Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Siapkan Takjil Berbuka Untuk Anak, Bolehkah Konsumsi Frozen Banana?

Siapkan Takjil Berbuka Untuk Anak, Bolehkah Konsumsi Frozen Banana?

Buat orang tua yang mau menyiapkan takjil, cobalah frozen banana. Tapi, amankah pisang beku disantap oleh anak-anak?

Saat bulan Ramadan seperti sekarang ini, orang tua biasanya harus putar otak untuk menyediakan takjil berbuka puasa bagi anak. Selain rasanya harus lezat, takjil juga harus memiliki nutrisi yang baik.

Pilihan takjil untuk berbuka puasa banyak sekali. Anda bisa menyajikan gorengan, es buah, kolak, sampai kurma. Bagi anak-anak, tentu menyenangkan ketika berbuka puasa dengan makanan yang enak, apalagi setelah puasa lebih dari 12 jam.

Nah, salah satu pilihan menu takjil berbuka puasa yang bisa diberikan kepada anak-anak adalah frozen banana. Makanan beku tersebut memang sedang nge-trend saat ini. Akan tetapi, bolehkah anak-anak mengonsumsi frozen banana untuk berbuka puasa?

Apa Frozen Banana Aman untuk Anak?

Beberapa penelitian baru-baru ini menunjukkan, bahwa terdapat manfaat kesehatan saat mengonsumsi produk makanan beku, terutama dari buah dan sayuran. Tapi, bagaimana dengan makanan beku seperti frozen banana?

Ada sebuah percobaan yang membandingkan kandungan nutrisi makanan segar yang dibekukan dengan produk makanan beku.

Makanan yang dibekukan dibuat dengan menyimpan makanan segar di kulkas rumahan biasa. Lalu, makanan tersebut didiamkan di  suhu 4 derajat Celcius selama tiga hari sampai beku

Sedangkan produk makanan beku ini memang dibuat atau diproduksi dalam bentuk beku, dan disimpan dalam freezer bersuhu -20 derajat Celcius.

Hasilnya, zat antioksidan serta nutrisi dalam makanan yang dibekukan di kulkas ditemukan menurun dan lebih sedikit gizinya dibanding dengan produk makanan beku.

Penelitian lain dari MedicalDaily pun juga mendukung teori tersebut. Di mana produk beku dianggap mengandung vitamin lebih tinggi daripada makanan segar yang dibekukan.

Dua penelitian dari Leatherhead Food Research dan University of Chester juga telah mengemukakan, produk buah dan sayuran beku cenderung lebih kaya vitamin C, polifenol, anthocyanin, lutein, dan beta-karoten.

Artikel Lainnya: Kapan Waktu yang Tepat Ajarkan Anak untuk Puasa?

Satu hal yang perlu diperhatikan, tidak semua buah dan sayuran bisa dibuat atau diproduksi beku. Buah dan sayuran dengan kadar air tinggi, misalnya mentimun, jamur, dan selada, mungkin tidak bisa membeku sempurna.

Sebab, semakin tinggi kandungan air dalam makanan, semakin besar pembekuan kristal es yang dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar dalam kualitas makanan.

Di sisi lain, menurut dr. Devia Irine Putri, makanan beku (dalam hal ini frozen banana) tidak masalah dan boleh saja dikonsumsi oleh anak-anak. Termasuk jika frozen banana dibuat sendiri di rumah.

"Boleh boleh aja kalau frozen banana buatan sendiri, karena penyimpanannya kan terjamin dan pembuatan makanannya juga terjamin. Kalau yang dijual bebas harus hati-hati terkait pengolahannya," ujarnya.

"Selain itu, kalau menurut FDA (BPOM) tidak ada perubahan nutrisi, maka aman dikonsumsi. Tapi, perhatikan kalau ada perubahan konsistensinya, mungkin pas menyimpannya kurang baik," lanjutnya.

Perubahan konsistensi yang dimaksud adalah setelah dari freezer dibawa ke suhu ruangan. Maksimal penyimpanan produk makanan beku juga hanya 1 bulan.

Kesimpulannya, makanan yang dibekukan dengan produk makanan beku sama-sama aman dikonsumsi. Perbedaannya, ada pada tingkat gizi yang terkandung. Di mana kandungan gizi pada produk makanan beku sedikit lebih banyak.

Namun, perhatikan kandungan gizi pada label kemasan produk makanan beku, ya. Sebab, tidak jarang banyak tambahan seperti garam atau zat kimia lainnya agar makanan tersebut tahan lama di pasaran.

Sedangkan pada makanan segar yang dibekukan, agar aman dikonsumsi maka harus dibuat atau diolah dengan cara tepat.

Artikel Lainnya: Menu Buka Puasa untuk Anak, Bagaimana Sebaiknya?

1 dari 3 halaman

Cara Olah Frozen Banana yang Tepat?

Cara mengolah frozen banana ini mudah. Pasalnya, semua terbuat dari bahan alami, rasanya enak, dan sangat mudah dibuat. Frozen banana bisa menjadi sajian sederhana yang lezat dan pas diberikan saat berbuka puasa.

Jika Anda belum mencoba suguhan pisang beku, silakan luangkan waktu lima menit untuk menyiapkan camilan sehat ini. Begini caranya:

  1. Siapkan Pisang

Pastikan pisang yang Anda pilih sudah matang sempurna. Jenis pisang yang bisa Anda pilih adalah pisang kuning. Pisang hijau, pisang matang, atau yang sudah berwarna coklat agak sulit dibekukan.

Iris pisang dengan ketebalan sekitar 1,5 sampai 2 cm. Jangan terlalu tips, ya, karena nanti pisang saat dikonsumsi tidak akan beku tahan lama.

  1. Selai

Selai kacang alami dan selai biji chia tanpa gula tambahan adalah jenis selai yang paling cocok untuk frozen banana.

Pisang umumnya punya rasa manis yang pas, jadi Anda tidak perlu pakai selai kacang kemasan yang umumnya mengandung gula tambahan.

  1. Bekukan

Lapisi loyang atau nampan yang terbuat dari aluminium dengan kertas roti. Setelah itu, letakkan pisang di atas wadah dalam satu lapisan. Masukkan ke freezer kira-kira selama 2 jam, kemudian pindahkan ke wadah khusus makanan beku.

  1. Simpan dengan baik

Anda bisa menikmati suguhan ini langsung dari freezer. Simpan dengan benar, pastikan setelah mengambil pisang tersebut, wadah dan sisa pisang lainnya langsung diletakkan lagi ke freezer. Biasanya frozen banana yang diolah dengan cara ini dapat bertahan selama 2 minggu.

2 dari 3 halaman

Resep Frozen Banana untuk Takjil

Ada beberapa resep frozen banana yang bisa Anda buat untuk berbuka puasa anak-anak di rumah:

Bahan:

  • 2 buah pisang kuning yang sudah matang tetapi teksturnya agak keras.
  • 170 gram cokelat hitam.
  • 2 sendok makan minyak sayur,
  • ½ cangkir granola, kacang kenari atau almond sebagai topping (opsional).

Cara membuat:

  1. Lapisi loyang dengan kertas anti lengket atau kertas roti.
  2. Potong pisang menjadi dua dan masukkan batang es loli ke tengahnya. Tempatkan di atas loyang dan bekukan selama 15 menit.
  3. Sementara itu, lelehkan cokelat dengan minyak dalam microwave (periksa setiap 30 detik) atau dalam panci berisi air mendidih (sekitar 2 menit). Aduk sampai rata.
  4. Gulung setiap bagian pisang ke dalam cokelat, lalu taburi dengan topping yang Anda mau.
  5. Bekukan selama sekitar 30 menit. Sajikan langsung atau bekukan dalam wadah kedap udara hingga satu minggu.

Frozen banana boleh-boleh saja diberikan ke anak, terlebih untuk makanan berbuka puasa. Tapu, perhatikan cara mengolahnya dan pilih pisangnya yang tepat, ya!

Jika mau tahu resep makanan sehat untuk anak lainnya, Anda bisa tanya ke dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar