Sukses

Bisa Lancarkan ASI, Ternyata Fenugreek Mengandung Ini!

Fenugreek memiliki khasiat untuk membantu melancarkan ASI. Ini berkat kandungan nutrisi yang melimpah di dalamnya.

Terdapat berbagai masalah yang bisa menghampiri ibu menyusui. Misalnya saja, produksi ASI yang tidak lancar. Namun, Anda tak perlu khawatir karena ada banyak cara alami untuk mengatasinya, seperti dengan mengonsumsi asupan berbahan herbal. 

Nah, salah satu tanaman herbal yang diyakini berperan dalam melancarkan ASI adalah fenugreek. Mari simak selengkapnya dalam artikel berikut.

Apa Itu Fenugreek?

Fenugreek, atau lebih dikenal sebagai kelabat di Indonesia, merupakan tanaman herbal dari keluarga Fabaceae. Tanaman ini biasanya memiliki tinggi 60-90 cm dengan bunga berwarna putih. Nama ilmiahnya adalah Trigonella foenum-graecum.

Biasanya fenugreek digunakan sebagai bumbu makanan, khususnya bagi orang-orang Jawa Timur dan Kawasan Asia Selatan, seperti India.

Fenugreek kaya akan berbagai kandungan nutrisi, seperti serat, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Tak heran bila tanaman ini dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Berbagai manfaat fenugreek bagi kesehatan adalah dapat menstabilkan gula darah, menjaga kesehatan jantung, mencegah terjadinya infeksi, dan membantu menjaga berat badan. Selain itu, fenugreek juga dipercaya sebagai booster ASI alami bagi ibu menyusui.

Fenugreek sebagai pelancar ASI diperlihatkan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan. Pada tahun 2018, misalnya, 122 ibu menyusui yang mengonsumsi fenugreek menunjukkan jumlah ASI yang sangat meningkat.

Hal ini sejalan dengan penelitian lain pada tahun yang sama. Para peneliti membandingkan antara 25 ibu yang mengonsumsi herbal gabungan fenugreek, jahe, dan turmerik dengan 25 ibu yang hanya mengonsumsi plasebo.

Hasilnya, seluruh ibu yang mengonsumsi herbal tersebut meningkat produksi ASI-nya hingga 103 persen pada pekan keempat. Ini menunjukkan bahwa fenugreek memang dapat meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.  

1 dari 3 halaman

Phytoestrogen, Kandungan Fenugreek yang Lancarkan ASI

Walaupun terbukti dapat meningkatkan produksi ASI, para peneliti belum sepenuhnnya yakin bagaimana mekanisme kerja fenugreek dalam memperlancar ASI. Salah satu kandungan fenugreek yang diduga berperan besar adalah phytoestrogen, sebuah zat yang serupa dengan hormon estrogen pada tubuh wanita.

Sebagaimana kita ketahui, estrogen merupakan merupakan hormon yang berperan untuk meningkatkan produksi ASI dengan cara menaikkan produksi hormon-hormon prolaktin di otak.

Karena phytoestrogen memiliki sifat yang sama dengan hormon estrogen, maka zat ini juga dapat bekerja pada reseptor hormon estrogen yang pada akhirnya meningkatkan produksi ASI.

Oleh karena itu, phytoestrogen yang terkandung pada tanaman fenugreek diyakini bertanggung jawab untuk memperlancar ASI ibu menyusui.

2 dari 3 halaman

Kiat Praktis Konsumsi Fenugreek

Kini Anda telah mengetahui manfaat fenugreek sebagai booster ASI. Namun, apakah Anda merasa sulit mendapatkan dan mengolahnya? Jangan khawatir, berbagai produk ASI booster yang mengandung fenugreek telah banyak beredar di pasaran maupun toko online. Salah satu yang dapat Anda pilih adalah Lactamor.

Lactamor merupakan suplemen pelancar ASI yang mengandung ekstrak biji fenugreek, ekstrak daun katuk, dan vitamin B12 (cyanocobalamin). Ekstrak biji fenugreek yang mengandung phytoestrogen berperan dalam meningkatkan produksi prolactin, yang selanjutnya memperlancar produksi ASI.

Lactamor juga mengandung ekstrak daun katuk yang diketahui dapat meningkatkan produksi ASI. Hal itu karena daun katuk memiliki kandungan steroid dan polifenol, yang dapat bekerja meningkatkan hormon prolaktin. Nah, dengan meningkatnya hormon prolaktin, akan merangsang produksi ASI secara maksimal.

Selain itu, kandungan vitamin B12 pada Lactamor semakin melengkapi manfaat dari suplemen ini. Kenapa? Karena vitamin B12 sangat krusial dalam mendukung perkembangan otak dan produksi sel darah merah bayi Anda.

Tambahan vitamin B12 penting karena bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif pada usia 0-6 bulan cukup rawan mengalami kekurangan vitamin B12. Terutama jika Anda kurang mengonsumsi protein hewani, seperti ikan dan daging, yang merupakan sumber vitamin B12.

Anda dapat mengonsumsi Lactamor 3 kali sehari 1-2 tablet, tergantung dari kebutuhan. Tidak disarankan bagi penderita diabetes, hipoglikemia, asma, migrain, dan hipertensi. Semoga bermanfaat!

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar