Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Kerap Dikonsumsi, Ini Ragam Makanan yang Buruk bagi Otak

Kerap Dikonsumsi, Ini Ragam Makanan yang Buruk bagi Otak

Berbagai makanan ini mungkin sering Anda santap, namun hati-hati karena konsumsi yang berlebihan justru bisa merusak otak!

Memenuhi beragam macam asupan untuk tubuh memang penting. Namun, Anda tetap harus memerhatikan apa saja yang layak dikonsumsi dan seberapa besar porsi yang bisa disantap.

Ini karena terdapat beberapa makanan dan minuman yang bisa merusak bagian tubuh, contohnya otak. Agar dapat melindungi salah satu organ vital tubuh ini, simak ragam asupan yang bisa merusak otak berikut ini! 

1 dari 3 halaman

Makanan dan Minuman yang Dapat Merusak Otak

Cek di sini, apakah Anda sering dan banyak mengonsumsi makanan atau minuman di bawah ini? Bila iya, segera batasi atau hentikan.

  1. Minuman Manis

Soda, minuman berenergi, dan jus buah kemasan yang sangat manis memang menyegarkan apalagi di cuaca panas. Namun, jenis-jenis minuman tersebut tak baik untuk otak.

Tak hanya dapat menambah berat badan, konsumsi minuman manis terlalu banyak bisa meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Dalam studi berjudul High-Sugar Diets, Type 2 Diabetes and Alzheimer’s Disease, penyakit kronis tersebut pun dapat meningkatkan risiko terkena Alzheimer.

Selain itu, minuman manis juga bisa meningkatkan risiko penyakit demensia. Hal ini berhubungan dengan pengaruh obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan arterial dysfunction yang diakibatkan oleh kandungan fruktosa dalam minuman manis.

  1. Makanan Tinggi Lemak Trans

Lemak trans artifisial (seperti dalam margarin dan kue siap saji) yang dibuat oleh pabrik dapat menyebabkan seseorang lebih rentan terkena penyakit Alzheimer bila dikonsumsi berlebihan.

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, lemak trans meningkatkan risiko radang di berbagai bagian tubuh, termasuk pembuluh darah. 

“Terlalu banyak lemak trans bisa merusak pembuluh darah, seperti di jantung, ginjal, dan otak. Hal ini bisa berisiko menurunkan fungsi kognitif seseorang,” jelas dr. Astrid.

Lemak trans juga bisa merusak fungsi sel dan mengganggu produksi hormon. Nyatanya, keseimbangan hormon penting untuk menjaga fungsi otak. Misalnya, melindungi fungsi memori.

“Otak manusia ada sekitar 60 persen lemak. Nah, untuk menjaga fungsi otak, penting untuk tetap konsumsi lemak, tapi harus lemak yang baik,” tuturnya.

Artikel Lainnya: 8 Makanan Terbaik untuk Tingkatkan Fungsi Otak

  1. Makanan yang Diproses

Inilah makanan sehari-hari yang kerap jadi favorit kita semua.  Misalnya keripik, permen, mi instan, popcorn, dan makanan siap saji. Hati-hati, makanan ini mengandung banyak sekali gula, lemak tambahan, dan garam.

Biasanya, camilan-camilan tersebut memiliki kalori tinggi dan kadar nutrisi sehatnya rendah. Tak heran bila konsumsi berlebihan dapat menyebabkan berat badan naik. 

Nah, kenaikan berat badan yang tak terkontrol ini bisa berdampak buruk bagi otak.

Studi yang dipublikasikan oleh The Journal of Nutrition, Health & Aging menemukan 52 orang dengan pola makan tak sehat memiliki kurang energi untuk otak dan berdampak buruk pada kesehatan jaringan otak. Faktor inilah yang dipercaya menjadi salah satu penyebab penyakit Alzheimer.

Selain itu, makanan high-processed yang tak sehat seperti makanan goreng dan daging yang diproses juga bisa memengaruhi kemampuan otak dalam belajar dan mengingat.

  1. Alkohol

Minuman yang satu ini memang kerap dikaitkan dengan banyak penyakit, khususnya bila diminum berlebihan.

Apa dampak minum alkohol berlebihan bagi otak? Ternyata, bisa berdampak buruk pada volume otak, perubahan metabolik, dan gangguan neurotransmitter (senyawa kimia tubuh untuk menyampaikan pesan antar sel-sel tubuh).

Biasanya, orang yang banyak minum alkohol kekurangan vitamin B1. Hal ini bisa mengarah kepada penyakit otak bernama Wernicke’s encephalopathy, lalu bisa berkembang menjadi sindrom Korsakoff.

Kemudian, masih banyak efek buruk alkohol lainnya pada otak, contohnya fungsi otak memburuk, pola tidur terganggu, kehilangan ingatan, ketidakstabilan, dan lainnya.

  1. Ikan Tinggi Merkuri

Hati-hati bila membeli ikan, bila sudah mengandung merkuri tinggi maka dapat mengancam kesehatan otak.

Ketika tubuh mengonsumsi ikan yang sudah mengandung merkuri di dalamnya. Kandungan merkuri tersebut akan masuk ke otak, hati, dan ginjal. 

Efek dari racun merkuri tersebut bisa menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat dan neurotransmitter.

Biasanya, merkuri terdapat dalam air laut, danau, dan sungai. Contoh ikan yang umumnya banyak merkurinya ialah tilefish, sword fish, hiu, dan king mackerel

Untuk itu, pastikan kondisi ikan sebelum membeli dan konsultasi kepada dokter untuk asupan ikan yang baik. 

Artikel Lainnya: Tak Hanya Lezat, 6 Makanan Ini Juga Baik untuk Kesehatan Saraf

2 dari 3 halaman

Hindari Kebiasaan Buruk Ini agar Otak Tidak Rusak

Selain menghindari atau membatasi berbagai asupan di atas, kebiasaan-kebiasaan berikut ini juga jangan dilakukan bila ingin memiliki tubuh dan otak yang sehat cemerlang.

  • Kurang istirahat dan tidur.
  • Tubuh kurang bergerak aktif. 
  • Merokok.
  • Terlalu lama berada di ruang yang gelap dan kurang cahaya matahari.

Apa kaitannya ruang gelap dengan fungsi otak? Menurut dr. Astrid, ini berhubungan dengan irama sirkadian atau body clock

Irama sirkadian yang dimiliki tubuh menentukan berbagai fungsi tubuh dan keseimbangannya. 

Misalnya, ada hormon-hormon tertentu yang produksinya meningkat saat kita tidur atau dalam gelap.

“Sebagai manusia, irama ini erat kaitannya dengan pagi-siang-malam yang ‘ditandai’ dengan terang dan gelap. Kalau gelap dianggap malam, waktunya tidur. Begitu pun sebaliknya,” ungkap dr. Astrid.

“Bagi orang yang berada dalam kondisi gelap apalagi dalam jangka waktu lama, keseimbangan tubuh, salah satunya kadar hormon, bisa terganggu. Ini bisa berakibat banyak, salah satunya stres yang bisa berisiko memburuk jadi depresi,” lanjutnya.

Dokter Astrid mengatakan orang yang bekerja shift malam dalam jangka waktu lama sangat dianjurkan untuk tidur saat pagi atau siangnya. 

Ruangannya juga harus gelap agar mirip kondisi malam hari, sehingga hormonnya bisa tetap seimbang.

Jadi, jaga selalu kesehatan otak dengan menghentikan atau membatasi beragam makanan dan minuman di atas, serta lakukan pola hidup sehat. Tidak mau, kan, masih aktif berkegiatan tapi sudah mengeluh gampang lupa atau sulit konsentrasi?

Konsultasikan kepada dokter seputar pola makan yang sehat lewat LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar