Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Kembali Kerja di Kantor Saat Normal Baru, Awas 3K Menyerang!

Kembali Kerja di Kantor Saat Normal Baru, Awas 3K Menyerang!

Normal baru di kantor telah dimulai. Nah, duduk bekerja terlalu lama bisa picu badan pegal, kram, kebas, dan kesemutan (3K). Apa yang harus dilakukan?

Pada masa normal baru seperti saat ini, banyak kantor yang sudah mulai beroperasi seperti biasa dengan penyesuaian tertentu. Artinya, Anda kembali berhadapan dengan kondisi kerja yang mungkin membutuhkan waktu duduk berjam-jam.

Jika tidak diperhatikan, maka posisi duduk sepanjang hari sangat berpotensi membuat badan pegal, bahkan nyeri, kram, kebas, dan kesemutan. Pasti akan sangat mengganggu aktivitas, kan?

Kembali ke Kantor, Awas 3K akibat Duduk Terlalu Lama

Bekerja di kantor umumnya identik dengan duduk dalam waktu lama di depan laptop.

Bila Anda salah satu yang melakukannya, hati-hati, terdapat beberapa kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan.

Posisi duduk yang salah dan durasi duduk yang terlalu lama merupakan beberapa penyebab utama munculnya keluhan pada tubuh, seperti pegal, nyeri, dan 3K (kram, kebas, dan kesemutan).

Posisi duduk yang tidak tepat dan kurang ergonomis sangat mungkin membuat otot lelah sehingga menimbulkan keluhan.

Selanjutnya, duduk dalam waktu lama juga dapat memperparah keluhan. Posisi tertentu mungkin membuat peredaran darah kurang lancar.

Padahal, selain duduk di kantor, Anda pun pasti duduk dalam perjalanan pulang dan pergi ke kantor, baik saat mengendarai mobil, motor, maupun kendaraan umum. Ini yang juga memengaruhi durasi duduk sehari-hari.

Dengan keadaan new normal seperti sekarang, tidak terasa sudah berjam-jam Anda habiskan dengan posisi duduk. Diperkirakan, kebanyakan orang duduk hingga 6 jam setiap harinya.

1 dari 2 halaman

Siap Atasi Kebas, Kram, dan Kesemutan dengan Ini!

Beberapa orang umumnya menghabiskan waktunya sekitar 25% sehari dalam posisi duduk. Tidak heran bila banyak muncul keluhan pegal, nyeri, dan 3K (kram, kebas, dan kesemutan). Nah, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?

1. Atur Posisi Duduk

Menjaga posisi duduk yang ergonomis mungkin adalah hal terpenting yang bisa Anda lakukan.

Saat pertama menerapkannya, mungkin perlu cek setiap 10-15 menit untuk meyakinkan posisi tetap baik.

Nantinya, lama-lama akan terbiasa. Bagaimana posisi duduk yang disarankan? Ini dia tipsnya!

  • Atur ketinggian kursi, sehingga tangan dapat bersandar pada meja dengan siku membentuk sudut 90-100 Pastikan kaki tidak tergantung namun menapak pada lantai.

Gunakan sandaran kaki bila tidak memungkinkan. Posisi lutut sebaiknya sedikit di bawah pinggul.

  • Berikan support pada punggung. Tambahkan bantal kecil atau gulungan kain pada punggung bawah untuk membantu menyokongnya. Usahakan duduk tegak dengan punggung menempel pada kursi.
  • Posisikan layar komputer atau laptop setinggi mata. Hal ini mencegah Anda menekuk leher dalam waktu lama yang dapat membuat pegal.
  • Posisikan keyboard di depan tangan. Beri jarak 10-15 cm dengan ujung meja, sehingga Anda dapat meletakkan pergelangan tangan pada meja.

Bila menggunakan mouse, letakkan sedekat mungkin sehingga mudah digapai. Pastikan lengan membentuk huruf L dengan kedua siku ada di sisi tubuh.

  • Bila Anda sering menggunakan telepon atau melakukan panggilan dalam jangka waktu yang lama, gunakan headset.
  • Hindari duduk dengan menyilangkan kaki.

2. Atur Durasi Duduk

Sebaik apa pun posisi duduk Anda, beristirahat juga diperlukan. Anda dapat beristirahat setidaknya 1 jam sekali.

Manfaatkan waktu ini untuk ke kamar kecil, mengambil minuman, mencuci tangan, dan sebagainya.

3. Berolahraga

Lakukan olahraga selama minimal 30 menit, setidaknya 3 kali seminggu. Coba kombinasikan latihan aerobik, peregangan, dan kekuatan otot.

Latih beberapa otot utama dengan melakukan gerakan squat, lunges, jumping jack, push-up, dan lainnya.

4. Pijat

Keluhan pada otot sering kali dapat diringankan dengan pemijatan yang tepat. Otot pun berkurang pegal dan kekakuannya.

5. Kompres Hangat

Berikan kompres hangat pada area yang dikeluhkan. Anda dapat melakukannya dengan mandi air hangat, menggunakan kain yang dibasahi air hangat, menggunakan botol pemanas yang ditempelkan, dan lainnya.

6. Minum Obat

Jika keluhan berupa nyeri yang cukup mengganggu, maka Anda dapat mencoba minum obat pereda nyeri. Anda dapat memilih obat dengan kandungan paracetamol ataupun OAINS, seperti ibuprofen.

Nah, sebagai solusi mudah dalam meredakan gejala kram, kebas, dan kesemutan (3K), serta keluhan nyeri dan pegal, NEO rheumacyl NEURO dengan ibuprofen dan vitamin neurotropik dapat jadi pilihan tepat!

Kombinasi ganda pereda nyeri ibuprofen dengan vitamin B1, B6, dan B12 dalam NEO rheumacyl NEURO mampu secara efektif meringankan rasa nyeri atau ngilu yang disertai kebas, kesemutan, dan kram.

Tetap jaga kesehatan fisik selama beraktivitas pada masa new normal, ya. Aturlah pola makan sehat yang seimbang dan istirahat yang cukup, agar tidak mudah sakit dan tetap aktif.

Bila ingin konsultasi dengan dokter seputar kebugaran tubuh atau keluhan kesehatan, pakai fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar