Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Adi Kurdi, si Abah Keluarga Cemara Tutup Usia Akibat Stroke

Adi Kurdi, si Abah Keluarga Cemara Tutup Usia Akibat Stroke

Pemain Abah dalam sinetron Keluarga Cemara, Adi Kurdi, dikabarkan tutup usia siang tadi. Ia diketahui wafat akibat stroke dan pembengkakan di otak.

Kabar duka kembali menyelimuti tanah air. Adi Kurdi, pemeran Abah dalam sinetron Keluarga Cemara, dikabarkan meninggal dunia Jumat (8/5) siang tadi. Kabar duka ini juga dibenarkan oleh sahabat Adi Kurdi, yang juga merupakan seorang penulis skenario, Harry Tjahjanto.

Aktor senior yang lahir pada 22 September 1948 ini, dikabarkan meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. Adi diketahui mengalami kondisi pembengkakan otak dan stroke.

Sebelumnya, Adi juga sempat dirawat di RS PON Cawang, Jakarta Timur karena mengalami gangguan syaraf di bagian otak. Kini, jenazah Adi Kurdi akan dibawa ke Rumah Duka di Bengkel Teater Rendra, Depok.

 

1 dari 3 halaman

Mengapa Stroke Bisa Mengakibatkan Pembengkakan Otak?

Stroke merupakan salah satu jenis penyakit yang ditakuti hampir semua orang, terutama mereka yang memasuki lansia.

Bagaimana tidak, dalam kasus-kasus tertentu, stroke memang bisa menyebabkan kematian karena bisa menimbulkan komplikasi penyakit.

Stroke sendiri merupakan gangguan neurologis akibat terganggunya aliran darah di otak. Stroke dibagi menjadi dua jenis, yaitu akibat penyumbatan pembuluh darah dan pecah pembuluh darah.

Adanya gangguan aliran darah di otak tentu dapat mengganggu fungsi otak. Hal inilah yang nantinya juga bisa meningkatkan risiko pembengkakan pada otak.

Artikel Lainnya: 6 Komplikasi Stroke yang Perlu Anda Tahu

“Pembengkakan otak ini dalam bahasa medisnya disebut dengan Edema. Nah, edema ini itu bentuk dari komplikasi penyakit-penyakit tertentu termasuk stroke. Karena tidak ada aliran darah yang lancar, maka otak bisa membengkak dan fungsinya jadi tidak maksimal, ” kata dr. Devia Irine Putri yang dihubungi oleh KlikDokter.

Otak merupakan salah satu organ vital yang berfungsi mengatur kelangsungan fungsi berbagai organ lain di tubuh.

Ketika otak mengalami stroke, otomatis ini berdampak langsung pada organ-organ lainnya. Parahnya, stroke suatu kondisi gawat medis yang dapat mengancam nyawa!

Meski begitu, pembengkakan otak sendiri sebenarnya masih bisa disembuhkan apabila segera ditangani.

“Edema otak bisa karena trauma, stroke, jadi harus di cari tau penyebabnya dulu. Bisa pakai obat-obatan atau operasi untuk mengurangi tekanan di dalam otak. Tapi kalau pencegahan dan pengobatannya terlambat, maka ini bisa meningkatkan risiko kematian, ” tambah dr. Devia.

2 dari 3 halaman

Adi Kurdi Sebelumnya Juga Mengalami Glaukoma

Selain mengidap stroke dan pembengkakan pada otak, Adi Kurdi juga dikabarkan mengidap glaukoma.

Glaukoma adalah suatu kumpulan gejala pada mata yang bisa menimbulkan kerusakan pada saraf nervus optikus. Kerusakan ini umumnya disebabkan karena peningkatan pada bola mata.

Menurut dr. Devia, penyakit glaukoma memang umum dijumpai pada berbagai kelompok usia, namun lebih sering dialami oleh mereka yang usianya sudah di atas 60 tahun.

Gejala glaukoma sendiri memang cukup mudah diketahui yaitu:

  • Adanya pandangan seperti pelangi.
  • Kadar penglihatan menurun secara mendadak.
  • Sering mengalami sakit kepala.
  • Sering mual dan muntah.
  • Jika tidak segera diobati, maka glaukoma bisa menyebabkan penglihatan semakin kabur dan memburuk.

Artikel Lainnya: 5 Tanda Sakit Kepala yang Tidak Normal

Meski begitu, dr. Devia mengatakan bahwa penyakit glaukoma tidak berhubungan dengan kondisi stroke dan pembengkakan pada otak.

“Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang ditandai dengan kerusakan saraf mata. Bisa karena kelainan bawaan, trauma, atau karena katarak sebelumnya. Glaukoma itu lebih berisiko kebutaan. Tapi kalau penderitanya punya faktor risiko diabetes, tekanan darah tinggi, ya, bisa saja ke komplikasi stroke itu, ” ujar dr. Devia.

Sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami penurunan daya lihat yang mungkin saja disebabkan oleh glaukoma.

Kerusakan mata yang ditimbulkan oleh glaukoma tidak dapat diobati. Namun, tujuan pengobatan kondisi ini adalah untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan pada mata.

Itulah beberapa informasi seputar penyebab kematian Adi Kurdi. Selamat Jalan Abah, semoga almarhum selalu diterima di sisi-Nya.

Untuk mengetahui informasi lanjut tentang stroke atau pun glaukoma, Anda bisa konsultasi langsung ke dokter secara online lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar