Sukses

Kapan Anak Dapat Mengonsumsi Ikan Bakar?

Makan ikan bakar memang sangat menggugah selera. Namun kira-kira, kapan ikan bakar boleh dikonsumsi untuk usia anak?

Ikan bakar yang dicocol ke sambal kecap berisi irisan bawang merah dan cabai rawit, merupakan makanan favorit ketika berkunjung ke wilayah pesisir pantai.

Namun penasaran, apa usia anak, khususnya batita, boleh mengonsumsi ikan bakar? Kan, yang kita tahu, hidangan laut ini sering dibakar hingga gosong dan rasanya jadi pahit. Lantas, bolehkah anak mengonsumsi panganan ikan yang dibakar?

1 dari 3 halaman

Ikan Bakar Boleh Dikonsumsi untuk Usia Anak-Anak

Meski disukai banyak orang dan punya banyak manfaat, tidak semua usia dan berbagai kondisi kesehatan bisa makan ikan yang diolah dengan cara dibakar.

Contohnya, tidak mungkin, kan, bayi yang baru saja MPASI sudah diberikan ikan bakar?

Selain memiliki banyak duri, ikan yang dibakar hingga gosong kehitaman ini biasanya memiliki sifat karsinogenik, alias mengandung zat yang dapat menyebabkan tumbuhnya sel kanker.

Anak kecil juga biasanya tidak suka dengan rasa pahit akibat kulit ikan gosong terbakar.

Namun, terlepas dari rasa dan bahayanya, dr. Devia Irine Putri mengatakan anak yang berusia di atas satu tahun sudah boleh, kok, untuk makan ikan bakar.

Idealnya, anak di atas usia satu tahun sudah diberikan makanan berbumbu atau yang dimasak sama untuk anggota keluarganya yang lain.

"Usia satu tahun ke atas sudah boleh diberikan makanan yang berbumbu seperti makanan keluarga, salah satunya adalah makan ikan bakar," tegas dr. Devia Irine.

Kendati demikian, masih banyak orang tua yang takut atau ragu memberikan ikan bakar pada anak batitanya.

Artikel Lainnya: Amankah Anak Makan Ikan Setiap Hari?

Dokter Devia tidak mewajibkan anak rajin untuk makan ikan bakar, tetapi kalau diperkenalkan sesekali, ya, boleh saja. Tujuannya antara lain untuk memperkenalkan tekstur dan rasa ikan bakar pada anak.

"Memang ada bahayanya, tapi kalau mau memperkenalkan sesekali dan tidak sering, tidak masalah," jelas dr. Devia Irine.

Kalau menurut Anda membakar ikan menggunakan arang sangat berisiko untuk anak, Anda bisa mencoba menggunakan kompor biasa.

Sekarang sudah banyak dijual alat pemanggang yang memudahkan kita mengolah makanan dengan cara dibakar. Dengan begini, kondisi gosong, paparan, atau kontaminasi arang pada ikan bisa diminimalkan.

Artikel Lainnya: Bunda, Ini Jenis Ikan yang Baik untuk Kecerdasan Anak

2 dari 3 halaman

Tips Memberikan Makanan yang Dibakar pada Anak Balita

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua saat mau memberikan ikan bakar untuk anak atau batita. Berikut tipsnya yang bisa Anda ikuti dari dr. Devia:

  • Pilih jenis ikan yang tidak banyak durinya, seperti salmon atau ikan dori.
  • Setelah ikan dibersihkan dan dibumbui, segera bakar sampai dagingnya jadi putih. Jangan dibakar terlalu lama agar kulit ikan tidak menghitam.
  • Pastikan membakar ikan menggunakan api kecil. Selain mencegah gosong, api kecil bikin daging ikan matang sempurna.
  • Gunakan alas memanggang dari teflon. Dengan pakai teflon, asap api tidak akan mengepul, ikan juga tidak sampai akan gosong atau terbakar kehitaman.
  • Untuk mempercepat proses memasak, ikan bisa dimasukkan ke microwave dulu selama beberapa waktu.

Tujuannya, agar ikan tidak perlu dibakar terlalu lama dan mencegah gosong berlebih. Kalau tidak punya microwave, bisa digoreng sebentar.

Satu hal yang harus diperhatikan, jangan lupa untuk memberikan sayuran dalam menu makanan untuk anak. Sayur perlu diberikan sebagai penyeimbang protein dari ikan bakar.

Selain itu, makanan yang dibakar sebaiknya menjadi sebagai selingan saja. Karena pada dasarnya metode memasak yang sehat hanya bisa didapat dari slow cooking dan pressure cooking.

Untuk tahu informasi kesehatan anak lainnya, baca terus artikel yang tersedia di aplikasi Klikdokter. Sedangkan untuk konsultasi langsung dengan dokter, gunakan fitur LiveChat 24 jam.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar