Sukses

Terlalu Lama di Rumah, Awas Risiko Cabin Fever!

Bukan penyakit demam biasa, tapi cabin fever adalah gangguan yang bisa muncul bila Anda terlalu lama berada di rumah. Gangguan seperti apa itu?

Kewajiban untuk melakukan physical distancing dan self-quarantine dalam jangka waktu yang lama memang bisa bikin seseorang merasa cemas, stres, dan depresi. Tidak hanya itu, terlalu lama berada di rumah juga bisa membuat Anda terkena cabin fever. Apa maksudnya? 

Apa Itu Cabin Fever?

Cabin fever adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai perasaan negatif akibat terlalu lama berada di dalam suatu ruangan atau rumah. 

Kondisi ini memang rentan menyerang siapa saja, termasuk Anda ketika terpaksa harus berada di dalam rumah dalam waktu yang cukup lama. 

Zarra Dwi Monica, M.Psi., Psikolog menjelaskan seseorang yang mengalami cabin fever umumnya akan mudah merasa sedih, bosan, cemas, gelisah, mudah marah, dan memiliki beragam perasaan negatif yang terus mengintai. 

“Sebenarnya, cabin fever merupakan sebuah kondisi yang wajar dialami seseorang, terutama dalam masa pandemi seperti sekarang. Karena akan ada keterbatasan ruang gerak, di mana segala aktivitas jadi terhambat dan Anda tidak bisa bebas berkegiatan,” ujar Zarra kepada KlikDokter.

Artikel Lainnya: Perhatikan, Ini 5 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa

1 dari 3 halaman

Gejala Cabin Fever

Menurut Zarra, gejala cabin fever yang dialami setiap orang itu berbeda-beda. 

Namun, perasaan negatif yang muncul dalam diri seseorang biasanya tidak hanya datang sekali atau dua kali. Perasaan negatif ini akan muncul berulang-ulang, sehingga menimbulkan kecemasan yang berlebihan

Beberapa gejala umum cabin fever yang perlu Anda ketahui, seperti: 

  • Sering merasa kelelahan meski sudah cukup tidur. 
  • Selalu merasa tidak berenergi. 
  • Merasa sedih tanpa ada alasan yang jelas.
  • Mudah merasa gelisah dan cemas.
  • Jadi lebih mudah tersinggung, marah, dan tidak sabar.
  • Berat badan bisa naik dan turun secara drastis.
  • Insomnia
  • Sulit mengendalikan emosi dan kadar stres. 
  • Lebih sulit percaya dengan orang sekitar. 

Meski tidak masuk dalam gangguan psikologis, tapi cabin fever yang secara berlebihan dialami seseorang akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan fisik atau mental seseorang. 

“Kalau kadar cabin fever tidak di-manage dengan baik, maka kedepannya akan menimbulkan risiko gangguan yang lebih besar. Tentunya ini akan berpengaruh pada kesehatan psikis dan fisik seseorang. Jadi memang harus diatasi dengan baik dan benar,” ujar Zarra.

Artikel lainnya: Tetap Mesra selama Pandemi Virus Corona? Ini Rahasia dari Dokter Boyke!

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Cabin Fever

Salah satu cara paling baik untuk mengatasi cabin fever adalah dengan pergi ke luar rumah. Namun dalam kondisi pandemi seperti sekarang, rasanya tidak mungkin bagi masyarakat untuk pergi jalan-jalan ke luar rumah, kan

Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi cabin fever tanpa harus pergi ke luar rumah, yaitu: 

  1. Tetap Berhubungan Baik dengan Orang Lain

Menurut Zarra, meski tidak bisa bertatap muka dengan kerabat terdekat, bukan berarti komunikasi jadi terputus. 

Misalnya, atur jadwal untuk video call bersama sambil main game online, atau saling bertukar cerita tentang kehidupan selama pandemi. 

  1. Cari Kesibukan yang Menyenangkan 

Melakukan kegiatan yang disukai memang bisa membantu menurunkan kadar stres selama berada di dalam rumah. 

Anda bisa melakukan kegiatan yang sekarang sedang tren, seperti virtual photoshoot, atau sekadar melakukan hobi seperti memasak, menulis lagu, olahraga, menonton, dan sebagainya. 

  1. Rutin Berolahraga

Meski hanya di rumah saja, Anda tetap wajib melakukan olahraga, ya. Selain baik untuk kesehatan fisik, olahraga juga bagus untuk meningkatkan kesehatan psikis. Ada banyak pilihan olahraga di rumah yang menyenangkan, seperti zumba, yoga, kelas menari online, pilates, lari di komplek rumah, bersepeda, dan sebagainya. 

  1. Cari Udara Segar di Depan Rumah

Agar rasa jenuh bisa terobati, cobalah duduk di depan rumah sambil berjemur di bawah matahari pagi. Menghirup udara segar dan melihat pemandangan lain bisa sedikit membantu Anda mengatasi rasa jenuh. 

Tetap ingat untuk physical distancing, serta segera cuci tangan dan mandi ketika selesai mencari udara segar. 

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi cabin fever selama masa pandemi virus corona. Kalau ingin tanya psikolog seputar gangguan psikis selama pandemi, Anda bisa pakai LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar