Sukses

Amankah Pasang Gigi Palsu Tanpa Cabut Akar Gigi?

Karena merasa sudah ompong, ada beberapa orang yang langsung pasang gigi palsu tanpa cabut akar gigi. Padahal, itu berbahaya, lho! Tak percaya? Ini kata dokter gigi.

Gigi yang patah dan rusak karena suatu insiden memang mengganggu penampilan. Alhasil, karena merasa ompong, beberapa orang langsung menutupnya dengan gigi palsu.

Namun, akar gigi dibiarkan tertinggal di dalam gusi karena dianggap tak kelihatan dan tak bakal memberikan efek apa pun. Padahal, ini bisa berdampak buruk. Apa risiko dari pasang gigi palsu tanpa cabut akar gigi?

 

1 dari 3 halaman

Risiko Pasang Gigi Palsu Tanpa Cabut Akar Gigi

Menurut drg. Callista Argentina, pemasangan gigi palsu yang dilakukan tanpa mencabut akar gigi terlebih dulu sangat tidak direkomendasikan dan berbahaya.

Dokter Callista mengatakan, “Akar gigi yang tidak tercabut dan langsung tertutup oleh gigi palsu akan menjadi tempat penumpukan sisa makanan.”

“Karena banyak kotoran yang terjebak, akar gigi menjadi infeksi. Kalau sudah infeksi, bisa meradang dan sampai menyebabkan abses gusi,” tambahnya.

Abses gusi atau abses gingiva merupakan infeksi bakteri yang akan membuat gusi dipenuhi nanah.

Pada awalnya, akan timbul sakit berdenyut di area yang mengalami abses gusi. Lama-kelamaan, rasa nyeri akan semakin hebat dan membuat pipi Anda bengkak.

Apabila abses gusi ini tidak dirawat, infeksi akan menjalar dan menembus ke bagian tulang rahang. Alhasil, wajah akan terlihat asimetris dan kelenjar di leher akan ikut bengkak.

Kalau sudah sampai di tingkat yang sangat parah seperti itu, tak jarang penderitanya akan mengalami demam, mual, dan tidak bisa menelan. Soal bau mulut pun sudah tidak perlu ditanya lagi.

Artikel Lainnya: Waktu yang Tepat untuk Mengganti Gigi Palsu

Jadi, pikir-pikir dulu sebelum Anda melakukan pemasangan gigi palsu tanpa mencabut akar gigi. Manfaatnya tak seberapa dibandingkan dengan risikonya!

Dokter Callista berpesan, “Karena akibatnya bisa parah seperti yang tadi sudah dijelaskan, sebaiknya sebelum pasang gigi palsu, sisa akar gigi harus dicabut. Lalu, tunggu 1-4 minggu.”

“Setelah dicabut, tulang akan menyusut 20 persen. Kalau sudah, barulah Anda boleh melakukan pemasangan gigi palsu. Ini tujuannya supaya gigi palsu yang baru bisa pas,” sambungnya.

2 dari 3 halaman

Kondisi Apa yang Butuh Pemasangan Gigi Palsu?

Pemasangan gigi palsu dibutuhkan saat Anda kehilangan gigi asli. Gigi asli bisa lepas dari gusi karena berbagai faktor. Mulai dari penyakit gigi dan gusi, benturan keras akibat kecelakaan, hingga faktor usia.

Jika ditanya siapakah orang yang paling banyak memakai gigi palsu, maka lansialah yang paling banyak memakainya.

Perlu diingat juga, pemasangan gigi palsu lebih baik dilakukan oleh dokter gigi. Dokter akan memeriksa kondisi rongga mulut secara keseluruhan.

Ketika masih ada akar gigi, maka akar gigi harus dicabut. Ketika gigi asli yang tersisa bolong (gigi sisa untuk menjadi pegangan gigi palsu), maka gigi tersebut harus ditambal dulu.

Artikel Lainnya: Gigi Palsu atau Implan Gigi, Mana yang Lebih Baik?

Saat semuanya sudah beres dan bersih, pemasangan gigi palsu bisa dilakukan. Adapun prosesnya kira-kira seperti berikut ini.

  • Rontgen Panoramik

Proses pemasangan gigi palsu diawali dengan merujuk pasien untuk rontgen. Selain untuk melihat susunan gigi dan rahang, ini juga untuk memastikan tidak ada akar gigi yang tertinggal di dalam gusi.

  • Pencetakan Gigi

Dokter akan mencetak gigi atas dan bawah. Ini dilakukan untuk melihat lebih jelas struktur susunan gigi dan merancang rencana perawatan yang paling sesuai untuk Anda.

  • Pembuatan Gigi

Cetakan dan rencana, seperti desain, bahan, warna gigi, hingga perawatan yang cocok, akan dikirim ke laboratorium supaya gigi palsu bisa segera dibuat. Prosesnya kurang lebih satu minggu.

  • Pengepasan Gigi

Satu minggu kemudian, Anda datang lagi untuk mencoba gigi palsu. Jika sudah pas, maka boleh langsung pulang. Kalau belum pas, gigi palsu akan disesuaikan lagi oleh dokter.

Penggunaan gigi palsu pada dasarnya akan terasa aneh di awal. Butuh waktu supaya Anda terbiasa.

  • Kontrol Perawatan

Satu minggu kemudian, Anda datang lagi untuk diperiksa kondisinya. Apakah sudah mulai nyaman? Apa ada jaringan yang rusak?

Pemasangan gigi palsu oleh dokter gigi memang lebih detail, karena dokter sangat mengutamakan kenyamanan dan keselamatan Anda.

Kini, Anda sudah mengetahui bahaya dari pasang gigi palsu tanpa cabut akar gigi. Bila Anda punya pertanyaan lain tentang kesehatan gigi, bisa berkonsultasi dengan dokter lewat fitur LiveChat 24 Jam di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

1 Komentar