Sukses

Anak Suka Membantah, Ini Cara Bunda Menghadapinya

Apakah anak Anda tiba-tiba menjadi suka membantah? Jangan buru-buru terpancing amarah. Lebih baik lakukan ini untuk mengatasi anak yang suka membantah.

Usia anak yang terus bertambah membuatnya semakin tahu tentang apa yang diinginkan. Hal ini terkadang membuatnya sulit diatur. Bahkan pada beberapa kasus, anak melawan orang tua bisa saja terjadi.

Anak yang tidak bisa diatur dan terus membantah perkataan orang tua tentu bisa bikin Anda naik pitam, bukan? Tenang, jangan buru-buru terpancing emosi. Lebih baik ketahui dulu alasan di balik perilaku membangkang pada anak.

1 dari 4 halaman

Mengapa Anak Suka Membangkang atau Memberontak?

Menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi, banyak sekali faktor yang membuat anak yang melawan orang tuanya. Misalnya, sedang mencari perhatian orang tua atau memang anak tersebut sedang mempertahankan keinginannya.

"Sebenarnya banyak faktor mengapa anak jadi suka membangkang, baik internal maupun eksternal. Faktor tersebut biasanya juga dipengaruhi oleh aturan rumah yang ketat buat si anak, tidak demokratis," ungkap Ikhsan. 

Artikel Lainnya: Orang Tua Wajib Tahu, Ini 5 Penyebab Anak Menjadi Nakal

Melanjutkan penjelasan, Ikhsan berkata bahwa maksud dari tidak demokratis di sini adalah tidak adanya kesepakatan dengan anak mengenai peraturan yang ada di dalam keluarga. Akhirnya, anak merasa tidak nyaman sehingga akan berontak pada waktunya.

"Jangan salah, anak yang membangkang bisa juga pertanda bahwa ia butuh perhatian. Mungkin karena orang tua terlalu sibuk atau terlalu pilih kasih dalam mengasuh anak. Akhirnya anak membangkang, baik dengan membantah perkataan orang tua atau mencari gara-gara dengan orang lainnya," kata Ikhsan.

“Orang tua perlu sadar bahwa anak tersebut tidaklah berbuat kenakalan. Mereka sebenarnya cuma cari perhatian saja, tapi caranya yang salah. Akhirnya, orang tua menyalahkan anak. Padahal, orang tua juga perlu introspeksi," sambungnya.

Ikhsan juga berkata bahwa perilaku anak melawan orang tua mungkin dilakukan sebagai bentuk protes. Hal tersebut dilakukan karena anak merasa tidak nyaman, tertekan, atau tidak diberikan pilihan. 

Artikel Lainnya: Anak Mulai Bertingkah, Siasati dengan 3 Cara Ini!

2 dari 4 halaman

Anak yang Memberontak Tak Selamanya Buruk

Ada kalanya, tindak pemberontakan yang dilakukan anak membawa manfaat. Ikhsan menjelaskan bahwa perilaku tersebut mungkin saja dilakukan anak sebagai perwujudan bahwa dirinya sedang mengeksplor sesuatu.

"Membangkang tak selamanya buruk. Bisa jadi ini cuma masalah pandangan saja. Misalnya anak hendak mengeksplor sesuatu, tapi orang tua malah menganggap mereka membangkang," ungkap Ikhsan.

"Dalam konteks eksplor, dibilangin seperti apa pun, anak akan tetap melakukannya. Makin dilarang, makin dilakukan. Anak ingin tahu dengan cara mereka sendiri. Jadinya, salah kaprah, dibilang membangkang, padahal tidak," sambungnya.

Terkait hal tersebut, Ikhsan juga menyatakan bahwa orang tua perlu introspeksi diri jika anak sampai melakukannya. 

"Balik lagi kepada orang tua, coba introspeksi diri. Apakah mereka lebih mementingkan diri sendiri dibanding anak, atau tidak?," lanjutnya.

Artikel Lainnya: Tips Menerapkan Sikap Disiplin pada Anak

3 dari 4 halaman

Cara Tepat Mengatasi Anak yang Suka Membantah

Berikut ini beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasi anak yang suka membantah:

  • Jangan Beri Label Pembangkang

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menghindari memberi label pembangkang pada anak. Jangan hanya karena anak melawan orang tua sesekali lalu dicap sebagai pembangkang.

"Anggapan yang salah bisa melukai perasaan si anak. Sebab, kita tidak tahu apa alasan anak melakukan hal tersebut. Jadi, sebelum judging, tanya anak kenapa mereka melakukannya," kata Ikhsan.

  • Ajak Anak Bicara

Coba ajak anak bicara empat mata. Ingat, perilaku membangkang pada anak bisa saja terjadi karena mereka sedang cari perhatian dari orang tuanya.

"Ajak duduk dan ngobrol bersama. Bikin suasananya senyaman mungkin. Dengan begini, anak mungkin akan bercerita tentang alasannya melakukan tindakan membangkang," saran Ikhsan.

  • Jangan Terpancing Emosi dan Menghakimi Anak

Ketika anak melawan orang tua, jangan langsung terpancing emosi dan menghakiminya. Lebih baik hadapi dengan kepala dingin, dan tanyakan tentang kemauan anak yang sebenarnya. 

“Fokuskan pada anak. Jangan fokus hanya karena orang tua mau didengar,” ujar Ikhsan.

  • Bicarakan Aturan dengan Anak

Libatkan anak dalam mebuat peraturan dalam berkeluarga. Anda bisa mendengar dari sisi mereka, maunya seperti apa. Berikan pula instruksi dengan jelas dan detail. Jangan sampai anak mencari celah dari instruksi yang Anda lontarkan. 

Demikian beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi anak yang suka membantah. Jika dalam praktiknya Anda menemukan kendala, jangan sungkan untuk minta saran dan bantuan dari orang yang lebih ahli. 

Ingin tahu lebih banyak mengenai cara menghadapi anak yang suka membantah? Atau Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan secara umum? Anda bisa menggunakan layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Gratis, lho!

(NB)

0 Komentar

Belum ada komentar