Sukses

Si Kecil Tidak Suka Ngemil, Orang Tua Perlu Paksa?

Aktivitas ngemil sehat juga dibutuhkan anak-anak di sela waktu-waktu makan. Tapi kalau anak tidak mau, perlukah dipaksa?

Tika (bukan nama sebenarnya) mengeluh anaknya yang usia 2 tahun tidak suka ngemil. Padahal, yang ia tahu ngemil bisa diberikan di sela-sela waktu makan.

Sebab, kalau melihat anak-anak lain doyan ngemil, entah itu buah, biskuit, maupun makanan ringan lainnya, ia merasa heran mengapa anaknya sampai tidak mau ngemil. Ia pun terkadang memaksa anaknya untuk mau ngemil.

"Kadang-kadang dipaksa saja, biar masuk makanan. Anehnya, dia jamnya makan tahu dan mau, kalau ngemil, suka menghindar. Jadinya stres sendiri," ungkap Tika.

Penyebab Anak Menolak Ngemil

Mungkin Tika tidak sendirian, banyak juga orang tua yang merasa anaknya susah makan, terutama ngemil. Akhirnya, mereka pun memutuskan untuk memaksa anaknya agar mau ngemil supaya kebutuhan makanannya tercukupi.

Namun, sebenarnya banyak sekali alasan mengapa anak-anak terutama balita yang tidak mau ngemil. Menurut dr. Devia Irine Putri, bisa terjadi karena mungkin camilannya tidak enak atau nafsu makannya tidak ada.

"Mungkin dia tidak suka camilannya. Mungkin juga dia fokus pada mainan yang dimainkan (biasanya sering diberikan gadget), atau perut sakit yang biasanya karena masalah buang air besar yang tidak teratur. Rasanya jadi tidak nyaman kalau mau makan," ujar dr. Devia.

Belum lagi kalau baru sembuh dari sakit, nafsu makan pun belum pulih. Dari deretan masalah itu, mana yang jadi penyebab anak Anda sampai tidak mau ngemil? Coba ketahui dengan baik.

Artikel lainnya: 8 Camilan Sehat untuk Si Kecil

1 dari 3 halaman

Perlukah Paksa Anak untuk Ngemil?

Mengingat ngemil sangat penting untuk anak balita, maka anak harus didorong untuk mau melakukannya. Tetapi apakah sampai harus dipaksa? Sebaiknya tidak.

Memaksa anak untuk ngemil adalah hal yang perlu Anda hindari sebagai orang tua. Memaksanya dikhawatirkan malah akan membuat trauma dengan hal tersebut.

Tawarkan camilan secara pelan, jangan paksa dimasukkan ke mulutnya. Bisa juga temani anak makan camilannya, makanlah sedikit untuk memancing anak ikut makan.

"Jangan paksa anak untuk ngemil, nanti malah jadi trauma. Tetap tawarkan terus, tetapi coba pelan-pelan. Kalau anak sudah memasuki jam snack, temani dia makan juga. Kitanya juga ikut makan," kata dr. Devia.

"Misalnya mau snack buah, kita ikut makan buah juga. Tapi kalau dia menolak, tidak apa-apa, jangan dipaksa. Tawarkan jenis lainnya, misalnya kue atau sereal," sambungnya.

Jadi, daripada membuatnya trauma, lebih baik fokus pada nutrisi anak dan berikan camilan sehat yang enak tanpa memaksa.

Artikel lainnya: Tips Mengatasi Balita yang Doyan Ngemil

2 dari 3 halaman

Tips agar Anak Mau Ngemil

Selain menemani anak untuk makan camilannya, ada beberapa tips juga yang bisa Anda lakukan agar anak mau ngemil. Bisa dimulai dari membuat bentuk camilan yang lucu.

Kalau mau berikan buah, cobalah pakai cetakan yang berkarakter. Cara ini bisa menggugah anak untuk makan buah yang Anda berikan. Pastikan juga rasanya disukai anak.

"Buat camilan yang bentuknya menarik. Misalnya, potong buahnya pakai cetakan, jadi tampak menarik. Bisa juga siapkan beberapa jenis camilan di wadah menarik, misalnya kacang-kacangan, roti tawar, atau biskuit," saran dr. Devia.

"Jangan lupa memberikan jeda setelah makan utama. Biasanya setelah tiga jam mulai lapar. Kalau terlalu dekat setelah jam makan, pasti anak tidak mau makan," sambungnya.

Memberikan camilan kepada anak memang penting. Tapi, lebih penting lagi untuk memastikan anak mendapat nutrisi yang baik secara keseluruhan. Jangan sampai memaksa anak biar ngemil malah membuatnya merasa takut.

Konsultasikan seputar gizi anak kepada dokter via live chat di aplikasi KlikDokter.

(FR/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar