Sukses

Mulut Bayi Berbau Harum, Ini Alasan Medisnya!

Mungkin Anda pernah memperhatikan kalau mulut bayi beraroma harum. Ternyata hal tersebut bisa dijelaskan secara medis!

Bicara soal bau mulut, Anda mungkin berpikir mengenai aroma yang ingin dihindari. Tapi berbeda dengan aroma mulut bayi! Saat mencium bau mulut bayi, Anda akan mendeteksi wangi yang tidak kita dapatkan dari mulut orang dewasa.

Orang-orang pun sering menyebutnya sebagai “bau surgawi”. Percaya atau tidak, hal ini bisa dijelaskan secara medis!

Alasan Bau Mulut Bayi Wangi

Seperti dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, ada beberapa faktor penyebab bau mulut bayi wangi.

Pertama, karena si Kecil belum tumbuh gigi. Menurut dr. Devia, saat belum punya gigi, belum ada makanan yang bisa menempel.

"Bayi juga jarang mengalami infeksi di rongga mulut (contohnya peradangan di gusi) yang menyebabkan bau mulut," ungkap dr. Devia Irine.

Faktor lainnya, terutama untuk bayi di bawah 6 bulan, mereka belum mengonsumsi makanan lain selain ASI. Menurutnya, air susu ibu (ASI) jarang menimbulkan bau tak sedap.

"Akan tetapi, berbeda cerita kalau si Kecil diberikan susu formula. Tidak seperti ASI, susu formula sering kali meninggalkan plak keputihan di lidah. Jika ibu tidak segera membersihkannya dari rongga mulut, bau mulut bisa terjadi," jelas dr. Devia Irine. 

Selain hal-hal tersebut, faktor-faktor lainnya yang dapat memengaruhi bau mulut bayi antara lain kelenjar keringa, metabolisme tubuh yang belum berjalan sempurna, atau bahkan bisa dari vernix caseosa (selaput putih saat kelahiran).

Artikel Lainnya: 10 Bahaya Sembarangan Mencium Bibir Bayi

1 dari 3 halaman

Aroma Mulut Bayi Tidak Enak, Waspadai Ini

Sekarang Anda sudah tahu alasan mengapa aroma mulut bayi terasa wangi. Namun, bagaimana jika Anda mendapatkan bau mulut bayi tidak enak?

Apakah ini bisa jadi tanda sudah terjadi masalah kesehatan?

"Perlu diwaspadai kalau bayi mulutnya berbau. Coba dilihat ada atau tidak plak berwarna putih yang menempel di sekitar rongga mulut. Cek juga, apakah ada luka atau sariawan di rongga mulut," kata dr. Devia Irine.

Selain itu, bayi-bayi yang punya masalah dengan GERD juga perlu diperhatikan.

Mulutnya akan cenderung berbau asam. Bayi dengan masalah alergi yang sampai bersin-bersin terus, juga perlu diperhatikan.

"Bayi yang punya alergi sampai membuat sering bersin-bersin, muncul ingus, juga bisa membuat bau di mulut tidak sedap. Terlebih kalau ada infeksi bakteri yang menyertai," tegas dr. Devia Irine.

Dia juga mengingatkan, kalau bayi sudah mulai bisa memegang mainan sendiri, Anda harus berhati-hati dan selalu mengawasinya.

“Takutnya ada mainan yang ukurannya kecil dan bisa masuk ke dalam hidung. Sebab, saat ada benda asing yang lama bersarang di hidung, itu juga bisa memengaruhi bau mulut juga,” dia menjelaskan.

Artikel Lainnya: Jangan Sepelekan Bercak Putih di Mulut Bayi

2 dari 3 halaman

Tips Menjaga Kesegaran Rongga Mulut Bayi

Namun tenang, jangan takut bayi Anda punya bau mulut yang tidak sedap. Cobalah beberapa tips dari dr. Devia Irine yang bisa membantu Anda: 

  • Bersihkah Rongga Mulut

Rutin membersihkan rongga mulut bayi saat mandi atau setelah minum susu. Kalau bayi belum tumbuh gigi, Anda bisa menggunakan kain kasa lembut dengan air hangat.

Jika si Kecil sudah mulai tumbuh gigi, Anda bisa pakai sikat gigi yang diletakkan di jari telunjuk ibu. Lalu, bersihkan lidah dan gusinya. 

  • Untuk Bayi MPASI, Berikan Air Putih

Untuk bayi yang sudah MPASI, sebelum atau sesudah dibersihkan rongga mulutnya, bisa diberikan minum air putih.

Hal ini tujuannya untuk membilas sisa makanan yang mungkin masih menempel.

  • Konsultasikan ke Dokter

Jika Anda merasa si Kecil punya bau mulut dan napas berbau yang mengganggu, serta ada keluhan di rongga mulut lainnya, segera konsultasikan dengan dokter anak (jika perlu dokter gigi anak).

Itulah alasan kenapa mulut bayi wangi. Tetap rawat kesehatan dan kebersihan rongga mulut si Kecil sedini mungkin, ya!

Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut terkait kesehatan rongga mulut anak? Jangan ragu untuk menghubungi dokter gigi kami via LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar