Sukses

Jangan Salah, Ini Bedanya Eksim Kering dan Eksim Basah

Eksim terbagi menjadi dua jenis, yaitu eksim kering dan eksim basah. Agar tidak salah mengobatinya, ini dia perbedaan yang perlu diketahui.

Eksim adalah masalah kulit yang tergolong sering ditemukan pada banyak orang. Apakah Anda salah satu orang yang pernah mengalaminya?

Jika ya, Anda mungkin merasa sangat terganggu dengan adanya eksim tersebut. Pasalnya, kondisi ini bisa membuat kulit menjadi sangat sangat sensitif terhadap berbagai hal. Keluhannya pun bisa menyebabkan rasa percaya diri berkurang.

Hal yang jadi pertanyaan, mengapa eksim menyebabkan keluhan yang berbeda, seperti luka yang tampak kering dan basah? Apakah ini yang dinamakan eksim kering dan eksim basah?

1 dari 4 halaman

Mengenal Eksim Kering Lebih Dekat

Sesuai dengan namanya, eksim kering menyebabkan munculnya keluhan kulit yang tampak kering. Kondisi kulit kering biasanya disertai dengan rasa gatal yang sangat mengganggu, bahkan menyebabkan sulit tidur.

Selain rasa gatal yang dahsyat, ada beberapa gejala lain yang bisa muncul akibat eksim kering, yakni:

  • Kulit tampak bersisik.
  • Kulit terasa menebal, terutama di bagian yang gatal.
  • Kulit menjadi bengkak dan muncul benjolan.

Artikel Lainnya: 7 Cara Mengobati Eksim pada Anak

2 dari 4 halaman

Mengenal Eksim Basah Lebih Dekat

Eksim basah biasanya mencetuskan terjadinya bintil-bintil kecil yang melepuh dan mengeluarkan cairan. Faktanya, gejala eksim kering yang berupa benjolan merupakan manifestasi dari eksim basah.

Nah, benjolan ini kemudian terbuka atau pecah. Ketika terkelupas, benjolan ini akan mengeluarkan kerak, sejenis cairan. Kondisi inilah yang kerap dijuluki eksim basah.

Bintil yang mengeluarkan cairan akibat eksim basah dapat menyebabkan munculnya luka, khususnya jika digaruk. Ini karena bintil ini dapat menjadi jalan masuk bagi bakteri dan virus ke dalam tubuh.

Artikel Lainnya: Bisakah Krim Kulit Dipakai untuk Mengatasi Dermatitis Atopik?

3 dari 4 halaman

Bahaya Mana, Eksim Kering atau Basah?

Pada dasarnya, tidak ada istilah eksim kering dan basah dalam dunia medis. Kondisi kulit yang disebut eksim basah dan kering dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dermatitis atopik.

"Sebenarnya untuk pembagian eksim basah dan kering tidak ada dalam istilah medis. Biasanya eksim kering atau basah hanya untuk menunjukkan kondisi kulitnya,” kata dr. Devia Irine Putri.

Lebih lanjut, dr. Devia menjelaskan, secara garis besar biasanya eksim dibagi menjadi dermatitis kontak iritan (DKI), dermatitis kontak alergi (DKA), dan atopik. Ketiganya merupakan kondisi berbahaya yang perlu penanganan segera.

“Kalau misalnya muncul kulit kering bersisik, kemudian berubah menjadi gatal dan kulit menjadi luka, akhirnya itu menyebabkan lecet dan infeksi,” ujar dr. Devia.

"Kalau basah dan lukanya tidak kering-kering, itu akhirnya bisa memicu infeksi juga yang berbahaya bagi kulit Anda," tegasnya.

Oleh karena itu, meski keluhannya sedikit berbeda, eksim adalah kondisi yang mesti segera diatasi. Jangan anggap sepele, karena kondisi ini dapat menjadi jalan masuk bagi bakteri dan virus untuk menyebabkan keluhan yang lebih parah lagi.

Kini Anda sudah tahu mengenai fakta di balik istilah eksim basah dan eksim kering, bukan?

Jika Anda masih penasaran dan ingin tahu lebih lanjut mengenai masalah kulit ini, langsung saja konsultasikan dengan dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar