Sukses

Sederet Bahaya Kunyit yang Mesti Anda Waspadai

Dikenal sebagai rempah yang bermanfaat, kunyit ternyata juga bisa memberikan efek yang merugikan kesehatan tubuh. Inilah bahaya kunyit yang mesti Anda waspadai!

Hampir setiap orang sudah tidak asing dengan kunyit. Rempah yang sering dijadikan jamu atau bumbu masak ini telah diketahui dapat memberikan beragam manfaat sehat berkat kandungan gizi yang ada di dalamnya.

Sayangnya, di balik manfaat tersebut, kunyit ternyata juga menyimpan efek samping yang merugikan kesehatan. Risiko munculnya bahaya kunyit bagi kesehatan khususnya terjadi jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan.

“Sebenarnya tidak ada bahaya yang sampai mematikan dari mengonsumsi kunyit. Tapi, jika mengonsumsinya kebanyakan, ada efek samping yang bisa saja dirasakan,” kata dr. Devia Irine Putri.

1 dari 4 halaman

Sederet Bahaya Kunyit bagi Kesehatan

Berdasarkan penuturan dr. Devia, kunyit atau yang sering disebut turmeric memiliki senyawa curcumin. Senyawa ini sebenarnya tidak memberikan efek samping apabila dikonsumsi dalam jumlah sedikit.

“Namun, apabila terlalu banyak mengonsumsi senyawa curcumin dalam kunyit, masalah kesehatan mungkin saja muncul,” kata dr. Devia.

Secara spesifik, berikut ini adalah beberapa bahaya kunyit yang mesti Anda waspadai mulai saat ini:

1. Sakit Kepala

Dalam dosis yang sesuai, curcumin pada kunyit disinyalir dapat membantu meredakan keluhan sakit kepala.

Akan tetapi, apabila dosis curcumin yang dikonsumsi kelewat batas alias terlalu banyak, Anda malah bisa mengalami sakit kepala.

Meski terkesan sepele, sakit kepala nyatanya juga bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Bahkan, sakit kepala yang terjadi berkelanjutan juga dapat menurunkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Artikel Lainnya: Manfaat Kunyit untuk Radang Tenggorokan

2. Mual dan Muntah

Tak jauh berbeda dengan poin sebelumnya, curcumin dalam kunyit yang dikonsumsi pada dosis yang tepat dapat membantu mengurangi keluhan mual dan muntah.

Sebaliknya, jika senyawa tersebut masuk ke dalam tubuh dalam jumlah terlalu banyak, Anda malah akan mengalami keluhan mual dan muntah-muntah.

Jangan anggap sepele, keluhan mual dan muntah yang terjadi secara berkelanjutan dapat menyebabkan dehidrasi. Dalam kasus yang berat atau tidak teratasi dengan baik, dehidrasi dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian.

3. Diare

Jangan sekali-sekali berpikir untuk mengonsumsi kunyit dalam porsi berlebih untuk mengatasi diare. Bukannya sembuh, konsumsi kunyit terlalu banyak malah bisa membuat keluhan semakin parah.

Seperti diketahui, diare juga berhubungan erat dengan kehilangan cairan tubuh alias dehidrasi. Jika tidak segera ditangani, salah satu risiko yang mesti dihadapi adalah kematian.

4. Reaksi Alergi

Bagi beberapa orang yang memang sensitif, paparan kunyit atau curumin dapat menyebabkan terjadinya reaksi alergi. Keluhan ini bahkan dapat muncul meski hanya terpapar dalam jumlah sedikit.

Alergi kunyit bisa menyebabkan munculnya keluhan muntah-muntah, lidah dan bibir terasa kebas atau bengkak, kram perut, dan buang air besar berdarah.

5. Batu Ginjal

Selain curcumin, kunyit juga mengandung oksalat. Menurut dr. Devia, konsumsi oksalat berlebih dapat menyebabkan terjadinya pembentukan batu di saluran kencing. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah batu ginjal.

Gejala-gejala yang dirasakan akibat batu ginjal, misalnya nyeri punggung bawah yang tak kunjung hilang, mual, perasaan gelisah, sakit perut bagian samping, dan terasa nyeri saat buang air kecil.

Artikel Lainnya: Apa Benar Kunyit Bisa Mengobati Kanker Hati?

2 dari 4 halaman

Orang yang Dilarang Mengonsumsi Kunyit

Terdapat beberapa golongan orang yang sebaiknya menghindari untuk mengonsumsi kunyit sekalipun hanya dalam jumlah sedikit. Beberapa golongan orang yang dimaksud, antara lain:

  • Penderita Diabetes

Anda mesti berhati-hati dalam mengonsumsi kunyit, apalagi bila sedari awal mengalami penyakit diabetes.

Curcumin pada kunyit diduga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Bagi orang diabetes yang minum obat antidiabetes dan mengonsumsi kunyit dalam waktu bersamaan, hipoglikemia bisa saja terjadi,” ungkap dr. Devia.

Hipoglikemia adalah kadar gula darah sangat rendah. Kondisi ini sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan badan lemas, penurunan kesadaran, koma, hingga kematian.

  • Penderita Anemia

Penderita anemia atau kurang darah juga mesti berhati-hati dalam mengonsumsi kunyit. Pasalnya, rempah yang satu ini bisa menghambat penyerapan zat besi sehingga keluhan anemia malah bisa bertambah parah.

  • Penderita Gangguan Pencernaan

“Orang yang memiliki penyakit asam lambung dan GERD juga sebaiknya menghindari konsumsi kunyit. Ini karena kunyit dapat menyebabkan asam lambung meningkat,” tutur dr. Devia.

  • Ibu Hamil

Ibu hamil disarankan untuk menghindari konsumsi kunyit, karena bisa mencetuskan kontraksi.

Jika benar-benar ingin aman konsumsi kunyit selama kehamilan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Artikel Lainnya: Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Kulit Wajah Anda

3 dari 4 halaman

Tips Aman Mengonsumsi Kunyit Agar Sepenuhnya Bermanfaat

Bahaya kunyit bagi kesehatan memang mesti diwaspadai, apalagi jika Anda masuk ke dalam golongan orang yang telah disebutkan sebelumnya.

Lantas, apakah itu artinya kunyit mesti dihindari sama sekali? Tidak juga. Bagi Anda yang bukan penderita diabetes, anemia, gangguan pencernaan, dan ibu hamil, kunyit tetap bisa dikonsumsi asalkan dalam porsi yang wajar.

“Kalau mau mengolah kunyit sendiri, satu atau dua butir saja sudah cukup. Pastikan untuk mencucinya hingga bersih, kemudian baru diolah. Misalnya, direbus dengan air dan ditambahkan gula atau asam jawa dan lainnya,” saran dr. Devia.

“Kalau mau mengonsumsi kunyit dalam bentuk ekstrak atau suplemen, pastikan untuk ikuti petunjuknya. Dosis yang disarankan adalah 3 miligram per kilogram berat badan. Jadi, jika berat badan Anda 60 kilogram, batas konsumsi yang aman adalah sekitar 180 miligram,” pungkasnya.

Kunyit dapat bermanfaat jika digunakan dengan tepat. Apabila sembarangan, yang akan Anda rasakan justru bahaya kunyit bagi kesehatan.

Masih punya pertanyaan mengenai bahaya kunyit atau hal-hal lain yang berhubungan dengan kesehatan? Gunakan layanan LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter untuk bisa berbincang langsung dengan dokter tanpa dipungut biaya!

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar