Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Sadar atau Tidak? Makin Tua, Kemampuan Berimajinasi Kita Berkurang!

Sadar atau Tidak? Makin Tua, Kemampuan Berimajinasi Kita Berkurang!

Keluwesan dan kemampuan berimajinasi orang dewasa jauh lebih sempit ketimbang anak-anak. Mau tahu apa penyebabnya? Ini penjelasan psikolog.

Waktu masih kecil dan masih muda, kita mudah sekali mengkhayal suatu cerita atau gambar. Pokoknya, kemampuan berimajinasi kita super banget! Sampai-sampai bikin orang dewasa yang mendengar atau melihatnya geleng-geleng kepala.

Namun, seiring bertambahnya usia, entah kenapa kita sulit untuk membayangkan hal-hal yang ajaib. Sesuatu yang A, ya, harus A, dan sesuatu yang B, harus B.

Intinya, kemampuan berimajinasi berkurang drastis! Disuruh untuk berpikir dan menciptakan sesuatu rasanya lelah.

Benarkah Kemampuan Imajinasi Orang Dewasa Terus Berkurang?

Sebuah studi dari Harvard University berhasil meneliti tentang kemampuan orang dewasa – khususnya lansia – dalam membentuk sebuah skenario dari imajinasi mereka.

Ternyata, untuk menghasilkan suatu skenario atau gambaran di masa sekarang dan masa depan, kita membutuhkan ingatan atau memori terkait masa lalu. Nah, makin bertambah usia kita, fungsi otak – terutama soal ingatan – juga menurun.

Karena kemampuan untuk mengingat sudah berkurang, otak orang dewasa (khususnya lansia) juga terganggu. Makin defisit memori kita, makin berkuranglah kemampuan berimajinasi.

Ibaratnya, kita disuruh berimajinasi soal kuda di padang rumput, tetapi kita tidak ingat bagaimana bentuk kuda. Jadi susah, kan, untuk berimajinasi dan menuangkannya ke dalam sebuah karya?

Apa yang mau digambar dan diceritakan kalau kita sendiri tak ingat bagaimana bentuk kuda?

Benar adanya bahwa makin tua usia kita, makin berkurang kemampuan berimajinasi kita. Hal itu pun disetujui oleh Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog.

Kepada KlikDokter, ia mengatakan, “Imajinasi ada kaitannya sama otak dan episodic memory. Semakin menua, fungsi otak semakin menurun. Akibatnya, pas berusaha untuk menggabungkan potongan adegan demi adegan di otak, ini akan lebih sulit.”

Artikel Lainnya: Mendengarkan Musik Baik untuk Otak, Ini Alasannya

1 dari 3 halaman

Apa Jadinya Bila Kemampuan Berimajinasi Menurun?

Untuk kehidupan sehari-hari, mungkin efek dari tidak bisa berimajinasi tidak terlalu dirasakan. Namun, ini sangat berdampak bila Anda masih berkecimpung di dunia kerja, apalagi bila berada di dalam industri kreatif atau hiburan.

Anda jadi terjebak di kondisi yang begitu-begitu saja. Bukan tak mungkin hasil karya juga makin menurun.

Ini bisa membuat penikmat karya Anda menjadi bosan dan mencari alternatif yang menurut mereka lebih menarik dan menantang.

Hilangnya kemampuan berimajinasi juga dipengaruhi oleh pola yang terus-menerus kita pakai (sudah terbiasa alias zona nyaman).

Secara alami, kita enggan untuk berpindah, mengembangkan, atau mengubah pola, sehingga kita tidak bisa berimajinasi lagi seperti dahulu.

Selain itu, rasa “haus” akan sesuatu yang baru akan memudar seiring matangnya usia. Kita berhenti untuk mencari tahu, serta berhenti untuk belajar dan bereksplorasi karena merasa sudah cukup.

Ditambah dengan beban pikiran yang menumpuk, alhasil fungsi memori di otak untuk mengingat dan membuat “sesuatu” menjadi kurang oke.

Artikel Lainnya: 5 Cara Seru Melatih Imajinasi Anak

2 dari 3 halaman

Cara Meningkatkan Kemampuan Berimajinasi meski Sudah Tua?

Meski penurunan memori di otak tidak bisa dicegah 100%, kenyataannya kita tetap bisa memelihara dan meningkatkan kemampuan berimajinasi meski sudah berada di usia senja.

Adapun cara meningkatkan kemampuan berimajinasi, antara lain:

  • Seringlah membaca buku dari berbagai genre.
  • Lebih suka nonton video? Bisa! Coba perbanyak nonton video tutorial. Setelah itu, jangan lupa dipraktikkan untuk mengasah kemampuan.
  • Anda penyuka drama, series, atau film? Ya, tak apa, tonton saja. Sehabis itu, bikin ulasannya sendiri. Anda pun bisa menuangkan opini dan bahkan bisa mengembangkan cerita dari film yang ditonton.
  • Tetap rutin berolahraga.
  • Lakukan hobi, misalnya berkebun, bernyanyi, bermain alat musik, atau masak.
  • Berdiskusi dengan orang yang Anda percaya dan merasa nyaman juga bisa membantu memelihara kemampuan berpikir dan kemampuan berimajinasi.
  • Jika tidak memiliki gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kopi, rutinlah minum kopi.

Menurut dr. Alvin Nursalim, Sp. PD, konsumsi kafein dalam jangka panjang mampu meningkatkan produksi cairan otak dan memelihara sirkulasi darah ke otak.

  • Anda juga bisa terapkan pola makan sehat Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay (diet MIND). Makanan yang dikonsumsi adalah kacang-kacangan, aneka buah beri, ikan, minyak zaitun, dan wine.

Kemampuan berimajinasi memang akan menurun seiring bertambahnya usia. Namun, bukan berarti kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk mencegahnya.

Bila Anda punya pertanyaan seputar fungsi otak atau kondisi kesehatan lainnya, langsung saja konsultasikan kepada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar