Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ibu Hamil, Ini Ciri-ciri Kepala Bayi sudah Masuk Panggul

Ibu Hamil, Ini Ciri-ciri Kepala Bayi sudah Masuk Panggul

Setiap ibu hamil yang hendak melahirkan sebaiknya mengetahui tanda kepala bayi sudah masuk panggul. Ini agar persiapan bisa dilakukan dengan lebih matang lagi.

Setelah berjuang selama beberapa bulan, tidak terasa waktu persalinan tinggal hitungan minggu. Pada waktu ini, ibu hamil mungkin akan mengalami gejala dan tanda kepala bayi masuk panggul.

Ya, kepala bayi masuk panggul merupakan ciri waktu persalinan sudah dekat. Momen ini sebaiknya benar-benar diperhatikan, agar persiapan persalinan bisa dilakukan dengan lebih tepat.

Tanda Kepala Bayi Masuk Panggul

Menurut dr. Devia Irine Putri, kepala bayi yang turun ke panggul ibu hamil memang jadi tanda waktu persalinan sudah dekat. Ketika janin mencapai posisi ini, ibu hamil bisa melahirkan dalam hitungan minggu atau beberapa jam setelahnya.

Oleh karena itu, agar tidak kelabakan mempersiapkan persalinan, berikut ini ciri-ciri kepala bayi sudah masuk panggul yang wajib diketahui.

1. Perut Tampak Semakin Turun

Dijelaskan oleh dr. Devia, turunnya posisi kepala bayi ke area panggul dapat membuat perut ibu semakin turun.

Agar kondisi tersebut lebih mudah dideteksi, ibu hamil bisa memotret diri sendiri dengan menghadap ke samping.

2. Sudah Tidak Terasa Sesak

“Karena posisi janin yang sudah turun, tekanan pada diafragma pun jadi semakin berkurang. Lambung juga tidak lagi tertekan dan ibu hamil jadi bernapas lebih lega,” ujar dr. Devia.

Perlu diketahui, memasuki trimester ketiga, ibu hamil akan mengalami napas pendek karena tekanan perut yang semakin besar.

Ketika kepala bayi sudah masuk panggul, tekanan pada perut akan semakin berkurang sehingga ibu dapat bernapas dengan lebih lancar.

Artikel Lainnya: Ciri-ciri Hamil Anggur yang Perlu Diwaspadai

3. Sering Buang Air Kecil

Meski tekanan pada perut bagian atas sudah tidak terlalu terasa, kepala bayi masuk panggul bisa semakin menekan area kandung kemih. Ini membuat ibu hamil jadi lebih sering buang air kecil.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pastikan lantai kamar mandi tidak terlalu licin.

Minta juga bantuan kepada pasangan jika dirasa ibu terlalu lelah untuk bolak-balik ke kamar mandi.

4. Muncul Lendir pada Vagina

“Ketika posisi kepala bayi sudah masuk panggul, ini akan menyebabkan tekanan pada leher rahim. Dampaknya, leher rahim akan semakin menipis sekaligus melebar demi mempersiapkan persalinan,” kata dr. Devia.

“Ketika leher rahim menipis, ini akan membersihkan lendir yang tersumbat pada bagian serviks. Hal ini membuat lebih banyak lendir yang keluar dari vagina,” sambungnya.

Umumnya, lendir yang keluar akan berwarna putih bening seperti cairan keputihan. Akan tetapi, jika warnanya merah pekat, menimbulkan bau tidak sedap dan disertai nyeri hebat, ini bisa jadi tanda bahwa Anda mengalami keguguran.

5. Nyeri pada Panggul

Selain sakit pada punggung, posisi kepala bayi yang sudah turun bisa membuat ibu hamil merasakan nyeri pada bagian panggul.

Ini terjadi karena kepala bayi sudah menekan ligamen panggul yang membuat ibu hamil jadi merasa nyeri sekaligus sulit berjalan.

6. Kontraksi Palsu Lebih Sering Muncul

Semakin kepala bayi turun ke jalan lahir, semakin sering juga ibu hamil akan merasakan kontraksi palsu.

Jika frekuensinya sangat sering, ada baiknya ibu hamil sudah memasukan segala keperluan persalinan, seperti baju bayi, baju ganti, dan sebagainya ke dalam mobil.

1 dari 3 halaman

Kapan Janin Masuk ke Panggul

Menurut dr. Devia, kepala bayi umumnya mulai masuk ke jalan lahir atau panggul ibu pada usia kehamilan 36 minggu.

Namun, kondisi ini bisa terjadi lebih cepat atau lambat, tergantung dari kondisi kesehatan ibu dan si calon bayi.

Dalam bahasa medis, kondisi kepala bayi sulit masuk panggul disebut CPD (Cephalo-Pelvic-Disproportion).

Dalam kondisi ini, beberapa faktor seperti kepala bayi besar, panggul ibu hamil sempit, ukuran bayi besar, dan sebagainya bisa memengaruhi masuknya janin ke jalan lahir.

Artikel Lainnya: 6 Ciri Anda Hamil Anak Kembar

2 dari 3 halaman

Bagaimana Jika Bayi Belum Masuk ke Panggul pada Waktunya?

Jika kepala bayi belum juga masuk ke jalan lahir (panggul) meski telah melewati waktunya, berikut ini beberapa upaya yang perlu dilakukan.

  • Perbanyak olahraga seperti jalan kaki dan ikut senam hamil. Gerakan yang bisa ibu hamil lakukan adalah duduk bersila.

Kemudian, kedua tangan menekan kedua paha ke depan. Gerakan ini akan membuat bokong sedikit terangkat.

  • Latihan jongkok berdiri juga bisa dilakukan. Gerakan ini perlu dilakukan dengan hati-hati, karena berisiko membuat ibu terjengkang ke belakang.

Pastikan ibu hamil memegang kursi atau benda lainnya saat melakukan latihan jongkok dan berdiri.

  • Lakukan posisi menungging untuk memutar kepala janin agar bisa masuk panggul.
  • Ajak calon bayi berbicara untuk meningkatkan ikatan antara ibu dan anak menjelang persalinan.

Kenali setiap tanda kepala bayi sudah masuk panggul, agar Anda bisa melakukan persiapan persalinan dengan lebih matang.

Masih punya pertanyaan mengenai kepala bayi masuk panggul atau masalah kehamilan lainnya? Konsultasikan saja pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter. Tingkatkan nutrisi Ibu Hamil dengan konsumsi produk-produk kesehatan kehamilan di Belanja Sehat Klikdokter.

(NB/AYU)

1 Komentar

  • nur******.soleha

    dok sya suka merasakan skit dikemaluan kya bersa kepala bayi.tp usia kndungan sya bru 8bulan kurang.dan prut sya udah turun bgt.gmna solusinya dok