Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Sering Jadi Menu Lebaran, Bumil Jangan Kebanyakan Makan Hati Ayam, Ya!

Sering Jadi Menu Lebaran, Bumil Jangan Kebanyakan Makan Hati Ayam, Ya!

Menu Lebaran sambal goreng hati yang terbuat dari hati ayam memang menggiurkan. Tapi, bumil jangan ambil banyak-banyak, ya. Akibatnya bisa begini!

Selain ketupat dan opor ayam, sambal goreng hati juga jadi menu Lebaran yang kerap ada di meja makan. Namun, hati-hati bila makan terlalu banyak. Pasalnya, efek makan hati ayam kebanyakan itu tak baik, khususnya buat ibu hamil. Kenapa, ya?

Manfaat Hati Ayam untuk Ibu Hamil

Nah, menurut dr. Devia Irine Putri, hati ayam itu sendiri bermanfaat untuk bumil bila dikonsumsi secukupnya. Jadi, larangan bahwa ibu hamil tidak boleh makan hati ayam sama sekali kurang tepat.

“Hati ayam itu mengandung banyak zat besi, protein, mineral, dan vitamin. Malah, hati ayam disarankan untuk ditambahkan ke dalam menu makan bumil, khususnya di trimester pertama, karena bisa mencukupi kebutuhan zat besi,” kata dr. Devia.

Perlu diketahui, ibu hamil tidak boleh mengalami anemia. Karena itulah, ia tidak boleh kekurangan zat besi dan harus mengonsumsi makanan yang mengandung zat tersebut.

Jika bumil mengalami anemia, maka oksigen tidak bisa dikirim ke seluruh organ tubuh. Alhasil, bumil akan terus-menerus merasa lelah.

Selain itu, anemia pada ibu hamil juga berkaitan dengan lahirnya anak dengan kondisi stunting. Dokter Nabila Viera Yovita pun pernah mengatakan hal serupa kepada KlikDokter,

“Ibu hamil yang anemia rentan lahirkan anak stunting. Sel darah merah berfungsi mengalirkan nutrisi ke seluruh tubuh dan janin. Jika jumlahnya sedikit, maka pendistribusian nutrisi ke janin tidak maksimal,” jelas dr. Nabila.

Karena hati ayam mengandung zat besi, maka pada dasarnya hati ayam baik untuk ibu hamil. Asalkan, jumlah konsumsinya pas!

Artikel Lainnya: MPASI Hati Ayam, Adakah Manfaatnya untuk Kesehatan Bayi?

1 dari 3 halaman

Efek Makan Hati Ayam Terlalu Banyak bagi Ibu Hamil

Apabila hati ayam dikonsumsi terlalu sering dan terlalu banyak, justru dapat menimbulkan masalah pada kesehatannya sendiri dan janin yang dikandung.

Seperti yang sempat disinggung di atas, hati ayam juga mengandung vitamin, lebih tepatnya vitamin A. Nah, dalam 100 gram hati ayam, ada 4.000 mikrogram vitamin A.

Jumlah itu jauh lebih banyak dari kebutuhan vitamin A harian yang disarankan untuk ibu hamil, yaitu 750-900 mikrogram.

Vitamin A memang penting untuk tumbuh kembang janin, serta membentuk imunitas tubuh ibu hamil dan janin. Sayangnya, bila dikonsumsi terlalu banyak, kelebihan vitamin A justru berbahaya karena bisa menyebabkan cacat janin.

Janin bisa mengalami keracunan vitamin A bila bumil makan hati ayam terlalu banyak.

Tak cuma itu, waspada juga bila menu hati ayam tidak Anda masak sendiri. Bahaya makan hati ayam yang dimasak kurang matang adalah adanya infeksi bakteri Campylobacter dan Salmonella.

Kedua bakteri tersebut bisa memicu penyakit diare, demam, mual, muntah, hingga kram perut. Tentu kondisi-kondisi tersebut sangat berbahaya bagi bumil.

Artikel Lainnya: Hati-hati, 8 Makanan yang Ini Bisa Bikin Anda Keracunan!

2 dari 3 halaman

Batasan Aman Makan Hati Ayam untuk Bumil

Supaya efek-efek buruk di atas tidak dialami bumil namun manfaat zat besi dari hati ayam tetap dapat dirasakan, maka ada batasan tertentu yang mesti dipatuhi.

“Ya, Anda tetap bisa makan hati ayam 1-2 kali dalam seminggu. Maksimal porsinya adalah 75 gram, itu kurang lebih satu setengah hati ayam. Jangan lebih dari itu bila tak ingin merasakan efek sampingnya,” tegas dr. Devia.

Selain itu, perhatikan juga proses memasaknya. Hati ayam harus dimasak sampai benar-benar matang untuk membunuh bakteri yang tersisa.

Ini sebenarnya juga berlaku untuk bahan makanan yang lain. Saat hamil, hindari makan makanan setengah matang, apalagi mentah.

Ingat, bukannya tak boleh makan hati ayam sama sekali. Yang penting, bumil harus tahu dan patuhi batasan makan hati ayam yang diperbolehkan. Jadi, jangan kalap, ya, saat menyantapnya!

Punya pertanyaan seputar pantangan makanan ibu hamil? Yuk, langsung konsultasi dengan dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar