Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bayar Jutaan, Mengapa Pria Coba Jasa Prostitusi? Ini Kata Psikolog

Bayar Jutaan, Mengapa Pria Coba Jasa Prostitusi? Ini Kata Psikolog

Rela bayar sampai puluhan jutaan rupiah, banyak pria menggunakan jasa prostitusi. Anda harus tahu apa kata psikolog soal ini.

Belum lama ini, kasus prostitusi yang melibatkan artis FTV Hana Hanifah mencuat ke media massa. Sewaktu ditangkap, artis tersebut sedang berada di hotel bersama seorang pria yang membawa uang puluhan juta rupiah.

Soal ini, mengapa ada pria yang mau memakai jasa prostitusi hingga mengeluarkan uang puluhan juta?

Mengapa Pria Rela Bayar Mahal untuk Jasa Prostitusi?

Di awal tahun 2019 kemarin, media juga sempat diramaikan dengan kasus prostitusi artis VA yang identik dengan uang 80 juta rupiah.

Maka, kejadian pria rela bayar mahal artis atau pekerja seks komersial (PSK) untuk memuaskan hasrat seksual belaka bukanlah hal baru. Lalu, apa alasan pria mau keluar uang banyak untuk berhubungan seksual?

Menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi, seseorang mau membayar mahal untuk jasa prostitusi untuk memenuhi kebutuhan seks mereka.

Selain itu, biasanya ini masalah kontrol diri. Orang yang kontrol dirinya bermasalah, ditambah hasrat seksualnya menggebu-gebu, kemungkinan akan rela merogoh kocek dalam untuk sewa jasa prostitusi.

"Tentunya, kenapa ada orang yang rela bayar mahal untuk prostitusi karena mereka punya kebutuhan yang mereka rasa harus dipenuhi yaitu kebutuhan akan pemenuhan seksualnya. Oleh karena itu, ada yang rela bayar mahal untuk memenuhi dorongannya itu," ungkap Ikhsan saat dihubungi KlikDokter.

"Selain itu, orang ini juga memiliki masalah dalam kontrol dirinya. Kalau memang mereka punya kontrol diri yang baik, mereka akan bisa menahan diri atau menahan dorongan seksualnya tersebut, jadi tidak harus dipenuhi dengan membayar prostitusi," sambung Ikhsan.

Soal ini, memang kembali kepada pribadi masing-masing. Akan tetapi, memang cara pemuasan hasrat seksualnya saja yang mungkin salah.

Artikel Lainnya: Benarkah Prostitusi Merupakan Salah Satu Gejala Gangguan Mental?

1 dari 5 halaman

Alasan Lain Kenapa Pria Rela Bayar Mahal Prostitusi

Jika dilihat lebih jauh, ada alasan lain mengapa pria rela bayar mahal saat menyewa jasa prostitusi.

Menurut pengakuan beberapa pria yang dilansir dari The Sun, mereka menyewa jasa pekerja seks komersial karena anti-ribet alias mudah dilakukan.

Berbeda jika harus memenuhi kebutuhan seksualnya lewat wanita biasa yang bukan PSK. Sebab, mereka biasanya harus berusaha ngobrol atau dinner dulu dengan wanita tersebut, sebelum bisa berakhir berhubungan seks saat kencan biasa.

Lalu, menyewa jasa prostitusi ini pada umumnya tidak melibatkan perasaan. Para pria tersebut umumnya berpikir jika berhubungan seks dengan wanita biasa, ada kemungkinan mereka harus bertanggung jawab dengan perasaan pasangan seksnya malam itu.

Karena tidak mau menempuh cara atau risiko di atas, maka itulah beberapa para pria cenderung menyewa jasa prostitusi sampai rela mengeluarkan banyak uang.

Lalu, apakah alasan tersebut masih bisa dimaklumi? Menanggapi alasan di atas, sebenarnya Ikhsan menganggap hal itu bukanlah sesuatu yang selalu dianggap salah.

Menyewa jasa prostitusi untuk memenuhi kebutuhan seksual tidak masalah dilakukan apabila sesuai dengan nilai yang dianut masing-masing orang.

“Sebenarnya kalau soal dimaklumi atau enggak, balik lagi, ya, ke setiap orang, apakah mereka melakukan ini sesuai dengan nilainya mereka atau engga. Kalau sesuai sama nilai mereka, ya, enggak apa sebenarnya,” jelas Ikhsan.

Artikel Lainnya: Prostitusi, Problem Sosial dengan Berbagai Risiko Kesehatan

2 dari 5 halaman

Apa Kebiasaan Pakai Jasa Prostitusi adalah Sebuah Penyakit Mental?

Menurut Ikhsan, hal ini tidak benar. Tidak selamanya orang yang memakai jasa prostitusi memiliki gangguan mental.

Psikolog muda ini mengatakan, biasanya ini bergantung dengan masalah kontrol diri yang sudah disebutkan di atas.

Kita juga tidak boleh menghakimi atau langsung mengatakan bahwa itu adalah masalah mental.

"Mungkin lebih tepatnya kepada masalah kontrol dirinya individu. Jadi tidak bisa dibilang penyakit mental juga, tapi lebih ke individu yang bermasalah saja," ungkap Ikhsan secara tegas.

3 dari 5 halaman

Benarkah Pria yang Pakai Jasa Prostitusi Cenderung Tak Hargai Wanita?

Pria yang suka memakai jasa prostitusi pasti akan disebut atau dianggap hidung belang. Hal ini menjadi anggapan lumrah di Indonesia, apalagi jika pria itu sudah menikah.

Pria biasanya juga dianggap tidak setia dan akan mendapat cap buruk soal kesetiaan.

Selain itu, tidak sedikit orang yang menganggap bahwa pria pemakai jasa prostitusi tak menghargai wanita. Anggapan ini banyak terjadi di masyarakat. Sebab, banyak pria hanya menghargai wanita dengan uang.

Soal ini, Ikhsan menjelaskan bahwa semua tergantung dari sikap orang tersebut.

"Tergantung, ya, soal dia menghargai wanita atau enggak apakah memang memperlakukannya dengan baik atau tidak," kata Ikhsan.

Namun, kalau sudah punya pasangan dan masih memakai jasa prostitusi, jelas pria tersebut tidak menghargai pasangan dan tidak punya komitmen yang jelas.

"Kalau memang pria itu sudah punya pasangan dan masih melakukan itu, bisa dibilang orang tersebut salah karena tidak bisa berkomitmen dalam menjalin hubungan dan tidak menghargai pasangannya," ucap Ikhsan.

Artikel Lainnya: Fase Gejala HIV yang Wajib Anda Tahu

4 dari 5 halaman

Bisakah Pria yang Suka Gunakan Jasa Prostitusi Berhenti?

Orang sudah terbiasa memakai jasa prostitusi, biasanya akan ketagihan. Apalagi kalau punya uang banyak, orang akan mudah dengan melakukannya.

Apakah orang itu bisa berhenti? Menurut Ikhsan Bella, ini sangat bisa, asalkan pria tersebut menyadari dampaknya dari perilakunya.

"Bisa saja orang yang seperti itu berhenti, asalkan si individu menyadari dampak dari perilakunya. Dan jika memang ada kebutuhannya yang selama ini tidak terpenuhi jadi bisa terpenuhi," kata Ikhsan.

"Kalau sudah terpenuhi bisa jadi akan berhenti, tapi memang tidak mudah, sih, tentunya, apalagi kalo sudah kebiasaan, ya. Harus ada kesadaran dari dirinya dulu, sih, ini," pungkasnya.

Kasus prostitusi memang seperti tidak ada habisnya. Banyak sekali yang memakai jasa prostitusi walaupun harus membayar jutaan rupiah.

Disarankan untuk berpikir ulang sebelum menyewa jasa prostitusi. Ada risiko kesehatan mengintai, seperti penyakit menular seksual, yang bisa terjadi pada Anda.

Untuk tahu lebih lanjut tentang cara mengontrol diri, konsultasi langsung dengan psikolog lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar