Sukses

Sex Appeal, Bisa Dibentuk atau Bawaan Lahir?

Ada yang bilang, daya tarik seksual atau sex appeal tak bisa dibangun alias bawaan lahir. Benarkah begitu? Atau sebenarnya, kita yang tak tahu caranya?

Sex appeal merupakan daya tarik seksual yang dimiliki seseorang. Ketika yang lain melihat orang tersebut, mereka bisa merasakan sensasi erotis dari dirinya.

Lalu, apakah daya tarik seksual memang dimiliki orang-orang tertentu sejak lahir atau sebenarnya bisa dibangun sendiri, ya?

Sex Appeal Bisa Tercipta sejak Lahir

Tak bisa dimungkiri, fisik yang rupawan menjadi pendukung adanya daya tarik seksual. Misalnya, tubuh atletis atau tinggi, payudara atau bokong berisi, suara berat (buat pria) atau suara serak-serak basah (buat wanita), tatapan mata yang tajam atau justru sayu, dan rambut hitam tebal.

Buat orang-orang yang dilahirkan dengan kondisi seperti di atas, daya tarik seksual memang bisa langsung terpancar saat bertemu mereka pertama kali. Bahkan, bisa membuat sebagian orang langsung tergila-gila!

Sayangnya, daya tarik seksual yang termasuk bawaan lahir bisa memudar seiring berjalannya waktu.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan fisik tak ada yang abadi, memudar seiring waktu. Misalnya, kondisi rambut rontok akibat penuaan, payudara yang lama-kelamaan mengendur, dan berat badan yang berubah-ubah (bisa makin gemuk atau justru terlalu kurus).

Jadi, meski fisik yang rupawan adalah sex appeal instan yang dibawa sejak lahir, tetapi hal ini sewaktu-waktu bisa hilang.

Artikel Lainnya: Daya Tarik Seksual pada Istri Berkurang, Apa yang Harus Dilakukan?

1 dari 3 halaman

Sex Appeal Bisa Berkaitan dengan Kepribadian atau Pembawaan Seseorang

Tak sebatas soal fisik, ada pula daya tarik seksual yang bisa muncul karena kepribadian ataupun pembawaan orang tersebut.

Meski tak langsung bisa dirasakan saat pertama kali bertemu, tetapi sex appeal yang berasal dari kepribadian umumnya lebih awet. Sampai tua pun, orang tersebut masih bisa dianggap seksi!

Namun, menurut Zarra Dwi Monica, M.Psi., Psikolog, sex appeal yang berhubungan dengan kepribadian pada dasarnya tidak memiliki standar yang pasti. Bahkan, ini bisa berbeda-beda, tergantung dari budaya yang dimiliki.

“Misalnya, budaya barat cenderung tertarik dengan tipe ramah, sedangkan di Jepang, mereka lebih tertarik dengan tipe pintar. Jadi, tergantung banget mau appeal siapa,” ujar Zarra.

“Meskipun, ada satu penelitian di tahun 2013 yang bilang kalau perempuan dan laki-laki cenderung tertarik dengan orang yang punya perilaku menolong atau kepedulian yang tinggi,” lanjutnya.

“Selain tertarik dengan orang yang punya kepedulian tinggi, penelitian lain juga bilang bahwa orang yang kreatif dan terbuka (aktif) memiliki daya tarik seksual lebih tinggi,” tambah Psikolog Zarra.

Jangan kaget, momen pun bisa mendukung munculnya daya tarik seksual seseorang, lho.

Sebagai contoh, orang yang berkeringat saat olahraga berpotensi dianggap seksi. Lalu, ketika kita berbicara dengan seseorang lalu tanpa memaksakan diri ternyata orang tersebut nyambung dengan kita. Hal ini membuat lama-kelamaan kita akan menganggap orang tersebut memiliki sex appeal.

Artikel Lainnya: 7 Mitos dan Fakta Seputar Payudara

2 dari 3 halaman

Jadi, Sex Appeal Bisa Dibangun atau Tidak?

Jawabannya, bisa. Fisik yang oke memang mendukung adanya daya tarik seksual. Namun, meningkatkan sex appeal tetap bisa dilakukan bagi Anda yang merasa biasa-biasa saja.

Malahan, sex appeal yang keluar dari kepribadian dan perilaku mungkin akan lebih membekas ketimbang fisik semata.

Psikolog Zarra mengatakan, “Kunci utamanya adalah percaya diri. Kalau kita percaya diri dengan kondisi sendiri, orang akan merasakan dan kecenderungan orang untuk tertarik dengan kita juga pasti meningkat. Intinya, ketika kita percaya diri dengan kelebihan kita, ini bakal lebih membantu untuk memikat orang lain.”

Selain percaya diri, cara-cara untuk mengasah sex appeal, antara lain:

  • Menjaga dan merawat tubuh. Bukan cuma soal fashion, kondisi tubuh yang bersih dan harum juga bisa meningkatkan daya tarik seksual Anda.
  • Cobalah berpikiran terbuka dan tidak mudah menghakimi. Ini bisa membuat orang-orang senang berbicara dan dekat dengan Anda.
  • Lebih rutin berolahraga. Berkeringat dan bisa melakukan teknik olahraga atau bahkan teknik bela diri tertentu memang bisa membuat orang lain lebih tertarik.
  • Belajar alat musik. Baik wanita maupun pria, umumnya tertarik dengan orang yang bisa memainkan alat musik, misalnya gitar, drum, piano, dan lain sebagainya.
  • Lebih peduli dengan kondisi sekitar, baik orang, alam, maupun hewan.
  • Hindari bermusuhan dengan orang lain dan kelola emosi Anda dengan lebih baik.
  • Beberapa orang memang lebih suka dengan orang yang ceria atau aktif. Namun, jangan memaksakan diri bila Anda bukan tipikal seperti itu. Sosok yang pendiam kadang bikin orang lain penasaran.

Asalkan, bisa membuka suara di saat yang pas dan dengan pendapat yang oke, itu pasti jauh lebih menarik perhatian.

Hal yang terpenting percaya diri dengan apa yang sudah kita miliki. Dengan begitu, orang lain pun akan nyaman berinteraksi dengan kita.

Ikuti terus informasi menarik lainnya di aplikasi KliKDokter. Untuk berkonsultasi langsung dengan dokter, gunakan fitur LiveChat 24 Jam.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar