Sukses

Jaga Anak dari Gangguan Pernapasan dengan Cukup Tidur

Kurang tidur yang terjadi pada anak bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah gangguan pernapasan.

Sebagai orang tua, kita semua pastinya mengharapkan buah hati kita bisa tumbuh dengan sehat. Untuk mencapai itu, terdapat beberapa faktor yang memengaruhinya, seperti kecukupan gizi, stimulasi yang disesuaikan dengan usia mereka, dan salah satu yang paling penting adalah tidur cukup.

Pentingnya Tidur Cukup bagi Kesehatan Anak

Tidur merupakan bagian penting bagi pertumbuhan anak. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup sangat baik bagi anak, karena dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi, kemampuan belajar dan mengingat, serta membantu pertumbuhan fisik dan mental mereka.

Sebaliknya, kurang tidur pada anak dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti depresi, obesitas, hingga hipertensi di masa depan. Jadi, memastikan anak Anda tidur dengan cukup sangat penting bagi perkembangan mereka.

Berapa banyak jam yang diperlukan anak Anda sehingga dikatakan cukup tidur? Tergantung pada usia mereka. Berikut ini beberapa rekomendasi jam tidur yang dikutip dari John Hopkins University:

  • 12-16 jam untuk bayi berusia di bawah 1 tahun
  • 11-14 jam untuk anak-anak usia 1-2 tahun
  • 10-13 jam untuk anak usia 3-5 tahun
  • 9-12 jam untuk anak usia 6-12 tahun
  • 8-10 jam untuk remaja usia 13-18 tahun

Ada beberapa kondisi yang dapat mengganggu tidur anak, yang pada akhirnya dapat membuat tidur mereka tidak efektif. Salah satunya adalah ketika mereka mengalami gangguan pernapasan.

Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti batuk dan pilek. Pada saat ini terjadi, tentunya anak akan sulit tidur karena batuk yang berulang atau hidung yang tersumbat.

1 dari 2 halaman

Atasi Gangguan Pernapasan Agar Anak Cukup Tidur

Untuk mencegah mereka mengalami gangguan tidur akibat batuk pilek, tentu Anda harus mengatasi gejalanya dengan tepat. Berikut ini berbagai langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Berikan Mereka Sup Ayam

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa sup ayam dapat membantu menurunkan peradangan. Selain itu, nutrisi yang terkandung dalam sup ayam bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka.

Hidangkan sup ayam saat masih hangat untuk meringankan gejala batuk dan mengencerkan dahak anak.

2. Minum Banyak Air

Saat anak Anda batuk pilek, berikan mereka banyak air untuk mencegah dehidrasi. Airnya bisa dalam bentuk air putih, susu, air kelapa, dan lainnya.

Jika anak Anda terjaga hidrasinya, dahak yang mereka produksi akan cenderung lebih cair ketimbang saat mereka kekurangan cairan, sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

3. Konsumsi Madu

Madu telah dikenal luas sebagai terapi berbagai penyakit, salah satunya adalah batuk pilek pada anak. Hal itu karena madu dapat membantu mengencerkan dahak dan mengurangi batuk. Berikan madu hanya pada anak usia lebih dari satu tahun.

Anda bisa memberikannya secara langsung, atau dengan mencampurkannya ke dalam air hangat dan ditambah perasan lemon. Selain menambah kenikmatan, air hangat dan perasan lemon juga dapat membantu mengatasi gejala batuk pilek anak.

4. Berkumur dengan Air Garam yang Hangat

Air garam hangat bisa membantu meringankan gejala nyeri tenggorokan yang biasa mereka alami saat batuk pilek. Tak hanya itu, berkumur dengan air garam juga berguna untuk mengencerkan dahak.

5. Sediakan Balsam Kesehatan yang Memiliki Kandungan Alami

Balsam kesehatan cukup efektif dalam membantu meringankan gejala batuk pilek pada anak.

Utamakan balsam yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti eucalyptol (minyak kayu putih) dan ekstrak chamomile. Bahan-bahan tersebut telah terbukti mampu mengatasi gejala batuk pilek, serta aman digunakan pada semua usia, termasuk pada bayi.

Gosokkan balsam pada bagian leher, punggung, dan dada anak secara lembut, sebanyak dua sampai empat kali dalam sehari.

Itulah berbagai langkah yang bisa Anda tempuh untuk mengatasi batuk pilek pada anak, sehingga mereka dapat tidur lebih nyenyak.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai topik ini? Jangan ragu untuk berkonsultasi melalui Live Chat 24 jam yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar