Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • MPASI Santan, Apakah Boleh Dikonsumsi oleh Bayi? Ini Faktanya!

MPASI Santan, Apakah Boleh Dikonsumsi oleh Bayi? Ini Faktanya!

Bertujuan untuk mengenalkan rasa baru pada si Kecil, tak sedikit ibu yang memberikan MPASI santan pada bayi. Apa kata medis terkait hal ini? Cari tahu faktanya!

Terasa gurih dan bikin nagih, itulah kata yang paling tepat untuk mendeskripsikan makanan bersantan. Bagi orang dewasa, makanan jenis ini tergolong sulit untuk dipisahkan dari menu sehari-hari.

Tapi, pernahkah Anda membayangkan jika santan tersebut diberikan pada bayi saat usianya 6 bulan atau lebih? Ya, makanan pendamping ASI MPASI yang mengandung santan.

Pertanyannya, apakah boleh memberikan MPASI santan kepada bayi? Adakah hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan santan untuk MPASI?

Nutrisi yang Terkandung dalam Santan

Dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri, santan mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi. Ini menjadikan air hasil perasan kelapa tersebut sebagai makanan yang tinggi akan kandungan kalori.

Tidak hanya itu, santan juga diketahui mengandung beragam vitamin dan mineral. Secara garis besar, berikut ini adalah kandungan gizi di dalam santan mentah dan kalengan:

  • Kalori: 445
  • Air: 164,71 gram
  • Protein: 4,57 gram
  • Lemak: 48,21 gram
  • Karbohidrat: 6,35 gram
  • Kalsium: 41 miligram
  • Potasium: 497 miligram
  • Magnesium: 104 miligram
  • Zat besi: 7,46 miligram
  • Vitamin C: 2,30 miligram

Kandungan nutrisi di atas bukanlah patokan pasti, karena sebagian produsen santan kemasan biasanya telah menambahkan vitamin A, B-12, dan D2.

Artikel Lainnya: 5 Resep MPASI yang Praktis untuk Ibu Baru

1 dari 3 halaman

Berapa Banyak Kadar Santan yang Boleh Dikonsumsi Bayi?

Sah-sah saja untuk memberikan MPASI santan pada bayi. Namun, penyajiannya mesti benar-benar diperhatikan agar tetap sesuai dengan takaran untuk bayi.

Dikatakan oleh dr. Devia, jumlah rata-rata santan yang dapat digunakan per sekali makan adalah 20-50 gram. Jumlah ini tidak pasti alias bisa disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing anak yang terus meningkat seiring usia.

"Jumlah yang ideal atau dianjurkan untuk MPASI adalah 30-45 persen dari total kalori. Rata-rata per satu kali makan bisa ditambahkan 20-50 gram santan," tutur dr. Devia.

"Kalau 6-8 bulan biasanya butuh 200 kkal (kilo kalori). Jadi, cukup menambahkan 20 gram santan saja. Kalau si Kecil sudah berusia 9-11 bulan, kebutuhannya adalah 300 kkal atau sekitar 30-40 gram santan. Untuk usia 11-23 bulan, bisa diberikan 40-50 gram santan," lanjutnya.

Artikel Lainnya: Pola Makan MPASI Sesuai Tahapan Usia si Kecil

Amankah Memberikan MPASI Santan untuk Bayi?

Menurut dr. Devia, bayi yang telah masuk usia MPASI boleh mengonsumsi makanan yang mengandung santan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menyarankan untuk memberikan bahan pangan lokal yang mudah dicari dan digunakan sebagai makanan bayi. Anda tahu bahwa santan mudah ditemukan di mana-mana, bukan?

"Santan adalah salah satu bahan makanan yang mengandung lemak. Jadi, kalau mau MPASI pakai santan dicampur dalam masakan, itu sangat boleh," kata dr. Devia.

2 dari 3 halaman

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memberi Santan dalam MPASI

 

 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan MPASI berbahan santan kepada bayi. Berikut beberapa hal yang dimaksud:

1. Pastikan Tidak Ada Alergi

Santan juga bisa menyebabkan alergi. Jadi, jika hendak memberikan MPASI santan, pastikan si Kecil tidak memiliki alergi dengan bahan makanan tersebut.

Apabila terlanjur memberikan santan dan muncul reaksi alergi pada si Kecil, jangan tunda untuk membawanya berobat ke dokter.

2. Harus Dimasak

Hindari memberikan MPASI santan mentah atau yang belum diolah kepada bayi. Akan lebih baik jika santan tersebut dimasak hingga matang.

3. Hasil Perasan Sendiri

Upayakan untuk menggunakan santan hasil perasan sendiri. Sebisa mungkin hindari menggunakan santan dalam kemasan, karena ditakutkan mengandung bahan pengawet yang tidak ramah untuk si Kecil.

4. Batasi Porsi

Tetap ingat untuk membatasi porsi MPASI santan yang diberikan kepada bayi. Selingi juga sajian bersantan tersebut dengan menu MPASI sehat lainnya, agar bayi bisa mengenali rasa dengan lebih optimal lagi.

Tertarik menyajikan MPASI santan untuk bayi? Perhatikan hal-hal yang telah disampaikan, agar bayi bisa sepenuhnya menikmati sekaligus merasakan menu MPASI yang Anda sajikan.

Punya pertanyaan mengenai penggunaan santan untuk MPASI? Atau, Anda ingin tahu menu MPASI kreatif yang sehat? Tanyakan saja pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter!

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar