Sukses

Psoriasis Bisa Terjadi pada Bayi, Kenali Gejalanya!

Tak hanya pada orang dewasa, psoriasis juga bisa mengancam kesehatan kulit bayi, ketahui penyebab dan gejalanya berikut ini.

Sudahkah Anda familier dengan psoriasis? Penyakit ini merupakan kondisi peradangan kronis pada kulit. Pergantian kulit akan menjadi terlalu cepat akibat kondisi tersebut.

Hati-hati, hal ini dapat terjadi pada bayi. Meski hal ini cukup jarang ditemui, Anda tetap perlu waspada agar kulit si kecil tetap sehat.

Penyebab Psoriasis pada Bayi

Menurut dr. Sara Elise Wijono, MRes, psoriasis masih belum diketahui penyebab pastinya. Penyakit ini pun bukan termasuk penyakit menular. 

Namun, terdapat beberapa faktor yang mungkin bisa memicu psoriasis pada bayi.Faktor-faktor tersebut yaitu kombinasi genetik, penyakit autoimun, dan pemicu infeksi tertentu. 

Riwayat psoriasis dalam keluarga memang biasanya menjadi faktor utama. Lalu, penyakit autoimun dalam keluarga pun dapat meningkatkan risiko psoriasis pada bayi.

“Ada faktor imun yang lebih aktif dari biasanya, sehingga sel kulit juga jadi lebih aktif. Jadinya sel kulitnya menumpuk dan menimbulkan ruam yang bersisik,” jelas dr. Sara. 

1 dari 3 halaman

Jenis Psoriasis pada Bayi dan Gejalanya

Dilansir dari Healthline, penyakit psoriasis yang bisa terjadi pada bayi terdiri dari beberapa tipe, di antaranya yaitu:

  • Napkin Psoriasis

Inilah jenis psoriasis yang paling mungkin terjadi pada bayi. Gejalanya terlihat seperti ruam popok yang cukup parah. 

Kulit yang mengelupas mungkin belum terlihat karena area popok cenderung lebih lembap dibanding area kulit lainnya. 

Napkin psoriasis membutuhkan diagnosis dari dokter. Ini karena terdapat beberapa jenis ruam popok lainnya yang mungkin bisa terjadi pada bayi.

  • Plaque Psoriasis

Jenis ini merupakan psoriasis yang paling umum terjadi. Gejalanya terlihat seperti kulit mengelupas berwarna putih kemerahan atau silver di area punggung bawah, kulit kepala, siku, dan lutut. Pada anak-anak, ukuran plak relatif lebih kecil.

Artikel Lainnya: Alergi pada Kulit Bayi yang Perlu Anda Tahu

  • Guttate Psoriasis

Penyakit psoriasis ini lebih mungkin terjadi pada bayi dan anak-anak dibanding orang dewasa. 

Biasanya guttate psoriasis dipicu oleh infeksi bakteri atau common cold. Gejalanya muncul seperti bercak titik-titik kecil di sekujur tubuh.

Bercak kulit yang ditimbulkan oleh psoriasis biasanya terasa cukup gatal dan perih. Tak heran bila bayi yang mengidapnya akan merasa tak nyaman dan rewel.

Meski bayi mengalami beberapa gejala kulit mengelupas atau bercak, jangan langsung menganggap kondisi itu sudah pasti psoriasis. 

Terdapat berbagai masalah kulit lainnya yang bisa terjadi pada bayi, misalnya eksim. Nah, eksim pun gejalanya mirip dengan psoriasis. 

“Orang awam sulit untuk membedakannya sehingga mesti ke dokter kulit. Pertimbangannya mungkin kalau eksim hubungannya dengan alergi, jadi biasanya ada alergen pemicunya,” tutur dr. Sara.

Untuk itu, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter terkait kondisi kulit bayi yang sebenarnya agar penanganannya lebih tepat.

Artikel Lainnya: Ibu Menyusui Kena Psoriasis, Apa Dampaknya pada Bayi?

2 dari 3 halaman

Pengobatan Psoriasis pada Bayi

Perawatan yang dilakukan untuk mengatasi gejala psoriasis pada bayi harus benar-benar aman dengan efek samping yang paling sedikit. 

Hal yang paling utama adalah periksakan si kecil ke dokter. Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:

  • Menghindari paparan suhu panas atau dingin bila memang dapat memperparah ruam.
  • Usahakan area yang terkena tetap bersih dan kering.
  • Menggunakan losion atau krim (misalnya obat oles kortikosteroid atau turunan vitamin D) atau produk pelembap khusus untuk pasien psoriasis yang sudah direkomendasikan oleh dokter.

“Yang bisa dilakukan di rumah adalah kasih pelembap di bagian ruamnya, misalnya pakai petroleum jelly. Tapi, treatment-nya banyak sebenarnya, mulai dari salep sampai obat minum. Tergantung kondisi masing-masing,” ungkap dr. Sara.

Ia menambahkan, psoriasis biasanya tidak bisa sembuh dan bisa muncul berulang atau kambuh. Konsultasikan perawatan kulit bayi sesuai kondisinya agar dokter dapat mengetahui tindakan yang tepat.

Jaga kesehatan kulit bayi dan jangan tunda untuk periksa ke dokter bila timbul keluhan pada kulitnya. Pakai fitur LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter untuk konsultasi seputar kesehatan bayi lebih mudah.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar