Sukses

Apa Penyebab Virus Corona Bisa Ada di Frozen Food?

Bikin khawatir, virus corona ditemukan pada frozen food di China. Untuk tahu apa penyebabnya dan bagaimana konsumen menyikapinya, ini penjelasannya!

Selama masa karantina, frozen food menjadi makanan penyelamat. Bagaimana tidak? Makanan beku bisa disimpan lama dalam freezer, lalu tinggal digoreng, dipanggang, dikukus, atau direbus bila ingin mengonsumsinya.

Sayang, beredarnya info adanya virus corona di frozen food langsung bikin masyarakat berpikir ulang tentang jenis makanan tersebut!

Seperti dilaporkan kantor berita Reuters Selasa lalu, kasus virus corona pada frozen food terjadi di China. Pihak berwenang di kota Yantai, provinsi Shandong, menemukan virus corona ada di kemasan seafood beku impor yang dikirim dari Kota Dalian, Liaoning.

Seafood tersebut dibeli oleh tiga perusahaan di Yantai. Tidak diketahui dari negara mana seafood tersebut diimpor. Namun pada Juli lalu China pernah menemukan virus corona pada produk udang beku dari Ekuador.

Kini, orang-orang yang menangani makanan beku yang terkontaminasi tengah dikarantina dan dinyatakan negatif virus corona.

1 dari 4 halaman

Kok, Virus Corona Bisa Ada di Makanan Beku?

Menanggapi kasus virus corona di frozen food, begini penjelasan dr. Devia Irine Putri. Memang, adanya virus pada kemasan makanan beku bisa terjadi. Tak cuma di China, sebenarnya bisa terjadi di mana-mana.

“Ya, karena mungkin saja ada droplet yang tersimpan di kemasannya saat orang yang mengemas atau mengirim barang tersebut batuk, bersin, atau berbicara,” jelasnya.

Ditambah lagi, ini adalah makanan beku yang bersuhu sangat dingin. Virus apa pun, termasuk virus corona, umumnya lebih lama bertahan hidup di suhu seperti itu.

Ahli epidemiologi terkemuka di Tiongkok, Professor Li Lanjuan, mengatakan virus corona SARS-CoV-2 mampu bertahan hidup di dalam suhu -4 sampai -20 derajat Celsius.

Dalam sebuah pertemuan di Hangzhou, Tiongkok Timur, Li menjelaskan ketahanan virus di dalam suhu dinginlah yang membuat virus tersebut kerap ditemukan pada makanan beku.

Artikel Lainnya: Frozen Food, Benarkah Tak Ada Gizinya?

2 dari 4 halaman

Perlukah Khawatir saat Membeli Makanan Beku?

Dengan adanya berita seperti ini, pasti muncul kekhawatiran masyarakat dalam membeli makanan beku.

Hal Itu memang wajar, tetapi tidak sama sekali membeli makanan beku dalam konteks sekarang ini memang agak sulit.

Selama karantina, frozen food memang jadi makanan paling praktis dan harganya relatif terjangkau.

Bila khawatir dan tak ingin beli makanan beku (apalagi yang impor) akibat berita virus corona di frozen food, tidak apa-apa.

Selama Anda mampu untuk selalu menyediakan makanan segar, tentu hal tersebut tidak jadi masalah.

Namun, buat Anda yang kadang masih bergantung dengan frozen food, rasa khawatir bisa diatasi dengan melakukan pencegahan infeksi virus corona. Ini juga bisa diterapkan ketika Anda membeli makanan atau barang-barang lainnya.

Artikel Lainnya: Dampak Buruk Makan Junk Food bagi Tumbuh Kembang Anak

3 dari 4 halaman

Ini yang Perlu Dilakukan saat Membeli Makanan Beku

Untuk mencegah terinfeksi virus corona dari frozen food, dr. Devia punya tipsnya! Langkah-langkah yang direkomendasikan saat Anda beli frozen food, yaitu:

  1. Sampai di rumah, cuci kemasan makanan beku yang Anda beli. Cuci dengan air mengalir dan sabun. Bila ingin langkah yang lebih praktis, bisa menyemprotkan disinfektan yang food grade pada kemasannya.

Kenapa yang food grade? Bila ada lubang pada kemasan dan Anda menyemprotkan disinfektan biasa, dikhawatirkan malah mengontaminasi makanan. Sayang, kan, sudah beli tapi tidak bisa dimakan?

  1. Setelah membersihkan kemasan, Anda wajib cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Lalu, keringkan dengan tisu bersih.
  2. Bila tak ingin langsung dimasak, segera masukkan ke freezer. Membiarkan makanan beku terlalu lama di suhu ruang justru membuatnya terkontaminasi.
  3. Ada baiknya Anda memindahkan makanan tersebut ke dalam wadah bersih yang tertutup.

“Setelah dipindah dalam wadah tertutup, Anda juga mesti perhatikan cara penyimpanannya. Sebagai contoh, daging harus dengan daging, jangan dicampur dengan sayur beku,” sarannya.

  1. Pastikan Anda memasaknya sampai benar-benar matang untuk menghindari adanya virus yang tertinggal di dalam makanan beku.

Itu dia informasi tentang virus corona di frozen food. Bila Anda ada pertanyaan seputar makanan beku ataupun COVID-19, bisa berkonsultasi langsung dengan dokter lewat fitur LiveChat 24 Jam di aplikasi KlikDokter.

KlikDokter bersama Kemenkes dan BNPB juga menyediakan tes coronavirus online, rapid test, dan PCR bagi Anda yang ingin periksa gejala.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar