Selain di wajah, jerawat juga sering kali muncul di punggung. Hal ini pun cukup umum dialami banyak orang. Selain itu, jerawat yang muncul di area punggung bisa terjadi baik pada remaja maupun orang dewasa.

Terkadang, jerawat di punggung agak sulit diatasi. Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, jerawat punggung menerima paparan terus-menerus.

Misalnya karena tertutup baju setiap hari, gesekan, sisa detergen, atau pakaian yang kurang menyerap keringat.

“Selain itu, sebagian orang juga punya punggung yang rentan jerawatan karena pori-porinya besar dan berminyak. Ditambah lagi dengan kebersihan punggung yang luput dari perhatian atau sulit dijangkau ketika mandi,” lanjutnya.

1 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Jerawat di Punggung

Tak perlu resah bila Anda mengalami keluhan jerawat di punggung, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi jerawat agar tidak terjadi perburukan dan pulih dengan cepat.

Agar lebih maksimal, lakukan sejumlah perubahan kebiasaan yang lebih bersih dan kombinasikan dengan penggunaan obat. Berikut ini cara-cara menghilangkan jerawat di punggung:

1. Gunakan Obat Jerawat yang Tepat

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), produk jerawat (misalnya yang dijual di apotek tanpa resep dokter) dapat mengatasi jerawat dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang.

Contoh produk yang dimaksud biasanya memiliki kandungan benzoyl peroxide, salicylic acid, dan retinoid.

Gunakan obat jerawat secara rutin setiap hari. Lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter kulit untuk pemilihan produk jerawat yang sesuai kondisi.

Artikel Lainnya: Hindari 5 Makanan Ini Kalau Ingin Bebas Jerawat

2. Mandi Setelah Olahraga

Sehabis olahraga, jangan tunda untuk membersihkan tubuh. Sebab, membiarkan keringat dan kotoran menempel terlalu lama di punggung bisa menyebabkan jerawat punggung.

Dokter Astrid mengatakan, “Cara mandi yang benar juga diperhatikan, sabuni area punggung dengan baik dan keringkan sampai benar kering sebelum pakai baju.”

Gunakan baju berbahan nyaman dan menyerap keringat ketika berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya yang membuat tubuh berkeringat. Tak lupa, cuci bersih pakaian tersebut agar kotoran tidak semakin menumpuk.

3. Bersihkan Punggung dengan Lembut

Bila Anda sedang memiliki jerawat di punggung, jangan terlalu kasar dalam membersihkannya. Karena, hal ini akan membuat jerawat semakin parah atau meradang. Hindari pula memegang atau memencet jerawat.

Kalau punggung sudah dipastikan tidak ada jerawat, Anda bisa lakukan eksfoliasi lembut dengan scrub di punggung untuk mengangkat kotoran, sel kulit mati, dan minyak yang dapat menyumbat pori-pori kulit.

Artikel Lainnya: Bahaya Sering Muncul Jerawat di Punggung

4. Gunakan Produk Kulit Berbahan Lembut

Sabun dengan bahan yang terlalu keras untuk kulit dapat memperparah jerawat, begitu juga dengan pemakaian sikat punggung atau loofah terlalu kasar dan sering. Lebih baik, pakai produk berbahan lembut dan tanpa pewangi.

Coba pilih produk bertuliskan non-comedogenic, non-acnegenic, “won’t clog pores” (tidak menyumbat pori), dan oil-free. Sebagai opsi, Anda bisa juga memakai produk kulit yang mengandung ekstrak tea tree.

5. Hindari Gesekan pada Punggung

Misalnya, akibat pemakaian tas ransel. Untuk sementara, gunakan dulu tas jinjing atau sling bag. Usahakan tali tas tidak mengenai atau bergesekan dengan bagian yang berjerawat.

Bila Anda berambut panjang, kuncir rambut agar rambut tidak langsung menempel ke area punggung. Ini karena kotoran dari rambut yang menempel di kulit punggung dapat memicu jerawat juga.

6. Pakai Sunscreen

Hati-hati, paparan sinar matahari dapat memperparah jerawat. Ketika Anda memakai baju dengan bagian punggung terbuka, tetap lindungi punggung dengan tabir surya.

Pilihlah produk sunscreen yang bertekstur ringan dan tidak berbahan dasar minyak.

7. Terapkan Pola Makan Sehat

Bila Anda cukup sensitif dengan kemunculan jerawat di kulit, beberapa makanan dapat jadi pemicunya. Studi oleh AAD menyebutkan, makanan mengandung indeks glikemik tinggi (pemicu gula darah naik) dapat memperparah jerawat.

Contoh makanan yang mesti dihindari atau dikontrol konsumsinya ialah roti putih, nasi putih, dan lain-lain. Lebih baik, perbanyak buah dan sayur, protein tanpa lemak, dan gandum utuh.

“Kalau sudah dijaga kebersihannya, biasanya jerawat akan reda sendiri. Lalu, pola makan juga harus dijaga, kurangi makanan berlemak dan berminyak,” ujar dr. Astrid.

2 dari 3 halaman

Kapan Harus ke Dokter Kulit?

Bila cara-cara di atas dirasa tak mempan mengatasi jerawat di punggung lebih dari 6-8 minggu, disarankan untuk periksa ke dokter kulit. Dengan begitu, penyebab dan penanganannya dapat diketahui lebih pasti.

Melansir Medical News Today, dokter dapat memberikan obat oles dan obat minum untuk jerawat yang cukup parah. Misalnya, obat antibiotik atau pengontrol hormon. Ikuti instruksi dokter dengan benar dalam penggunaan obat-obat tersebut.

Mengatasi jerawat memang membutuhkan waktu. Hal ini juga bergantung pada kebiasaan sehari-hari dan pengobatan yang dilakukan, serta kondisi kulit dan jerawatnya.

Atasi jerawat punggung dengan cara-cara di atas agar Anda tampil lebih percaya diri! Jaga kebersihan punggung agar jerawat tak muncul lagi. Kalau ingin konsultasi ke dokter kulit lebih praktis, pakai fitur Chat Premium di aplikasi Klikdokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar