Sukses

Kerja #DiRumahAja Bisa Ganggu Kesehatan Mata, Mengapa?

Tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tapi terkadang kerja #DiRumahAja juga bisa pengaruhi kesehatan fisik salah satunya mata.

Pada masa pandemi seperti sekarang, kerja #DiRumahAja memang jadi salah satu kegiatan yang sebenarnya harus dilakukan semua orang. Hal ini berguna untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang semakin tinggi angkanya di Indonesia.

Bagi sebagian orang, kerja di rumah mungkin jadi salah satu keuntungan karena bisa lebih dekat dengan keluarga dan menghemat uang transportasi.

Namun, bagi sebagian lainnya, kerja di rumah justru bisa bikin suntuk, bahkan bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan pada mata,

Mengapa Work from Home Bisa Ganggu Kesehatan Mata?

Di era serba digital, pekerjaan yang Anda lakukan sebagian besar pasti berkaitan dengan komputer, laptop, dan berbagai macam gadget lainnya.

Dengan waktu bekerja 7-8 jam setiap hari, tidak heran bila mata akan sering terpapar layar elektronik hingga menimbulkan gangguan.

Faktor pertama timbulnya gangguan pada mata selama WFH adalah terlalu sering memandang layar laptop dan berada di ruangan ber-AC, sehingga menyebabkan mata kering.

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, orang yang terlalu banyak memandang layar komputer atau gadget untuk bekerja bisa terkena Computer Vision Syndrome (CVS).

Ini adalah kumpulan gejala yang bisa timbul pada mata karena penggunaan alat elektronik secara berlebihan atau dalam waktu yang panjang.

Kedua, kurangnya pencahayaan di dalam rumah jadi faktor lainnya yang menyebabkan mata jadi lebih bermasalah selama kerja di rumah.

Artikel lainnya: Benarkah Bekerja dari Rumah Lebih Baik dibanding di Kantor?

“Gangguan CVS bisa meliputi mata lelah, nyeri pada kepala, penglihatan buram, mata kering, serta nyeri pada leher dan pundak. Kondisi ini juga bisa terjadi karena kurangnya pencahayaan di dalam ruangan, kontras pada layar digital yang kurang atau berlebihan, dan jarak pandang yang tidak sesuai,” jelas dr. Devia.

“Berbagai keluhan akibat CVS umumnya memang bersifat sementara. Namun, beberapa studi juga menemukan bahwa keluhan penurunan tajam penglihatan akan menetap dan bisa terus terjadi, meski sudah berhenti bermain gadget atau bekerja di depan laptop,” tambahnya.

1 dari 3 halaman

Lebih Sering Pusing, Kenapa?

Sakit kepala merupakan keluhan yang paling umum terjadi pada banyak orang. Ada banyak penyebab sakit kepala yang mungkin sudah Anda ketahui.

Mulai dari hal sepele seperti kurang tidur sampai yang berat seperti kanker otak, bisa menyebabkan sakit kepala.

Tapi, apakah gangguan mata juga bisa jadi salah satu penyebab kepala pusing? Dokter Nadia Octavia mengatakan memang betul gangguan mata bisa menyebabkan kepala jadi pusing.

“Ya, gangguan penglihatan bisa memunculkan sakit kepala. Ini dikarenakan adanya perubahan cahaya dari layar komputer, yang bisa merangsang saraf area mata dan memicu terjadinya keluhan tersebut.

Selain itu, orang yang terbiasa lama menatap layar laptop dan dibarengi dengan postur tubuh yang buruk juga bisa menyebabkan gejala sakit kepala semakin parah,” jelas dr. Nadia.

Nah, bila Anda sering mengalami sakit kepala akibat gangguan mata, dr. Nadia menyarankan untuk memberikan jeda selama 10 menit untuk setiap jam yang Anda habiskan di depan laptop.

Artikel lainnya: Mengapa Jadi Susah Bangun Pagi Selama Kerja dari Rumah?

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Gangguan Mata selama Work from Home

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan mata selama Anda bekerja di rumah. Dijelaskan oleh dr. Devia, berikut tipsnya:

  • Kerja dengan posisi laptop/komputer yang baik. Duduk di meja, jarak layar dengan mata setidaknya sepanjang lengan Anda, dan pastikan jaraknya tidak terlalu dekat.
  • Atur pencahayaan laptop/gadget sesuai dengan mata Anda. Pastikan pencahayaannya sesuai dengan lingkungan rumah (tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang).
  • Bila mulai merasa tidak nyaman, segera istirahatkan mata. Jauhi layar laptop terlebih dahulu, kemudian lihat pemandangan lain, seperti pohon atau tanaman hijau (melihat sejauh 6 meter ke arah lain).
  • Pastikan Anda tetap berkedip. Pasalnya, terlalu fokus bekerja bisa membuat Anda jadi lupa berkedip. Padahal, berkedip bisa membantu memberikan pelumas pada mata agar tidak kering.
  • Anda yang memiliki gangguan pada fokus atau koordinasi pada mata (yang tidak dapat dikoreksi dengan baik menggunakan kacamata atau lensa kontak), dapat menggunakan visual training yang dapat melatih hubungan antara otak dan mata.

Tuntutan bekerja menggunakan perangkat elektronik saat ini tidak dapat dihindari. Namun, keluhan mata lelah akibat computer vision syndrome dapat diminimalkan dengan melakukan langkah-langkah di atas.

Jika Anda punya keluhan menetap, maka segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata. Untuk konsultasi awal, bisa gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar