Sukses

Orgasme Bisa Terjadi Tanpa Dirangsang, Ini Penyebabnya

Ada orang yang merasakan orgasme tanpa harus berhubungan seks. Berikut empat hal yang bisa membuat kita orgasme tanpa rangsangan sekali pun!

Orgasme yang kita tahu umumnya terjadi karena adanya rangsangan seksual seperti berhubungan intim atau masturbasi. Namun, orgasme ternyata bisa terjadi tanpa disentuh atau tanpa adanya rangsangan seksual, lho!

Ya, penyebab orgasme tanpa disentuh ini bisa terjadi karena kelainan pada organ intim dan akibat aktivitas non seksual yang membuat tubuh terangsang.

Untuk tahu lebih lanjut tentang penyebab orgasme tanpa rangsangan seksual, simak pembahasan berikut!

1 dari 3 halaman

Beberapa Penyebab Orgasme Tanpa Dirangsang

Orgasme adalah sensasi nikmat yang terjadi di puncak berhubungan seksual. Baik pria dan wanita sama-sama bisa merasakannya. Selain itu, orgasme biasanya ditandai dengan otot tubuh yang berkontraksi.

Untuk pria, biasanya orgasme ditandai dengan keluarnya cairan air mani dari penis, sedangkan untuk wanita, belum tentu ada cairan vagina yang keluar (squirting).

Terkadang, beberapa wanita merasakan orgasme ditandai dengan kontraksi otot tubuh yang membuatnya menggelinjang.

Dalam beberapa kasus, kenikmatan tubuh tersebut ternyata bisa didapat tanpa harus berhubungan seksual!

Berikut beberapa penyebab dan kondisi yang membuat seseorang orgasme tanpa dirangsang:

1. Mengalami PGAD (Persistent Genital Arousal Disorder)

PGAD adalah gangguan yang membuat alat kelamin terangsang tanpa henti. Gangguan ini lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria.

Menanggapi PGAD, dr. Sara Elise Wijono M.Res mengatakan, “Jadi kelaminnya terangsang terus dan bisa jadi orgasme spontan. Bahkan, rangsangan di kelamin bisa dirasakan terus walau pun orang tersebut sudah orgasme.”

Menurut dr. Sara, kondisi yang membuat seseorang orgasme tanpa disentuh ini tidak diketahui apa penyebab pastinya.

Namun, ada teori yang menduga bahwa PGAD disebabkan oleh saraf pudendal yang terjepit.

Ketika terjepit, saraf tersebut akan memberikan sensasi rangsangan kuat pada alat kelamin sampai seseorang merasakan orgasme. Orang dengan kondisi PGAD umumnya merasa sulit beraktivitas normal sehari-hari.

Bayangkan saja, ketika sedang bekerja tanpa memikirkan sesuatu yang membuatnya terangsang tiba-tiba orgasme dengan sendirinya.

Bagian tubuh, terutama alat kelaminnya akan berkontraksi lalu basah karena orgasme. Ini akan membuatnya tidak nyaman atau bahkan tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja.

Artikel Lainnya: Orgasme Wanita Juga Menentukan Kehamilan, Mitos atau Fakta?

2. Terangsang dari Pikiran

Memikirkan tentang seks juga menjadi salah satu penyebab seseorang orgasme tanpa dirangsang atau disentuh.

Hal ini diakui oleh peneliti dari Rutgers University di New Jersey, Amerika Serikat, yang mempelajari hubungan antara pikiran, tubuh, dan seks.

Dalam penelitian tersebut, beberapa wanita secara sukarela melakukan pemeriksaan otak dengan alat magnetic resonance imaging (MRI).

Setelah itu, peneliti menginstruksikan wanita tersebut untuk memikirkan hal erotis dan berfantasi tentang seks.

Saat dipindai, ditemukan ada beberapa bagian otak yang menyala ketika wanita tersebut membayangkan tentang klitoris dan puting yang distimulasi.

Lalu, stimulasi yang terlihat di bagian otak ini membuat wanita tubuh wanita terangsang dan mengarah ke orgasme!

Dr. Ian Kerner, seorang penulis dan terapis seks asal New York, Amerika Serikat, turut mengatakan otak adalah organ seksual yang paling kuat.

Agar orgasme tanpa rangsangan dapat terjadi, kuncinya adalah mengatur pernapasan, konsentrasi, dan berfantasi.

Meski demikian, orgasme dengan cara memikirkan atau berfantasi hal erotis ini lebih sulit dilakukan oleh pria ketimbang wanita, menurut catatan dokumentasinya.

3. Dari Olahraga Coregasm

Coregasm adalah orgasme yang terjadi saat Anda sedang latihan atau workout. Semua orang  pada dasarnya dapat mengalami coregasm, tetapi kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita.

“Jadi, ada gerakan-gerakan tertentu saat olahraga yang melibatkan otot-otot dasar panggul. Nah, otot ini berfungsi menyokong beberapa organ, termasuk organ reproduksi yang juga berperan saat timbul orgasme. Maka ketika olahraga dan otot dasar panggul ini dilatih, jadinya bisa timbul orgasme, “ jelas dr. Sara.

Beberapa latihan olahraga yang bisa memicu seseorang orgasme antara lain:

  • Latihan kekuatan yang fokus di bagian perut.
  • Bersepeda.
  • Angkat Beban.

Latihan yang menggunakan captain’s chair, yang umum ada di pusat kebugaran katanya juga dapat memberikan kenikmatan seksual dan penyebab beberapa wanita mengalami orgasme.

Artikel Lainnya: Sudah Klimaks tapi Sperma Tidak Keluar, Apa yang Salah?

4. Mimpi

Dokter Jennifer Landa, MD, obgyn di Florida, Amerika Serikat, menyatakan orgasme dapat terjadi ketika seseorang sedang bermimpi

Mimpi yang dialami umumnya bertema seksual dan erotis. Akan tetapi, ada juga orgasme yang terjadi meski pun mimpi yang dialami bukan tentang seks.

Pada kasus wanita, menurut dr. Landa, vaginanya menjadi lebih basah terlumasi dan terstimulasi saat tidur. Ditambah, saat kita memimpikan sesuatu yang erotis, aliran darah ke vagina jadi deras.

Akhirnya, tubuh pun terangsang dan mengalami orgasme, kondisi ini juga biasa disebut sebagai mimpi basah.

2 dari 3 halaman

Adakah Pengobatan atau Terapi untuk Kondisi Ini?

Untuk mengatasi orgasme yang mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti PGAD. Anda harus periksa ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasari masalah ini.

“Ada yang ditangani dengan cognitive behavior therapy, dengan pemakaian gel yang membuat kebas area kelamin, dan ada yang stimulasi saraf. Kalau memang tahu aktivitas apa yang memicu keluhannya muncul, bisa juga untuk dihindari aktivitasnya,” jelas dr. Sara.

Bagi beberapa orang, stres dan kecemasan mungkin menjadi faktor penyebab orgasme tanpa rangsangan terjadi.

Sebagai cara mengatasinya, atur tingkat stres atau coba teknik relaksasi yang sekiranya dapat membantu mengurangi orgasme tanpa sebab ini.

Apabila ada yang masih ingin ditanyakan tentang penyebab orgasme tanpa dirangsang ini, konsultasikan ke dokter. Agar praktis, ajukan pertanyaan ke dokter lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar