Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Muncul Jerawat di Kulit Kepala, Ini Cara Mengatasinya agar Tak Ganggu!

Muncul Jerawat di Kulit Kepala, Ini Cara Mengatasinya agar Tak Ganggu!

Jerawat di kepala memang menyebalkan dan kadang sulit diatasi, nah, catat cara mengatasi kepala berjerawat yang efektif berikut ini!

Jerawat memang jadi salah satu permasalahan kulit yang umum dialami siapa saja. Tidak hanya di wajah, tapi jerawat juga bisa muncul di kulit kepala.

Meski tidak terlihat kasat mata, tapi jerawat di kulit kepala juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Jerawat di Kulit Kepala?

Jerawat di kulit kepala juga bisa disebut folikulitis. Tidak berbeda dengan jenis lainnya, jerawat ini muncul akibat adanya gangguan berlebih produksi kelenjar minyak yang bisa menyebabkan peradangan dan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.

Dokter Devia Irine Putri mengatakan, jerawat di kepala memang bukanlah gangguan yang berbahaya.

Jika didiamkan dan tidak segera diatasi, jerawat ini bisa membuat penderitanya jadi tidak nyaman, bahkan bisa mengalami kerontokan rambut.

Umumnya, jerawat di kulit kepala berbentuk benjolan kecil berwarna merah dan sebagian benjolan tersebut memiliki nanah.

Mirip dengan jerawat pada umumnya, jerawat yang muncul di kulit kepala juga bisa mengering dan meninggalkan bekas koreng.

1 dari 4 halaman

Penyebab Jerawat di Kulit Kepala

Selain produksi kelenjar minyak berlebih, ada beberapa penyebab lainnya yang bisa bikin jerawat jadi muncul di kulit kepala, seperti:

  • Jarang keramas dan tidak menjaga kebersihan rambut dengan benar.
  • Membiarkan rambut berkeringat dan kotor selama berhari-hari atau setelah olahraga.
  • Kepala terlalu sering terpapar sinar matahari terik.
  • Pemakaian produk kecantikan rambut terlalu sering, seperti hairspray, minyak rambut, parfum rambut, dan sebagainya.
  • Membiarkan kepala tertutup dengan topi atau helm terlalu lama.
  • Tidak membilas rambut dengan bersih setelah penggunaan sampo dan produk rambut lainnya.
  • Sering mengonsumsi makanan yang banyak lemak jahat, seperti fast food dan minuman manis.

Seorang dokter kulit di Schweiger Dermatology Group, New York, Nava Greenfield mengatakan adanya pola hidup buruk seperti kurang tidur, stres, cemas, dan makan tidak teratur jadi alasan jerawat muncul di kulit kepala.

“Ketika kadar kortisol naik, tubuh Anda cenderung memproduksi minyak. Minyak berlebih ini dapat menyebabkan jerawat,” kata Greenfield.

Artikel Lainnya: Sudah Bukan Remaja tapi Jerawat Masih Muncul, Ini 6 Penyebabnya

2 dari 4 halaman

Tipe Jerawat di Kulit Kepala

Memang bukan masalah yang berbahaya, tapi ada beberapa tipe jerawat di kulit kepala yang perlu Anda perhatikan. Melansir Healthline, berikut penjelasannya:

  • Tipe Ringan

Biasanya jerawat di kepala tipe ini akan berbentuk seperti komedo atau jerawat wajah kecil pada umumnya.

  • Tipe Sedang

Jerawat di kulit kepala akan berbentuk lebih besar, menonjol, terasa nyeri, dan tampak kemerahan. Biasanya, jerawat tipe ini juga menyebabkan rasa gatal dan memiliki nanah di ujungnya.

  • Tipe Parah

Pada tipe parah, jerawat bisa menimbulkan rasa nyeri hebat yang meningkatkan risiko sakit kepala. Jerawat ini juga bisa menandakan adanya kista atau nodul yang berada di bawah kulit kepala.

Selain itu, tipe ini bisa meninggalkan bekas koreng, luka permanen, dan kerontokan.

Segera hubungi dokter bila Anda memiliki jerawat di kepala yang semakin membesar, nyeri, dan sudah terjadi cukup lama.

Artikel Lainnya: Sering Ganti Sampo, Ini Dampaknya pada Rambut

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Jerawat di Kulit Kepala

Jika Anda memiliki jerawat di kepala dengan tipe ringan dan sedang, maka bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini untuk mengobatinya:

  • Rajin Membersihkan Rambut

Bukan dengan keramas setiap hari, tapi cucilah rambut setiap kali kotor. Normalnya, Anda bisa cuci rambut setiap dua hari sekali.

Kalau Anda baru saja beraktivitas dengan banyak keringat seperti olahraga, jangan tunda cuci rambut.

  • Gunakan Produk Rambut Sesuai Tipe Kulit Kepala

Kenali dulu jenis kulit kepala Anda. Jika kulit kepala sering berminyak, maka carilah sampo khusus rambut berminyak.

Hindari pemakaian conditioner terlalu sering untuk mencegah rambut lepek. Bila tetap ingin rutin pakai conditioner, pastikan bilas sampai bersih.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sampo dengan asam salisilat dan tea tree oil untuk mengatasi permasalahan jerawat di kulit kepala.

  • Hindari Menggosok Rambut Terlalu Kencang

Gunakan ujung jari untuk memijat kulit kepala, bukan dengan kuku untuk menggaruk atau menggosok rambut saat keramas.

Hindari mengeringkan rambut dengan digosok. Keringkan dengan cara meremas rambut dengan handuk secara perlahan.

  • Jangan Pencet Jerawat

Sama seperti di wajah, hindari memencet jerawat yang ada di kepala. Pasalnya, memencet jerawat di kepala justru membuat jerawat semakin meradang dan sulit sembuh.

  • Hindari Pemakaian Hairspray

Bahan kimia yang terkandung dalam hairspray bisa membuat jerawat semakin meradang dan sulit hilang. Hindari dulu penggunaan hairspray agar jerawat bisa hilang dengan cepat.

Bila jerawat pada kulit kepala tidak kunjung hilang, Anda bisa minta diresepkan obat salep oleh dokter. Jika setelah pemakaian salep jerawat juga tidak hilang, maka bisa jadi ada kondisi serius.

Jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter agar penanganannya cepat dilakukan. Agar lebih mudah, pakai fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar