Sukses

Sakit Perut Setelah Makan Daging, Apa Penyebabnya?

Terlalu banyak makan daging ternyata bisa menyebabkan terjadinya sakit perut. Apakah kondisi ini berbahaya, atau tergolong normal? Cari tahu fakta medisnya!

Stok daging yang melimpah setelah Iduladha memungkinkan Anda untuk mengonsumsinya sesuka hati. Namun, hati-hati. Meski sangat nikmat. Anda bisa mengalami sakit perut setelah makan daging terlalu banyak, lho!

Sebenarnya, bagaimana makan daging terlalu banyak bisa menyebabkan sakit perut? Apakah ini hanya efek samping sementara, atau merupakan pertanda dari adanya masalah medis tertentu?

Penyebab Sakit Perut Usai Makan Daging

Menurut dr. Devia Irine Putri, salah satu hal yang mungkin menjadi penyebab munculnya rasa sakit perut setelah makan daging adalah proses pencernaan yang terhambat.

"Terlalu banyak makan, baik daging atau sumber makanan lainnya, tidak baik untuk saluran pencernaan. Ditambah, juga kaya akan kandungan lemak sehingga butuh waktu lebih lama bagi tubuh untuk mencernanya," ungkap dr. Devia.

Tidak hanya karena hal tersebut, dr. Devia mengatakan bahwa keluhan sakit perut yang muncul usai makan daging juga bisa menjadi pertanda dari adanya keracunan makanan.

“Keracunan bisa terjadi karena daging yang dimakan tidak segar, terkontaminasi bakteri, atau diolah dengan tidak higienis," kata dr. Devia.

Di luar kemungkinan tersebut, ada pula kondisi lain yang bisa menjadi alasan Anda merasakan sakit perut usai mengonsumsi daging, yaitu alergi daging.

Dalam kasus ini, sakit perut biasanya akan disertai dengan keluhan gatal-gatal, mual, muntah, sulit bernapas, dan bengkak di beberapa bagian tubuh.

Artikel Lainnya: Cara Sehat Mengolah Daging Kurban Saat Idul Adha

1 dari 3 halaman

Imbangi dengan Makan Serat

Supaya tidak sakit perut usai menyantap daging, cobalah untuk mengimbangi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat. Karena pada dasarnya, serat membantu memperlancar proses pencernaan.

"Sebaiknya imbangi dengan konsumsi serat dan probiotik seperti yoghurt agar pencernaan lebih lancar dan perut tidak begah," ucap dr. Devia.

Tidak cukup hanya dengan itu, Anda juga mesti minum air putih dalam jumlah cukup. Faktanya, air putih memainkan peran penting menunjang keoptimalan proses pencernaan di dalam tubuh.

Lantas, bagaimana dengan minum kopi? Bukankah kopi dapat membantu memperlancar saluran cerna? Tidak juga. Justru, saat sedang sakit perut akibat kebanyakan makan daging, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi kopi sama sekali.

"Minum kopi hanya akan memperburuk keadaan. Ini karena kopi tinggi akan kafein, sehingga bisa menghambat penyerapan zat besi dari daging," tutur dr. Devia.

"Ditambah, tidak semua orang bisa minum kopi. Ini karena kandungan kafein juga bisa meningkatkan frekuensi berkemih, menyebabkan jantung berdebar, mual, bahkan muntah," sambungnya.

Artikel Lainnya: Sakit Perut Setelah Makan Sambal, Ini Penjelasannya

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Sakit Perut Setelah Makan Daging

Tidak ingin sakit perut setelah makan daging? Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan memerhatikan kualitas daging. Setelah itu, Anda mesti mengolah daging tersebut dengan cara yang tepat.

Sebelum mengolahnya, Anda perlu mencuci daging dengan air bersih yang mengalir. Pastikan pula untuk memotong dan menempatkan daging tersebut menggunakan alat-alat yang higienis sebelum diolah.

Jangan lupa juga untuk memerhatikan kebersihan tangan dan alat makan yang Anda gunakan. Batasi porsi daging yang dikonsumsi agar tidak berlebihan. Anda hanya ingin merasakan kenikmatan tanpa merasakan malapetaka, bukan?

Bijaklah dalam mengonsumsi daging, baik saat Iduladha maupun pada waktu-waktu lainnya. Jika semua prosedur sudah dilakukan dan Anda masih merasakan sakit perut setelah makan daging, sebaiknya segera berobat ke dokter.

Anda juga bisa berkonsultasi secara langsung pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar