Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bahaya Kesehatan yang Mengintai Akibat Jarang Ganti Kaus Kaki

Bahaya Kesehatan yang Mengintai Akibat Jarang Ganti Kaus Kaki

Tak ganti kaus kaki setiap dua hari sekali? Hati-hati, Anda lebih berisiko untuk mengalami berbagai penyakit berikut ini!

Sering pakai kaus kaki yang sama berhari-hari, siapa yang pernah melakukannya? Jika Anda adalah salah satunya, sebaiknya segera tinggalkan kebiasaan buruk tersebut.

Jarang mengganti kaus kaki tidak hanya akan menyebabkan munculnya aroma tidak sedap. Tindakan tersebut juga bisa memicu terjadinya berbagai masalah kesehatan, lho!

Banyak Bakteri yang Hidup di Kaus Kaki dan Sepatu 

Menurut Asosiasi Medis Podiatrik California, kaki memiliki hampir 250.000 kelenjar keringat dan mengeluarkan hampir setengah liter keringat setiap harinya. Kondisi tersebut dapat dengan mudah membuat kaki lembap.

Ketika kelembaban di kaki menumpuk bersama sel-sel kulit mati di kaus kaki, maka akan tercipta lingkungan yang sangat sempurna bagi bakteri untuk berkembang, termasuk bakteri Stafilokokus yang berpotensi menyebabkan infeksi kulit

Mengutip laman Vice, seorang profesor mikrobiologi dan patologi di NYU School of Medicine, Philip Tierno, mengatakan orang yang jarang mengganti kaus kaki akan meningkatkan pertumbuhan bakteri.

“Itu karena sepatu bisa mempertahankan lingkungan yang lembap, dan bagus untuk perkembangan bakteri jahat,” katanya.

“Jika kelembapan cukup, konsentrasi organisme bisa sangat tinggi sehingga meningkatkan risiko bau kaki dan permasalahan lainnya pada kulit kaki,” tambah Tierno. 

Senada dengan itu, dr. Devia Irine Putri juga mengatakan hal yang sama. Ia menyebut bahwa kaus kaki yang dipakai secara berulang memang bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri, yang nantinya bisa menyebabkan masalah pada bagian kaki. 

“Salah satu akibat yang paling sering ditemui adalah kaki jadi kotor dan juga bau,” ujar dr. Devia. 

Artikel Lainnya: Jenis Jamur dan Gejala Infeksi yang Ditimbulkannya

1 dari 3 halaman

Penyakit yang Timbul Akibat Malas Ganti Kaus Kaki

Tingkat pertumbuhan bakteri yang tinggi akibat mengenakan kaus kaki yang sama dalam waktu lama juga bisa memengaruhi kemampuan jaringan tubuh untuk meregenerasi dan memperbaiki diri. 

Enzim, protein, dan lemak yang ada di bagian kaki juga bisa berkurang, sehingga meningkatkan risiko terjadinya iritasi pada kaki. 

Tak berhenti di situ, penggunaan kaus kaki yang sama selama berhari-hari juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit berikut ini:

  • Infeksi Jamur 

Dijelaskan oleh dr. Devia, kelembapan berlebih pada area kaki akibat mengenakan kaus kaki yang sama selama berhari-hari juga bisa menyebabkan munculnya infeksi jamur

Adanya kondisi tersebut akan menyebabkan gejala kulit gatal dan timbul ruam. Meski tidak berbahaya, adanya kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas, bahkan menurunkan kualitas hidup Anda.

  • Kuku Rapuh dan Tebal

Kesehatan kuku juga bisa terancam jika Anda mengenakan kaus kaki yang sama selama berhari-hari. 

Kondisi ini terjadi sebagai akibat dari infeksi jamur, yang terus menjalar hingga ke kuku bagian dalam.

Jamur yang tumbuh pada kuku bisa menyebabkan kerapuhan, kuku mudah mengelupas, kulit kuku kasar, dan bentuk kuku menjadi sangat tebal.

  • Mata Ikan 

Kata dr. Devia, mata ikan juga menjadi dampak lainnya ketika Anda jarang mengganti kaus kaki. 

“Meski bukan penyakit berbahaya, tapi benjolan kasar yang biasanya muncul di bawah kaki ini bisa menyebabkan rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari,” sambungnya.

Artikel Lainnya: Jangan Sembarangan Mengobati Infeksi Jamur!

2 dari 3 halaman

Sebaiknya Kaus Kaki Diganti Berapa Hari Sekali?

Mengganti kaus kaki memang sebaiknya dilakukan sesering mungkin, apalagi jika kaki Anda mudah lembap akibat berkeringat.

“Sebaiknya hindari menggunakan kaus kaki secara berulang. Lebih baik langsung dicuci. Jika Anda memiliki aktivitas yang padat seperti berolahraga, mengganti kaus kaki lebih dari sekali dalam sehari juga sangat diperlukan,” pungkas dr. Devia.

Atas dasar itu, pastikan untuk selalu menyediakan kaus kaki cadangan di dalam tas Anda. 

Segera ganti jika kaus kaki tampak lembap atau basah. Anda tak ingin terkena penyakit gara-gara jarang mengganti kaus kaki, bukan?

Pemakaian kaos kaki memang sangat membantu, khususnya jika Anda harus beraktivitas menggunakan sepatu. Namun, Anda tetap harus memerhatikan higienitas 

kaus kaki yang digunakan agar nantinya tidak malah menjadi penyebab terjadinya penyakit. 

Apabila Anda terlanjur mengalami masalah di kaki lantaran jarang mengganti kaus kaki, tak ada salahnya untuk segera berobat ke dokter. Sebagai pertolongan pertama, Anda juga bisa berkonsultasi pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar