Sukses

Muncul Kutil pada Vagina, Perlukah Dioperasi?

Duh, ternyata kutil juga bisa muncul di vagina! Berbahayakah kutil ini dan perlukah langsung dioperasi?

Sering merasa gatal pada bagian vagina? Waspada, bisa jadi kutil vagina adalah penyebabnya.

Kutil vagina atau biasa juga dikenal dengan kutil kelamin merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya daging kecil berwarna kemerahan atau kecokelatan pada daerah kemaluan.

Kutil kelamin dapat ditularkan secara seksual dan bisa menyerang siapa saja, baik wanita maupun pria.

Penyebab Timbulnya Kutil Kelamin

Dokter Devia Irine Putri menjelaskan, kutil kelamin bisa disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Ada sekitar 100 jenis virus HPV yang bisa menyebabkan munculnya kutil pada tangan, kaki, wajah, bahkan kelamin.

“Dari 100 jenis virus HPV, virus yang paling sering menyebabkan kutil kelamin adalah jenis virus 6 dan 11. Kedua virus ini bisa menginfeksi area kulit karena adanya luka yang disebabkan oleh aktivitas seksual,” ujar dr. Devia.

“Biasanya, kutil kelamin lebih mungkin menyerang penderita yang sering bergonta-ganti pasangan saat berhubungan seksual,” lanjutnya.

Nah, munculnya kutil pada vagina bisa membuat penderitanya merasa gatal, cenderung tidak nyaman, dan bisa terasa perih.

Karenanya, penanganan kutil kelamin atau vagina harus dilakukan dengan benar hingga tuntas.

Artikel Lainnya: Cara Alami Basmi Kutil pada Penis

1 dari 4 halaman

Perlukah Kutil Vagina Dioperasi?

Munculnya kutil pada vagina tidak bisa diatasi sendiri, melainkan harus diatasi dengan bantuan tenaga medis. Ada berbagai cara untuk mengatasi kutil pada vagina, tapi apakah harus operasi?

“Operasi memang jadi cara yang ditawarkan dokter untuk mengatasi kutil kelamin, terutama bila ukuran kutil cukup besar. Jadi, perlu tindakan operasi,” tutur dr. Devia.

“Namun jangan khawatir, operasi yang dilakukan tidak sampai membuat Anda harus dibius total. Karena, operasi yang dilakukan biasanya menggunakan cauter, sehingga tidak perlu dijahit dan tidak menimbulkan banyak darah,” sambungnya.

Selain menggunakan cauter, operasi juga bisa dilakukan dengan krioterapi. Dalam prosedur ini, kutil pada vagina akan dibekukan selama 10-20 detik dengan cairan nitrogen. Lalu, kutil vagina nantinya akan dilepas dari area kemaluan.

Terakhir, operasi kutil kelamin juga bisa dilakukan dengan laser. Prosedur ini akan dilakukan ketika kutil tumbuh pada area yang sulit dijangkau.

2 dari 4 halaman

Cara Lain Mengobati Kutil Vagina

Jika kutil yang muncul pada vagina masih berukuran kecil dan bisa diobati tanpa operasi, dokter akan memberikan obat oles. Jenis obat oles yang digunakan adalah obat krim imiquimod dan tinta podofilin.

Krim imiquimod bekerja sebagai peningkat daya tahan tubuh, sehingga menangkal virus HPV masuk dalam tubuh.

Sedangkan, krim podofilin akan bekerja untuk menghilangkan kutil pada vagina. Krim ini nantinya akan membuat kutil jadi kering sehingga kutil akan lepas dengan sendirinya.

Artikel Lainnya: 4 Cara Mengatasi Kutil Kelamin

3 dari 4 halaman

Lakukan Ini agar Terhindar dari Kutil Vagina

Meski sudah ada berbagai cara untuk mengobati kutil vagina, lebih baik Anda mencegah ketimbang mengobati, bukan? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari kutil vagina. Dijelaskan oleh dr. Devia, berikut cara-cara menghindarinya:

  • Cegah kutil kelamin dengan vaksin HPV yang bisa dilakukan saat remaja hingga dewasa muda. Vaksin ini nantinya bekerja untuk mencegah penyakit HPV, terutama penyakit yang disebabkan oleh virus jenis 6, 11, 16, dan 18.
  • Hindari gonta-ganti pasangan saat berhubungan seksual. Sebab, bisa meningkatkan risiko terjadinya kutil kelamin dan penyakit menular seksual
  • Gunakan kondom saat berhubungan seks dengan pasangan untuk mencegah penyakit seksual menular masuk dalam tubuh.

“Penyakit kutil kelamin biasanya berkaitan dengan infeksi menular seksual. Jika dibiarkan dan tidak diobati dengan segera, bisa berisiko kanker serviks atau menyebabkan gangguan kehamilan,” tutup dr. Devia.

Bila Anda mengalami kutil vagina, jangan didiamkan saja, ya. Segera periksa ke dokter agar bisa langsung ditangani. Untuk konsultasi dengan dokter lebih cepat, pakai fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar