Sukses

Dampak Psikologis bagi Idola yang Memiliki Penguntit

Wajar jika seorang fans sangat tergila-gila dengan idolanya. Tapi apa jadinya jika seorang fans sampai berani menguntit sang idola? Apa dampak psikologisnya?

Punya idola yang dijadikan sebagai panutan memang wajar. Bahkan, di era digital seperti sekarang, informasi mengenai seorang idola bisa didapatkan dengan mudah. Sayangnya, ada beberapa oknum yang justru menyalahgunakan kesempatan ini untuk melakukan tindak kriminal pada sang idola, menguntit contohnya.

Menguntit memang tergolong sebagai perilaku yang menakutkan. Apalagi, jika seorang penguntit sampai benar-benar mengikuti sepanjang hari dan tidak segan untuk masuk secara diam-diam ke dalam rumah sang idola.

Tak heran, Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog mengatakan, menguntit dapat digolongkan sebagai tindak kriminal. Hal ini khususnya jika seseorang berani masuk ke dalam ranah privasi tanpa izin.

Ikhsan juga menuturkan menguntit idola bisa masuk dalam kategori Celebrity worship syndrome.

Celebrity worship syndrome adalah sebuah perilaku obsesif terhadap selebritas dan segala sesuatu yang berhubungan dengan orang tersebut, tidak terkecuali dengan kehidupan pribadinya. Biasanya, orang-orang ini rela melakukan apa saja untuk bisa dekat dengan idola, termasuk dengan cara menguntit,” ujar Ikhsan.

Artikel Lainnya: Sering Menguntit Seleb, Apakah Termasuk Gangguan Mental?

1 dari 4 halaman

Efek Psikologis Idola yang Punya Penguntit

Pengaruh buruk dari perilaku menguntit tidak hanya berlaku untuk si penguntit, tapi juga sang idola.

Ya, terdapat dampak psikologis yang mungkin bisa memengaruhi kehidupan sang idola jika terus dikuntit dan diganggu oleh fansnya yang kelewat fanatik.

“Dampak psikologis bagi artis yang sering dikuntit bisa menimbulkan kecemasan. Ini karena ada privasi yang seharusnya tidak diketahui oleh orang lain,” tutur Ikhsan.

“Si artis juga tidak tahu, orang yang menguntitnya memang hanya karena penasaran atau ingin membahayakan, maka timbulah rasa cemas itu,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ikhsan juga menjelaskan idola yang sering dikuntit oleh fans yang terlalu fanatik bisa merasakan ketakutan berlebihan. Ini tentu saja bisa membuat perasaan cemas yang dialaminya semakin menjadi-jadi.

Artikel Lainnya: Kenali Erotomania, Sindrom “Halu” yang Berpikir Dia Dicintai Idolanya!

2 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Trauma Akibat Dikuntit Fans

Ketika seorang idola pernah mengalami hal buruk akibat dikuntit fans, hal ini tentu saja bisa menimbulkan trauma yang cukup mendalam.

Belum lagi, rasa cemas dan takut saat pergi ke luar rumah, ini bisa memperburuk rasa trauma tersebut.

Nah, agar tidak berakhir mengalami kondisi tersebut, beberapa upaya yang bisa dilakukan seseorang yang sering dikuntit adalah sebagai berikut.

  • Kurangi Penyebaran Informasi dari Sosial Media

Salah satu cara penguntit tahu keberadaan sang idola adalah dari sosial media. Jika Anda diidolakan oleh banyak orang dan pernah mengalami trauma yang berhubungan dengan kondisi tersebut, sebaiknya hindari menyebarkan informasi melalui media sosial.

Faktanya, sejenak menarik diri dari kehidupan di media sosial dapat membantu meningkatkan rasa tenang dan aman. Pada akhirnya, rasa cemas dan khawatir berlebih bisa sedikit berkurang.

  • Minta Bantuan Orang Lain untuk Menemani

Sempat mengalami pengalaman buruk dengan fans dan masih terdapat rasa takut atau trauma untuk beraktivitas di luar rumah?

Cobalah minta bantuan orang yang dapat dipercaya untuk menemani Anda saat bepergian. Anda pun bisa juga bisa minta tolong kepada orang-orang yang dapat diandalkan untuk menemani saat berada di rumah.

Beberapa orang yang dapat Anda mintai tolong, misalnya teman terdekat yang dapat dipercaya, manager, asisten, bodyguard atau orang tua.

  • Batasi Jumpa dengan Fans

Jika kasus penguntitan fans pada idola sudah terungkap, ini akan menjadi berita besar bagi media-media nasional. Saat hal ini terjadi, para Idola bisa meminta pada penggemarnya untuk tidak minta foto, tanda tangan, mendatangi secara tiba-tiba, dan sebagainya.

Umumnya, para fans akan mengerti dengan kondisi yang sedang dialami oleh sang idola. Sehingga, tidak ada yang tersakiti dari kedua belah pihak.

Artikel Lainnya: Ngefans Akut dengan Idola, Hati-hati Kena Celebrity Worship Syndrome!

3 dari 4 halaman

Jangan Menguntit, Ini Cara Terbaik Mengidolakan Seseorang

Berdasarkan penuturan Ikhsan, setiap orang memiliki cara masing-masing untuk menunjukan rasa suka pada idolanya.

Bila para fans sampai berani masuk dalam ranah privasi, ini bisa disebut sebagai sebuah obsesi atau keinginan untuk menjadi seperti idola dan memiliki sang idola sepenuhnya.

“Cara terbaik untuk mengidolakan seseorang adalah dengan memberikan dukungan sewajarnya,” ungkap Ikhsan.

“Sewajarnya itu tidak selalu membela idolanya jika mereka salah. Lalu, memberikan ruang pribadi bagi sang idola, dan tidak memaksakan diri agar sang idola menaruh perhatian ke kita,” pungkasnya.

Menguntit idola bukanlah cara ‘sehat’ untuk menunjukkan bahwa Anda mendukungnya. Tindakan tersebut justru bisa merugikan Anda maupun sang idola, apalagi jika sampai mengganggu ranah privasinya. Jadi, jangan lagi menguntit idola, apalagi secara berlebihan, ya!

Ingin tahu lebih lanjut mengenai dampak psikologis menguntit idola? Atau, Anda punya pertanyaan mengenai masalah kesehatan lainnya? Silakan tanyakan secara langsung pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar