Sukses

Usia Berapa Anak Dapat Ditinggal Sendirian di Rumah?

Meninggalkan anak sendiri di rumah bisa jadi dilema bagi para orang tua. Sebenarnya, di usia berapa anak sudah bisa mandiri di rumah?

Siapa yang masih ingat film legendaris Home Alone? Sedikit flashback, film keluarga tersebut bercerita tentang bocah laki-laki yang tak sengaja ditinggal liburan oleh keluarganya. Alhasil, karakter Kevin harus tinggal sendirian di rumahnya.

Kevin awalnya terlihat sangat menikmati masa-masa sendirian di rumah, bebas dari aturan dan gangguan saudara-saudaranya. Meski kemudian, dia harus menghadapi masalah serius.

Berkaca dari film yang populer di era 90-an tersebut, pada usia berapa idealnya Anda bisa meninggalkan anak sendiri di rumah?

1 dari 4 halaman

Usia Anak Siap Ditinggalkan Sendiri di Rumah

Siap atau tidak, Anda sebagai orang tua terkadang dihadapkan pada situasi untuk meninggalkan anak tinggal sendirian di rumah.

Terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini, anak sebisa mungkin tidak ikut orang tua keluar rumah. Baik untuk bekerja, membesuk keluarga yang sakit, maupun pergi sebentar ke pasar.

Sebagai orang tua, kegalauan tersebut juga dialami oleh dr. Dyah Novita Anggraini. “Aku sendiri juga belum berani meninggalkan anak sendirian di rumah,” dr. Dyah Novita mengaku kepada Klikdokter.

Jadi, pada usia berapa, sih, yang dianggap “ideal” bagi anak ditinggal sendiri di rumah? Berikut penjelasannya dari dr. Dyah Novita:

  • Usia di Bawah 7 Tahun

Anak usia tersebut sebaiknya tidak ditinggalkan sendirian rumah. Apalagi tidak ada pengawasan dari orang tua. Selain di  rumah, anak juga jangan ditinggalkan di mobil, halaman, atau playground.

  • Usia 8-10 Tahun

Walau sudah mulai mandiri, sebaiknya anak usia tersebut tidak lebih dari 90 menit ditinggalkan sendiri di rumah. Jika pun terpaksa, anak usia tersebut sebaiknya ditinggalkan sendirian pada siang hari saja.

  • Usia 11-12 Tahun

Sebaiknya, anak usia tersebut paling lama tiga jam sendirian di rumah. Anda sebagai orang tua sebaiknya tidak meninggalkannya sendirian sampai larut malam.

  • Usia 13-15 Tahun

Bila anak sudah masuk usia tersebut, ini saat yang tepat untuk meninggalkannya sendiri di rumah tanpa pengawasan. Namun, tetap tidak boleh ditinggal seharian sampai malam.

Meskipun ada patokan-patokan usia di atas, pada dasarnya tidak ada usia pasti kapan seorang anak boleh tinggal di rumah sendirian dengan aman. 

Perkembangan kedewasaan seorang anak dapat berbeda satu dengan lainnya. Anda tidak bisa menyamaratakannya begitu saja. 

Di lain sisi, usia juga bukan satu-satunya poin pertimbangan saat akan meninggalkan anak sendiri di rumah.

Artikel Lainnya: Cara Mendidik Anak Sejak Dini di Rumah Sendiri

2 dari 4 halaman

Beberapa Pertimbangan Sebelum Tinggalkan Anak Sendirian di Rumah

Selain masalah usia, masih menurut dr. Dyah Novita, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan orang tua sebelum meninggalkan buah hatinya yang masih kecil di rumah.

“Misalnya, apakah anak sudah mandiri dan tidak takut, dan bisa diajak kerja sama dengan orang lain,” tutur dokter yang kerap disapa Vita itu.

“Satu hal lagi, penting juga anak sudah mengerti menelepon, dan sebaliknya, selalu stand by jika orang tua telepon,” ucap dr. Vita lagi.

Hal tersebut penting agar anak mengerti cara untuk segera memberi tahu orang tua bila terjadi suatu hal. Orang tua pun bisa dengan leluasa mengetahui kabar anaknya sewaktu-waktu.

Menambahkan penjelasan dr. Vita, psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi mengatakan Anda juga harus memperhatikan tipe temperamen anak, apakah dia punya kecemasan berlebih. 

“Kalau kita paksa meninggalkan anak yang punya kecemasan atau ketakutan berlebih, perlu dipertimbangkan lagi. Ada baiknya Anda panggil orang terpercaya, misalnya kakek-neneknya, tante, atau pengasuh untuk menjaganya,” saran Ikhsan.

Dia menambahkan, orang tua juga wajib melihat kemampuan anak dalam mengikuti aturan atau instruksi yang disampaikan sebelum keluar rumah.

“Pastikan anak sudah paham aturan apa saja yang tidak boleh dilanggar saat berada di rumah. Misalnya, dilarang bermain-main dengan listrik, tidak boleh memasak, atau memanjat ke tempat tinggi,” ucap Ikhsan.

Artikel Lainnya: Usia Berapa Anak Sebaiknya Belajar Tidur Sendiri?

3 dari 4 halaman

Sebelum Tinggalkan si Kecil di Rumah Sendirian, Perhatikan Tips Ini

Anak Anda sudah memenuhi “kriteria” di atas, tapi Anda masih ragu meninggalkannya sendirian di rumah? Nah, supaya lebih yakin, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Mintalah anak menghafal nama lengkap, alamat, dan nomor telepon mereka.
  • Berikan daftar nomor darurat yang bisa dihubungi jika terjadi keadaan darurat.
  • Ajarkan juga langkah-langkah jika terjadi kondisi darurat.
  • Teleponlah anak beberapa kali saat Anda meninggalkan rumah.
  • Ingatkan anak untuk tidak menggunakan kompor, oven, pisau, atau bermain-main dengan sumber listrik.
  • Ajari anak cara untuk mengunci pintu dan jendela dengan benar.
  • Pastikan makanan tersedia.
  • Beri tahu anak untuk tidak pergi ke rumah orang lain (termasuk tetangga) tanpa izin Anda.
  • Ingatkan anak untuk tidak membiarkan orang asing masuk ke dalam rumah, tanpa izin Anda.
  • Tentukan "rumah aman" sebagai tempat perlindungan jika anak merasa dalam bahaya.

Selain tips-tips tersebut, dr. Vita menambahkan, tak ada salahnya Anda memperlengkapi rumah dengan CCTV atau kamera pemantau lainnya. Hal ini dilakukan agar hati Anda lebih nyaman dan tenang meninggalkan mereka di rumah. 

Dipercaya untuk tinggal sendirian di rumah dapat menjadi pengalaman yang positif bagi anak. Kepercayaan diri si kecil pun meningkat sekaligus mendorongnya jadi anak mandiri dan bertanggung jawab di rumah. 

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar kesehatan dan gaya hidup hanya di aplikasi Klikdokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar