Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • #DiRumahAja, Kok Bisa Wajah Mengalami Breakout? Ini Penjelasannya!

#DiRumahAja, Kok Bisa Wajah Mengalami Breakout? Ini Penjelasannya!

Sudah sebulan lebih di rumah akibat pandemi COVID-19, tapi wajah malah mengalami breakout padahal tak kena debu dan bebas makeup. Apa penyebabnya?

Bagi sebagian wanita, work from home (WFH) dimanfaatkan untuk mengistirahatkan kulit wajah dari pemakaian makeup atau paparan debu dan polusi. Namun, nyatanya breakout tetap bisa terjadi. Apa penyebab wajah breakout meski sudah jarang keluar rumah?

Sederhananya, breakout adalah kondisi yang membuat kulit berjerawat dalam jumlah banyak, berukuran besar dan meradang, dan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Kata dr. Devia Irine Putri kepada KlikDokter, breakout sering terjadi jika Anda sering atau sedang mencoba produk perawatan kulit wajah baru, yang biasanya itu menandakan ketidakcocokan dengan kulit.

 

1 dari 4 halaman

Apa Penyebab Breakout Saat Karantina Virus Corona di Rumah?

Bila Anda termasuk yang mengalami breakout padahal sudah berminggu-minggu beraktivitas di rumah demi menekan angka penularan COVID-19, berikut ini adalah penyebabnya.

1. Faktor Hormonal

Menurut dr. Devia, stres karena pekerjaan yang menumpuk, stres karena angka penularan virus corona di Indonesia yang masih meningkat, sering begadang, atau sering konflik dengan pasangan bisa menyebabkan hormon berfluktuasi.

Itulah yang berkontribusi dalam kemunculan breakout di wajah, membuatnya jadi jerawatan.

“Ketika hormon stres atau kortisol naik, ini akan merangsang kelenjar minyak di wajah secara berlebihan. Minyak ini nantinya bisa menimbulkan jerawat dan wajah mengalami breakout. Kondisi ini akan semakin parah bila tipe kulit Anda berminyak. Untuk itu, selalu jaga kebersihan wajah,” dr. Devia menjelaskan.

Artikel Lainnya: Beda Perawatan Wajah untuk Pria dan Wanita

2. Mengonsumsi Makanan Tinggi Gula dan Kalori

Dengan kondisi #DiRumahAja, banyak orang yang jadi (lebih) sering ngemil karena bosan. Mulai dari keripik kentang, permen dan cokelat, aneka kue, dan sebagainya.

Menurut dr. Devia, sering mengonsumsi makanan manis, tinggi kalori, dan berminyak bisa meningkatkan insulin di dalam tubuh dan produksi minyak di wajah. Minyak ini nantinya akan menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.

3. Kurang Asupan Vitamin D

Salah satu rahasia kulit yang sehat adalah terpenuhinya asupan vitamin D. Jika wajah breakout meski tidak sering pakai makeup, kekurangan vitamin D bisa jadi biang keroknya.

Selain lewat paparan sinar matahari, vitamin D juga bisa didapat lewat makanan seperti ikan salmon, sarden, minyak ikan kod, tuna kalengan, kuning telur, jamur, atau produk lainnya yang telah diperkaya vitamin D seperti sereal, susu kedelai, oatmeal, dan lain-lain.

4. Sering Menyentuh Wajah

Coba cek, apakah Anda termasuk yang sering pegang-pegang wajah? Bila ya, bisa jadi itu penyebab wajah breakout, apalagi jika Anda jarang cuci tangan dan sering memegang benda-benda yang kotor.

Hal tersebut bisa membuat kotoran dan bakteri berpindah ke kulit wajah dan menyumbat pori-pori, lalu memunculkan jerawat, terutama jika tipe kulit Anda berminyak.

Artikel Lainnya: Pria Juga Perlu Perawatan Wajah, Begini Caranya

2 dari 4 halaman

Jarang Pakai Rias Wajah Juga Bisa Memicu Breakout?

Banyak wanita yang mengira bahwa dengan jarangnya membubuhkan rias wajah selama WFH, masalah di kulit akan sirna. Namun, kadang faktanya tak demikian. Jerawat masih saja muncul, bahkan breakout!

Dilansir dari Elle, ahli perawatan kulit Dr. Michele Squire, PhD, BSc (Hons), BBus, RN, dari Australia mengatakan, stop atau jarang pakai makeup bukan masalah utama kemunculan breakout.

“Ada sejumlah masalah yang lebih mungkin menyebabkan breakout, seperti stres atau sulit mempertahankan rutinitas (perawatan kulit) seperti biasa di rumah selama masa-masa penuh tekanan,” kata Dr. Michele.

“Eksperimen dengan produk skincare baru dan menambah rutinitas perawatan kulit juga bisa jadi biang kerok. Atau bisa juga semua hal-hal tersebut!” katanya lagi.

Perubahan ritual perawatan kulit juga mesti diperhatikan bila Anda mengalami breakout. Karena, ada kecenderungan bahwa ketika seseorang tidak merias wajah, dikira wajah tak perlu dibersihkan secara rutin. Misalnya tidak membersihkan muka sebelum tidur.

Padahal, menjaga wajah tetap bersih tetap penting meskipun Anda sedang ”libur” pakai makeup.

Debu dan kotoran lainnya tetap bisa menempel di wajah meskipun Anda beraktivitas di rumah sepanjang waktu, sehingga membersihkan wajah secara rutin dapat membantu menyeimbangkan minyak di kulit.

“Menghentikan penggunaan makeup seharusnya memberi waktu kulit untuk ’bernapas’ karena sebelumnya sering pakai banyak produk kosmetik. Kalau seseorang sudah tidak pakai makeup tapi jadi breakout, mungkin ia coba-coba skincare baru atau ada pengaruh hormonal,” jelas dr. Devia.

”Kalau setelah pakai makeup selalu dibersihkan dengan baik, salah satunya dengan metode double cleansing, biasanya breakout akan jarang terjadi. Tapi kalau kurang bersih, itu bisa jadi pemicu breakout,” katanya lagi.

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Breakout di Wajah

Untuk mengatasi kondisi breakout di wajah, dr. Devia mengatakan bahwa Anda harus mengidentifikasi terlebih dulu penyebabnya.

“Jika memang diakibatkan oleh produk skincare baru, coba hentikan dulu penggunaannya. Cari produk lainnya yang lebih cocok untuk jenis dan kondisi kulit,” ujar dr. Devia.

Selain itu, hindari menggunakan produk perawatan kulit secara berlebihan. Gunakan produk dengan kandungan bahan yang lembut, alami, dan menenangkan kulit (soothing), misalnya yang mengandung aloe vera.

Anda juga bisa menambahkan krim yang bisa membantu mengempiskan dan mengurangi peradangan pada jerawat, seperti yang mengandung retinoic acid.

“Tetap jaga kebersihan diri, atur pola makan yang sehat, olahraga, minum air putih yang cukup. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan kamar, mulai dari seprai, bantal, guling hingga perabotan, ” tutup dr. Devia.

Jika bermasalah dengan breakout atau kemunculan jerawat yang membandel, Anda juga bisa konsultasi dengan dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter. Pertimbangkan juga untuk menemui dokter spesialis kulit, tapi nanti, ya, tunggu sampai kondisi memungkinkan. Meanwhile, tetap di rumah, ya!

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar