Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • 7 Tahun Penantian, Asmirandah Hamil 3 Bulan Lewat Bayi Tabung

7 Tahun Penantian, Asmirandah Hamil 3 Bulan Lewat Bayi Tabung

Setelah menanti selama tujuh tahun, artis cantik Asmirandah akhirnya berhasil hamil lewat program bayi tabung. Seperti apa kisahnya?

Kehamilan umumnya jadi salah satu hal yang paling ditunggu oleh banyak pasangan yang sudah menikah. Namun sayangnya, tidak semua orang mudah untuk mendapatkan kehamilan.

Sama halnya dengan artis asal Indonesia, Asmirandah yang akhirnya dikabarkan hamil setelah menanti selama tujuh tahun pasca pernikahannya.

Asmirandah Tengah Hamil 3 Bulan

Setelah menanti cukup lama, Asmirandah positif dinyatakan hamil tiga bulan oleh tim dokter. Hal ini pun diungkapkan langsung oleh Asmirandah dalam postingan Instagram-nya beberapa hari lalu.

Merangkum berbagai sumber, Asmirandah menjadi salah satu selebriti yang sukses hamil melalui metode bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF). Kabarnya, Asmirandah bersama sang suami, Jonas Rivanno mulai berkonsultasi dengan dokter pada Februari lalu.

Setelah berkonsultasi, satu bulan kemudian, Asmirandah menjalani proses ovum pick-up (OPU). Namun, karena pandemi virus corona, transfer embrio baru bisa dilakukan pada bulan April.

Luar biasanya, tidak butuh waktu lama dan masih di bulan yang sama, Asmirandah merasakan adanya tanda-tanda kehamilan pada dirinya.

Karena rasa curiga tersebut, artis berusia 30 tahun tersebut memutuskan untuk mengecek kehamilan dengan menggunakan test pack.

Tak disangka, hasilnya memperlihatkan dua garis dan Asmirandah dinyatakan positif hamil.

Tidak hanya karena anugerah Tuhan, usaha Asmirandah untuk mendukung keberhasilan proses bayi tabung juga dilakukan.

Ia memilih vakum sejenak dari dunia hiburan sampai program bayi tabungnya benar-benar berhasil.

Melansir laman Kompas, Asmirandah juga mengaku jadi lebih dekat dengan sang suami. Dirinya mengatakan tidak merasa mengidam, tapi hanya ingin dekat dengan suami terus.

Selain itu, Jonas Rivanno juga menyebut sang istri jadi lebih manja selama masa kehamilan.

Artikel Lainnya: Hamil saat Pandemi Virus Corona, Ini Cara Lakukan Pemeriksaan Kehamilan

1 dari 3 halaman

Program Bayi Tabung Asmirandah Terhambat Pandemi 

Seperti yang dikatakan sebelumnya, proses transfer embrio harus tertunda akibat pandemi virus corona.

Bukan tanpa alasan, penundaan ini juga berguna untuk menjamin keberhasilan dari proses bayi tabung tersebut.

“Virus corona bisa menyerang siapa saja. Untuk proses transfer embrio, calon ibu harus dipastikan sehat secara fisik dan mental. Peralatan yang digunakan pun harus sangat steril. Bila tidak steril, ini bisa menginfeksi embrio dan membuat embrio jadi tidak berkembang,” jelas dr. Devia Irine Putri terkait hal itu.

Meski begitu, bila calon ibu sudah tidak sabar dan ingin cepat memulai program, transfer embrio bisa dilakukan asalkan ada pemeriksaan lab untuk skrining COVID-19.

2 dari 3 halaman

Apakah Program Bayi Tabung Pasti Berhasil?

Bayi tabung adalah suatu prosedur medis di mana sel telur wanita dibuahi oleh sel sperma pria di luar rahim.

Proses ini bertujuan untuk menghasilkan embrio, yang kemudian dibekukan atau dilakukan transfer ke dalam rahim wanita dengan harapan akan terjadi kehamilan.

Meski sangat mungkin membantu pasangan untuk mendapat momongan, tapi tidak semua program bayi tabung berhasil.

Menurut dr. Devia, ada beberapa faktor yang turut mendukung keberhasilan proses bayi tabung, misalnya faktor usia.

“Semakin tua usia wanita, maka semakin sulit proses bayi tabung untuk berhasil. Jika usia wanita atau pria sudah di atas 40 tahun, maka kualitas sel telur dan sperma juga tidak sebagus saat usia produktif seperti di bawah 35 tahun,” ujar dr. Devia.

Artikel Lainnya: Harus Imunisasi Bayi saat Pandemi Virus Corona, Perhatikan Hal Ini

Selain itu, pola hidup yang tidak sehat juga jadi salah satu faktor dari kegagalan proses bayi tabung.

Kebiasaan merokok, minum alkohol, jarang olahraga, dan makan-makanan yang tidak bergizi membuat proses bayi tabung jadi terhambat.

“Selama menjalani program bayi tabung, Anda sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Salah satu pola makan yang direkomendasikan adalah diet mediteranian, yang menurut riset dapat membantu kesuksesan program bayi tabung.

Diet mediteranian mengutamakan konsumsi buah dan sayur, sumber protein minim lemak, biji-bijian, susu rendah lemak, dan sumber lemak yang sehat,” jelas dr. Devia.

Apabila ada kondisi medis yang mendasari, seperti masalah rahim atau kelainan pada indung telur, hal ini juga dapat memengaruhi keberhasilan program IVF.

Program bayi tabung memang dapat menjadi solusi bagi pasangan suami-istri yang kesulitan mendapatkan anak. Namun, program ini tidaklah semudah kelihatannya.

Perlu adanya usaha dan komitmen dari Anda dan pasangan agar program bayi tabung bisa berhasil.

Bila ingin konsultasi seputar IVF dan masalah kehamilan dengan dokter spesialis kandungan, gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar