Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Hati-Hati! Virus Corona Ternyata Bisa Menular Lewat Cerpelai

Hati-Hati! Virus Corona Ternyata Bisa Menular Lewat Cerpelai

Jika sebelumnya dikabarkan virus corona tidak menular lewat binatang, kini kasus terbaru di Belanda tunjukan virus corona menular lewat Cerpelai.

Banyak negara yang sudah mulai melonggarkan sistem lockdown karena jumlah kasus penyebaran virus corona sudah menurun. Namun, kasus terbaru muncul saat binatang cerpelai, dikabarkan bisa menularkan COVID-19 pada manusia. Hal ini mengkhawatirkan.

Petugas Peternakan Cerpelai di Belanda Positif Virus Corona

Mengutip laman Hamodia, penularan virus corona dari cerpelai ke manusia dilaporkan terjadi di Belanda. Ini merupakan kasus pertama di dunia, di mana penularan COVID-19 dikabarkan ditularkan dari hewan ke manusia.

Kabar mengejutkan ini diinformasikan oleh direktur Institut Kesehatan Belanda (RIVM), Jaap Van Dissel. Ia mengatakan bahwa kucing dan hewan peliharaan lainnya memang bisa terinfeksi COVID-19, tapi penularan dari cerpelai ke manusia, merupakan kasus baru dan unik.

Dirinya juga menyimpulkan, binatang memang mungkin jadi salah satu penyebar virus corona terbesar yang terjadi di Tiongkok. Cerpelai yang positif coronavirus ini ditemukan di empat dari 155 peternakan di Belanda.

Artikel Lainnya: Perhatikan, Ini 5 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa

1 dari 5 halaman

Semua Peternakan Cerpelai di Belanda Diperiksa Virus Corona

Dari kasus ini, Pemerintah Belanda akhirnya melakukan pemeriksaan kesehatan pada seluruh peternakan cerpelai di negaranya.

Pemeriksaan ini wajib dan masuk dalam prosedur kepentingan kesehatan karyawan, menurut Pemerintah Belanda, Selasa (19/05), dikutip dari The Strait Times.

Sebab, seorang pekerja pertanian terinfeksi dengan strain yang secara genetik mirip dengan yang ada di dalam tubuh cerpelai. Hal ini pun menunjukkan bahwa cerpelai diduga sebagai sumber penularan COVID-19.

Para peneliti berpendapat, penularan dari manusia bisa terjadi melalui pakan cerpelai yang terkontaminasi atau dari bahan selimut yang terkena droplet hewan yang mengalami COVID-19.

Sebagai informasi, cerpelai di Belanda dibudidayakan untuk diambil bulunya dan diolah menjadi selimut dan pakaian. Namun, bisnis dari peternakan ini akan dihentikan pada tahun 2024 berkat tekanan kelompok penyayang hewan.

2 dari 5 halaman

Beberapa Kucing dan Anjing di Belanda Juga Positif Virus Corona

Mengutip Dutch News, selain binatang cerpelai, seekor anjing dan tiga ekor kucing di Belanda juga diketahui positif virus corona, hal ini diinformasikan oleh Kementerian Pertanian Belanda.

Tiga kucing tersebut hidup di salah satu dari empat peternakan, yang mana sebelumnya, anjing di peternakan itu sudah terinfeksi virus corona.

Meski begitu, Kementerian Pertanian Belanda mengatakan, sangat tidak mungkin jika binatang bisa menginfeksi virus corona ke manusia. Karena kucing dan anjing ini mendapatkan virus corona dari penularan manusia.

Hanya saja, untuk langkah antisipasi, pemerintah menyarankan agar orang-orang yang memiliki binatang peliharaan dengan gejala virus corona, sebaiknya tidak menyentuh dan jangan bawa hewan tersebut ke luar rumah.

Segera cuci tangan jika Anda tidak sengaja menyentuh binatang peliharaan, dan gunakan masker ketika memberi mereka makan.

Artikel Lainnya: Cuci Tangan, Cara Efektif Cegah Penularan Virus Corona

3 dari 5 halaman

Benarkah Hewan Bisa Menularkan Virus Corona ke Manusia?

Kasus binatang positif virus corona memang tidak hanya terjadi di Belanda. Pada bulan Maret lalu, muncul juga kasus di Hongkong, di mana pihak berwenang setempat memperingati warganya agar menjauhi anjing mereka.

Ini terjadi setelah salah satu anjing milik wanita berusia 60 tahun, memiliki tingkat infeksi rendah virus corona.

Dengan beberapa kasus binatang positif virus corona, muncul pertanyaan, apakah hewan nantinya bisa menularkan virus corona ke manusia?

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, sampai saat ini, belum ada penelitian pasti  yang mengatakan bahwa hewan bisa menularkan virus corona pada manusia.

“Baik Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan World Organization for Animal Health telah mengeluarkan pernyataan tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan dapat menyebarkan virus. Dan kasus yang terjadi di Belanda ini kan masih dalam tahap penelitian juga. Jadi memang tidak ada bukti yang jelas,” ujar dr. Devia.

Meski begitu, dr. Devia mengatakan, binatang memang bisa tertular virus corona dan ini akibat penularan yang terjadi dari manusia itu sendiri.

4 dari 5 halaman

Ada Hewan Peliharaan di Rumah, Apa yang Harus Dilakukan?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, belum ada penelitian pasti yang mengatakan bahwa hewan bisa menularkan virus corona ke manusia. Tapi, tidak ada salahnya jika Anda tetap mengantisipasi dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini.

  1. Bersihkan kandang secara rutin, semprotkan cairan desinfeksi juga.
  2. Selalu cuci tangan setelah memegang hewan dan membersihkan kandangnya.
  3. Merawat hewan peliharaan dengan baik agar tetap sehat, misalnya berikan vaksin sesuai jadwalnya, dan mandikan secara rutin sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
  4. Sebaiknya hindari juga mencium atau menjilat hewan peliharaan.
  5. Jika Anda memiliki gejala virus corona, hindari berkontak langsung dengan hewan agar mereka tidak tertular.
  6. Jika hewan memiliki gejala virus corona seperti batuk, pilek, dan terlihat sulit bernapas, jangan sungkan untuk membawanya ke dokter hewan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus corona dari manusia ke hewan, maupun hewan ke manusia (meski belum jelas buktinya).

Jika Anda memiliki gejala coronavirus, segera lakukan isolasi mandiri atau segera lakukan tes COVID-19 terdekat dari rumah Anda.

Apabila mau tahu lebih lanjut seputar COVID-19 gunakan fitur LiveChat untuk konsultasi langsung dengan dokter. Sedangkan untuk membantu menentukan gejala, Anda bisa mencoba tes coronavirus online di sini.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar