Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Membunyikan Punggung untuk Atasi Pegal, Bahaya atau Tidak?

Membunyikan Punggung untuk Atasi Pegal, Bahaya atau Tidak?

Membunyikan punggung disinyalir dapat membantu mengurangi rasa pegal di tubuh bagian belakang. Namun, apakah tindakan ini aman dan sepenuhnya efektif?

“Krek, krek,” itulah suara yang mungkin Anda dengar ketika memutar sebagian tubuh bagian atas untuk membunyikan punggung. Apakah Anda sering melakukan tindakan ini guna mengatasi rasa pegal di tubuh bagian belakang?

Tidak dimungkiri, membunyikan punggung hingga terdengar suara “krek” memang terkesan bisa memberikan sensasi nyaman di bagian tubuh belakang. Hal yang jadi pertanyaan, apakah tindakan ini sepenuhnya aman dilakukan?

1 dari 3 halaman

Membunyikan Punggung, Apakah Aman bagi Kesehatan?

Berdasarkan penuturan dr. Atika, bunyi “krek” yang muncul saat Anda memutar sebagian tubuh bagian atas terjadi akibat perubahan tekanan udara di sendi tulang belakang.

“Bunyi ini sifatnya normal, dan memang sering diinduksi kemunculannya oleh kiropraktor atau ahli osteopatik. Ini karena menurut beberapa studi memang bisa mengurangi kekakuan punggung,” tutur dr. Atika.

Lebih lanjut, dr. Atika juga mengungkapkan bahwa tindakan membunyikan punggung umumnya tidak berbahaya. 

Dengan syarat, Anda melakukannya dengan sangat hati-hati agar tidak sampai memicu munculnya cedera atau nyeri.

“Kalau sampai muncul nyeri, itu yang jadi tanda bahaya. Artinya, mungkin sudah terjadi gangguan pada sendi,” ujar dr. Atika.

“Namun, kembali lagi, setiap orang punya kondisi kesehatan yang berbeda. Untuk orang lanjut usia atau punya predisposisi kerusakan sendi punggung, membunyikan punggung bisa saja meningkatkan risiko terjadinya hal-hal berbahaya,” sambungnya.

Lantas, bagaimana dengan anggapan mengenai bahaya membunyikan tulang punggung yang katanya bisa memicu radang sendi atau artritis? Ini hanya mitos belaka. 

Artikel Lainnya: Tanda Jika Nyeri Punggung Disebabkan karena Penyakit Serius

Membunyikan punggung yang dilakukan dengan cara tepat tidak akan memicu radang sendi atau pelebaran sendi. 

Walau begitu, tindakan ini bisa saja memperparah gejala kaku dan bengkak pada sendi, khususnya jika dilakukan secara sembarangan dan terlalu sering.

Jadi, Anda yang ingin sepenuhnya mendapatkan manfaat dari membunyikan punggung sebaiknya melakukannya dengan bantuan tenaga profesional, seperti kiropraktor atau ahli ortopedi. 

Faktanya, membunyikan punggung dengan bantuan tenaga profesional dapat membawa manfaat lebih optimal ketimbang melakukannya sendiri.

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Punggung Pegal yang Lebih Aman

Ingin mengatasi punggung pegal tanpa harus memutar tubuh bagian atas ke kanan dan kiri terlalu sering? 

Menurut dr. Atika, tindakan yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengistirahatkan sendi punggung dengan berbaring.

“Melakukan gerakan peregangan sendi punggung secara berhati-hati juga dapat menjadi tindakan pertolongan pertama untuk mengatasi punggung pegal dan kaku,” kata dr. Atika.

Artikel Lainnya: Tips untuk Meredakan Nyeri Punggung Bawah di Rumah

Apabila kekakuan atau pegal di punggung masih dirasakan setelah menerapkan hal-hal tersebut, cobalah untuk melakukan terapi pijat. 

“Kaku atau pegal pada punggung biasanya disebabkan oleh masalah otot atau sendi. Pada kasus ini, pemijatan ringan bisa membantu mengatasinya,” tutur dr. Atika.

“Pemijatan efektif untuk menghilangkan pegal-pegal otot. Jika ingin hasil yang lebih optimal dan sepenuhnya mampu menghilangkan kekakuan, lakukanlah pemijatan dengan bantuan tenaga ahli,” lanjutnya.

Apabila semua cara telah dicoba namun pegal, kaku, atau nyeri punggung belum hilang juga, ini tandanya Anda harus segera berobat ke dokter. 

Jangan tunda, apalagi jika keluhan tersebut sudah sampai menyebabkan kelemahan pada tubuh dan kesulitan beraktivitas.

Membunyikan punggung umumnya tidak berbahaya, asalkan dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati dan Anda tidak menderita penyakit yang berhubungan dengan tulang atau saraf.

Apabila Anda punya pertanyaan mengenai tindakan membunyikan punggung atau hal-hal lain yang berhubungan dengan kesehatan, konsultasikan secara langsung pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar