Sukses

Untung-Rugi Pijat Bayi dengan Minyak Zaitun

Anda pakai minyak zaitun untuk pijat bayi? Benarkah minyak ini bermanfaat dan tidak ada efek merugikan? Sebelum memutuskan, baca dulu artikel ini.

Pijat bayi sejatinya adalah cara yang bagus untuk menjalin bonding sekaligus membuatnya lebih nyaman. Bahkan, menggunakan minyak tertentu untuk memijat dipercaya dapat membantu kulit bayi tetap lembut dan ternutrisi.

“Pijat bayi juga bisa menyamankan bayi sehingga bisa tidur lebih pulas, dan membantu mengatasi masalah sulit BAB (buang air besar),” dr. Devia Irine Putri menjelaskan.

Atas alasan-alasan tersebut, sebagian ibu memilih menggunakan minyak alami sebagai “pelumas” saat pijat. Salah satu minyak alami yang kerap dipakai adalah minyak zaitun. Namun, baikkah minyak zaitun untuk pijat bayi?

1 dari 4 halaman

Minyak Zaitun untuk Pijat Bayi?

Minyak zaitun memang sudah banyak digunakan untuk memijat bayi, dan seringnya tidak menimbulkan masalah. Namun, penelitian mengungkapkan bahwa minyak zaitun mungkin bukan pilihan terbaik untuk pijat bayi.

Jika bayi memiliki kulit kering atau pecah-pecah, dokter tidak terlalu menyarankan Anda menggunakan minyak zaitun untuk pijat. Mengapa demikian?

Minyak zaitun mengandung beberapa jenis lemak, yakni asam oleat, asam lemak omega-3, asam linoleat, dan asam lemak omega-6.

Minyak zaitun rendah kandungan asam linoleat, sedangkan di lain sisi tinggi kandungan asam oleat.

Asam linoleat dapat memperkuat pelindung kulit bayi Anda. Sebaliknya, asam oleat dapat membuat beberapa lapisan kulit bayi Anda lebih permeable (berpori).

Jika kulit bayi lebih permeable, artinya pelindung kulit bayi Anda lebih terbuka. Minyak dan air yang Anda berikan pada kulit bayi mungkin akan hilang, bukan terkunci di dalamnya.

“Iya betul, olive oil itu rendah asam linoleat dan tinggi asam oleat. Ada beberapa argumen penggunaan olive oil bisa membuat kulit bayi merah-merah,” dr. Devia menyepakati.

“Hal ini terjadi berkaitan dengan adanya asam oleat yang mengganggu barrier kulit. Berbeda dengan kulit orang dewasa, kulit bayi lebih sensitif, apalagi bagi yang punya eksim atopik,” kata dia.

Jika si kecil memiliki eksim, penggunaan minyak zaitun pada kulitnya dapat memperburuk kondisinya tersebut.

“Sebagai penggantinya, minyak untuk memijat bayi lain yang bisa dipakai adalah baby oil (jojoba oil). Di pasaran sudah banyak tersedia dan memang diformulasikan khusus untuk bayi. Atau, menggunakan minyak kelapa juga boleh,” saran dr. Devia.

Artikel Lainnya: Manfaat Minyak Zaitun untuk MPASI Bayi

2 dari 4 halaman

Manfaat Minyak Zaitun untuk Bayi

Meski demikian, menurut dr. Devia Irene Putri, bahaya minyak zaitun untuk bayi tersebut tidak berlaku untuk semua.

“Tidak semua bayi mengalami reaksi iritasi setelah pijat pakai minyak zaitun. Jadi kalau tidak ada reaksi atau alergi, enggak apa-apa kok pijat pakai minyak zaitun,” dia menuturkan.

Pasalnya, ada sejumlah manfaat minyak zaitun untuk pijat bayi, yaitu:

  • Membantu Bayi Tertidur

Seperti sudah disinggung dr. Devia di awal, pijat dengan minyak zaitun bisa membantu menyamankan bayi hingga membantunya terlelap.

Berikan beberapa tetes minyak zaitun di telapak tangan Anda. Pijat bagian tubuh, seperti kaki, paha, lengan, hingga dia perlahan tertidur lelap.

  • Melembapkan

Lindungi kelembutan kulit si kecil dengan kandungan minyak zaitun yang bersifat melembapkan.

Pijatan minyak zaitun yang lembut dan menenangkan dapat membuat kulit bayi lebih halus dan lembut dari sebelumnya!

Menurut studi tahun 2016, bayi yang suka di-massage menggunakan minyak zaitun dan minyak bunga matahari memiliki kulit yang lebih lembap.

Meski demikian, khasiat ini perlu diuji lebih lanjut. Pasalnya, penelitian lainnya mengatakan sebaliknya.

  • Mencegah dan Menyembuhkan Ruam Popok

Ruam popok dapat menjadi mimpi buruk bagi bayi. Mereka akan rewel dan tidak bisa tidur dengan nyaman. Nah, pijat dengan minyak zaitun bisa digunakan untuk mencegah sekaligus membantu menyembuhkannya.

Selain lemak, vitamin E, vitamin K, minyak zaitun juga mengandung antioksidan sehingga dapat membantu meredakan peradangan.

Artikel Lainnya: Mana Lebih Baik untuk Kesehatan, Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun?

3 dari 4 halaman

Perhatikan Ini Saat Ingin Pijat Bayi

Tidak semua bayi bisa pijat dengan minyak zaitun. Pada bayi dengan kulit sensitif, kering, bahkan dalam kondisi eksim, pijat bayi dengan minyak zaitun tidak dianjurkan.

Akan tetapi, kalau kulit si kecil baik-baik saja, tak masalah memberikannya pijat minyak zaitun. 

Di lain sisi, kebutuhan pijat bayi juga berbeda-beda. Itu sebabnya, tidak ada aturan baku dalam sehari.

“Ada bayi yang dipijat setiap hari, ada pula yang dua hari sekali. Sesuaikan saja dengan kebutuhan bayi. Anda bisa melakukan pijat di pagi hari dan atau sore/malam hari sebelum tidur,” kata dia.

Lantas, bagaimana cara memijat bayi dengan minyak esensial? Berikut tipsnya dari dr. Devia:

  1. Buat ruangan yang nyaman. Karena bayi telanjang, pastikan Anda tidak menyalakan AC agar dia tidak kedinginan. Kuncinya, buat si kecil nyaman pada suhu ruangan.
  2. Pasang musik yang sifatnya menenangkan agar bayi nyaman.
  3. Mulai pijat pelan-pijat tubuh bayi. Jangan lupa mengajaknya bicara dan lakukan kontak mata.
  4. Gunakan minyak, seperti jojoba oil atau minyak kelapa, untuk memudahkan Anda memijat.
  5. Anda bisa melihat panduan memijat bayi dari dokter, buku yang biasanya didapat kalau ibu pulang dari RS pasca-melahirkan, atau bisa juga dari buku, YouTube, dan kelas memijat bayi.
  6. Usahakan yang memijat adalah ibu sendiri. Memijat bayi akan meningkatkan ikatan ibu dan anak. Bayi pun akan merasa lebih nyaman.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar kesehatan bayi dan balita hanya di aplikasi Klikdokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar