Sukses

Sederet Bahaya Ikan Mujair yang Jarang Diketahui Orang

Meski enak, murah, dan mudah diolah, ikan mujair ternyata menyimpan ragam bahaya bagi kesehatan. Apa saja bahaya ikan mujair yang dimaksud? Yuk, cari tahu!

Anda mungkin sudah tidak asing dengan ikan mujair. Ikan air tawar ini sering dijadikan pilihan sebagai menu sehari-hari. Ini karena memiliki harga yang relatif terjangkau, mudah diolah, dan nikmat meski hanya disantap dengan sepiring nasi hangat.

Sayangnya, di balik segala kenikmatan yang ditawarkan, ikan mujair diam-diam menyimpan beberapa dampak buruk bagi  kesehatan.

Khususnya jika dikonsumsi berlebihan. Waspada, kenali bahaya ikan mujair, agar kesehatan Anda tidak jadi taruhannya!

1 dari 3 halaman

Bahaya Ikan Mujair bagi Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa bahaya ikan mujair bagi kesehatan tubuh, yang mesti Anda waspadai mulai saat ini:

1. Tinggi Lemak Jahat

Ikan mujair memang bisa menjadi sumber protein yang baik. Sayangnya, jenis ikan air tawar yang satu ini memiliki kandungan omega-6 yang tergolong tinggi.

“Omega-6 adalah lemak jahat yang bisa memicu terjadinya penumpukan plak dan peradangan atau inflamasi di pembuluh darah,” ujar dr. Devia Irine Putri.

Semakin sering Anda mengonsumsi ikan mujair, risiko terbentuknya plak atau peradangan di pembuluh darah akan semakin tinggi.

Plak atau peradangan di pembuluh darah tersebut merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Risiko Kontaminasi

Tahukah Anda, ikan mujair dapat mengonsumsi kotorannya sendiri atau kotoran dari hewan lain? Menurut dr. Devia, kotoran tersebut merupakan sumber bakteri, kuman, dan parasit yang tak kasatmata.

“Ikan yang makan kotoran berisiko terkontaminasi. Jadi, meski sudah dicuci dan dimasak dengan cara yang higienis, tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan penyakit bagi orang yang mengonsumsinya,” ujar dr. Devia.

Artikel Lainnya: Jenis Ikan yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

3. Berpotensi Merusak Tubuh

Sebagian peternak ikan mujair hanya mencari untung yang tinggi. Mereka rela melakukan apa saja agar bisa menghasilkan ikan gemuk dan banyak dalam waktu singkat.

Bahkan, tak sedikit pula peternak ikan mujair yang mengandalkan obat-obatan atau zat kimia tanpa peduli dengan kualitas ikan itu sendiri.

“Penggunaan obat-obatan atau zat kimiawi pada ikan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan apabila ikan tersebut dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh,” kata dr. Devia.

4. Memicu Obesitas

Ikan mujair paling nikmat diolah dengan cara digoreng dengan banyak minyak. Sayangnya, cara mengolah ikan yang satu ini bisa memperkaya kandungan lemak jahat yang ada di dalamnya.

Semakin banyak lemak jahat yang masuk ke tubuh, risiko terjadinya obesitas atau kelebihan berat badan akan semakin meningkat.

Anda tahu bahwa obesitas merupakan faktor risiko penyakit metabolik seperti diabetes, bukan?

5. Meningkatkan Risiko Kanker

Bahaya ikan mujair yang satu ini masih berhubungan dengan perilakunya yang hobi mengonsumsi kotoran. Perlu Anda tahu, kotoran dapat mengandung zat logam yang tinggi.

“Logam yang masuk ke tubuh akan menumpuk. Lama-kelamaan bisa memicu masalah kesehatan, salah satunya kanker,” tegas dr. Devia.

Artikel Lainnya: Viral Bintik Putih di Daging Ikan Lele, Bolehkah Dimakan?

2 dari 3 halaman

Tips Makan Ikan Tanpa Membahayakan Kesehatan

Ikan mujair memang dapat mengancam kesehatan tubuh Anda. Kendati demikian, bukan berarti Anda dilarang untuk mengonsumsi ikan mujair sama sekali. Anda boleh saja mengonsumsinya asalkan jumlahnya dibatasi.

“Ikan laut berpotensi mengandung merkuri, jumlah porsi yang dikonsumsi sebaiknya dibatasi hanya dua kali dalam seminggu. Jika ikan air tawar, 30 gram dalam sekali makan sudah cukup,” ungkap dr. Devia.

Tidak cukup dengan itu, beberapa hal lain yang juga perlu Anda terapkan agar bisa makan ikan tanpa membahayakan kesehatan adalah sebagai berikut ini.

  • Pastikan hanya memilih ikan yang segar. Usahakan pula ikan tersebut berasal dari peternakan atau penjual yang memerhatikan standar kesehatan.
  • Cuci bersih ikan yang baru dibeli dengan air mengalir. Olah hingga benar-benar matang.
  • Lebih baik diolah dengan cara kukus atau tim. Jika memang ingin digoreng, hindari penggunaan minyak yang terlalu banyak.

Hindari bahaya ikan mujair bagi kesehatan dengan memerhatikan hal-hal yang telah disampaikan.

Apabila Anda punya pertanyaan mengenai cara mengolah ikan yang baik atau tentang masalah kesehatan lainnya, silakan konsultasikan langsung pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

(AYU/ARM)

1 Komentar

  • Nas******h Pos

    xxxxx YG BIKI ARTIKEL. WOII JAMAN SEKARANG MANA ADA MAKANAN YG 100% SEHAT APA ALAGI DENGAN KONDISI EKONOMI MASYARAKAT INDONESIA SAAT INI. IKAN LAUT SEHAT KATA SIAPA? WOIII.. KEMUNGKINAN SEHAT CUMA 20% AJA KALO SUDAH DI PEDANGANG. MEREKA JUGA PASTI MERENDAM IKAN DENGAN ZAT PENGAWET.