Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Jangan Salah, Ini Beda Dokter Gigi dan Dokter Bedah Mulut

Jangan Salah, Ini Beda Dokter Gigi dan Dokter Bedah Mulut

Sama-sama tangani masalah gigi dan mulut, orang suka tidak tahu bedanya dokter gigi dan bedah mulut. Mari cek penjelasannya berikut supaya tak salah lagi.

Serupa tapi tak sama. Mungkin itu adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan pengertian antara dokter gigi dan dokter spesialis bedah mulut. Ini karena masyarakat kerap tidak bisa membedakan keduanya.

Kalau sakit gigi, biasanya kita otomatis akan pergi ke dokter gigi. Namun tak jarang, ada kondisi gigi yang nantinya akan ditangani oleh dokter spesialis bedah mulut. Lantas, apa perbedaaan antara dokter gigi dan spesialis bedah mulut?

1 dari 4 halaman

Apa Itu Dokter Gigi?

Dokter gigi bisa dikatakan mirip dengan dokter umum yang mengatasi masalah kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Awalnya, calon dokter harus menempuh pendidikan sarjana atau strata 1 (S1) dalam jurusan kedokteran gigi. Sama seperti perkuliahan S1 lainnya, masa belajar umumnya ditempuh dalam waktu minimal 3,5 sampai 4 tahun. 

Setelah lulus strata 1, baru seseorang akan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi.

Agar bisa meraih gelar drg. seorang sarjana ke dokter gigi harus melewati program profesi atau koas selama kurang lebih 1,5 sampai 2 tahun.

Setelah itu, dokter gigi akan mengikuti ujian untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). Jika sudah mendapat STR, barulah dokter gigi dapat membuka praktik atau bekerja di klinik, rumah sakit, dan puskesmas. 

Menurut drg. Wiena Manggala, dokter gigi dapat menambal gigi berlubang, mencabut gigi, atau melakukan perawatan gigi seperti scaling

Saat praktik, dokter gigi akan menangani pelayanan kesehatan (konsultasi), pencegahan, perawatan, dan pengobatan bagian gigi dan mulut. 

Jika kondisi gigi memerlukan pembedahan atau operasi, dokter gigi umum akan merujuk Anda untuk konsultasi dan ditangani oleh dokter spesialis bedah mulut. 

Artikel Lainnya: Ini Tanda Anda Harus Segera ke Dokter Gigi

2 dari 4 halaman

Apa Itu Dokter Bedah Mulut?

Dokter bedah mulut adalah tingkatan spesialis dari dokter gigi umum. Untuk menjadi dokter bedah mulut, dokter gigi umum harus menjalani pendidikan spesialis 5-10 semester.

Keahlian dokter bedah mulut ini lebih spesifik dibanding dokter gigi umum. Menurut drg. Wienna, tindakan yang dilakukan dokter bedah mulut biasanya lebih mendalam.

"Dokter gigi umum itu tindakannya yang dasar saja. Kalau dokter spesialis, ada kasus-kasus tertentu yang hanya bisa dikerjakan oleh spesialis sendiri. Ini karena kasusnya lebih mendalam," ungkap drg. Wiena Manggala.

"Misalnya fraktur rahang itu ditangani dokter spesialis bedah mulut. Lalu tindakan lainnya seperti tumor, abses, operasi-operasi, juga diatasi oleh dokter bedah mulut. Rekonstruksi wajah juga bisa spesialis bedah mulut," jelas drg. Wienna.

Dokter bedah mulut umumnya juga belajar mengenai ilmu pembedahan atau operasi secara umum. 

Jadi, apabila ingin melakukan implan gigi, operasi gigi bungsu, atau bahkan operasi rahang, hal ini harus dilakukan oleh dokter bedah mulut yang punya tingkatan spesialisasi lebih tinggi.

Artikel Lainnya: Bahaya Melakukan Perawatan Gigi di Tukang Gigi

3 dari 4 halaman

Apa Harus ke Dokter Gigi Dulu Baru Bisa ke Dokter Bedah Mulut?

Seperti kata drg. Wiena tadi, dokter bedah mulut praktiknya mencakup tindakan yang lebih spesifik, mulai dari masalah rongga mulut sampai wajah. Akan tetapi, kalau untuk perawatan cabut atau tambal gigi saja, ke dokter gigi sudah cukup, kok

Namun, beberapa orang mungkin bingung, untuk bisa konsultasi atau ditangani dokter bedah mulut, apa harus dapat rujukan dari dokter gigi umum dulu?

Sebenarnya Anda tidak selalu harus ke dokter gigi terlebih dulu untuk bisa berkonsultasi ke dokter bedah mulut. 

Anda bisa langsung periksa ke dokter bedah mulut apabila tahu gejala atau kondisi kesehatan mulut yang dialami ini serius serta membutuhkan penanganan dokter spesialis.

Tidak ada salahnya juga memeriksakan kondisi mulut ke dokter gigi umum terlebih dahulu. Nantinya, dokter gigi dapat memeriksa dan menganalisis kondisi Anda.

Setelahnya, dokter gigi umum dapat merujuk Anda periksa ke dokter bedah mulut atau spesialis lainnya sesuai kondisi masing-masing.

"Tidak harus ke dokter gigi dulu, tapi misalnya orang itu ke dokter gigi, nanti si dokter giginya yang tahu kasusnya. Kalau kasusnya tidak umum. biasanya dirujuk ke spesialis," jelas drg. Wiena.

Sekarang sudah tahu, kan, apa perbedaan di antara dokter gigi dan dokter bedah mulut? 

Kalau punya masalah mulut yang tidak lazim seperti kelainan pada rahang, gigi, pipi, atau lidah, bisa langsung ke dokter bedah mulut. 

Namun, kalau untuk melakukan perawatan, pencegahan, dan pengobatan sakit gigi, Anda bisa berkonsultasi ke dokter gigi umum. 

Untuk informasi lain mengenai kondisi kesehatan gigi dan mulut, baca etrus artikel di aplikasi Klikdokter. Sedangkan untuk konsultasi langsung secara online, gunakan fitur Live Chat 24 jam. 

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar