Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Berhubungan Seksual Bisa Atasi Alergi, Hoax atau Fakta?

Melakukan hubungan seksual disebut-sebut bisa mengatasi alergi. Benarkah demikian? Yuk, coba cari tahu apa pendapat dokter tentang hal tersebut

Alergi memang jadi salah satu kondisi kesehatan yang umum yang dialami oleh banyak orang. Alergi biasanya diobati dengan obat-obatan antihistamin atau dengan menghindari pemicunya (alergen). Namun, berhubungan seksual katanya bisa mengatasi atau mengobati alergi. Benarkah demikian?

Penelitian Menyebutkan, Katanya Seks Bisa Atasi Alergi

Beberapa ahli menyebutkan, orgasme dapat membantu Anda mengatasi hidung tersumbat maupun gatal akibat alergi. Seorang dokter THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) di Cleveland Clinic bernama dr. Michael Benninger mengatakan, ada hubungan yang sangat erat antara gairah seksual, area genital, dan hidung.

“Ketika tubuh Anda terangsang, maka ada jaringan yang membesar di area genital. Dan jaringan ini juga akan memungkinkan peningkatan aliran darah ke seluruh area tubuh termasuk ke area hidung, ” ujar Benninger.

“Struktur dalam saluran hidung Anda disebut turbinat, yang membantu menyaring udara yang Anda hirup. Namun, selama berhubungan seks, tubuh Anda memproduksi adrenalin, yang menyempitkan pembuluh darah untuk mengurangi aliran darah lagi. Ini nantinya menyebabkan turbinat Anda menyusut. Karena semakin sedikit aliran darah dalam hidung, nantinya peradangan bisa berkurang," tambah Benninger.

Artikel Lainnya: Mengenali Alergi Sperma pada Wanita

Ia mengatakan efeknya bisa bertahan hingga dua jam setelah berhubungan seks. Lalu, juga berhubungan seks sebelum tidur katanya bisa membuat tidur Anda menjadi lebih nyenyak dari biasanya.

1 dari 4 halaman

Alergi Diatasi dengan Sex Hanyalah Hoax!

Meski ada ahli yang menyebutkan bahwa berhubungan seks bisa mengatasi alergi, penelitian ini belum teruji secara fakta dan klinis, melainkan hanya bersifat opini biasa.

Dilansir Web MD, ada studi yang justru menunjukan bahwa alergi bisa membuat seseorang jadi sulit untuk tidur nyenyak. Ini membuat penderitanya jadi lebih lelah keesokan harinya dan tidak bisa berkonsentrasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Penelitian tersebut meneliti 400 orang dengan gejala rhinitis. Hasilnya menunjukan, sebesar 83 persen dari mereka menyebut alergi memang memengaruhi kehidupan seks, setidaknya pernah sesekali. Lalu, sebanyak 17 persen peserta lainnya melaporkan bahwa alergi selalu memengaruhi kehidupan seks mereka.

Peneliti pun menjelaskan, beberapa penderita alergi mungkin terlalu lelah untuk berhubungan seks. Itu bisa jadi karena mereka kurang tidur atau karena mereka lelah dengan apa yang sedang tubuhnya hadapi sekarang.

Artikel Lainnya: Robot Seks, Solusi untuk Kebutuhan Seks Manusia?

2 dari 4 halaman

Alergi Justru Menurunkan Minat Berhubungan Seksual

Nah, dr. Arina Heidyana pun juga setuju dengan hal di atas. Menurutnya, berhubungan seks tidak bisa mengatasi alergi. 

“Tidak ada penelitian pasti yang menyebut alergi bisa sembuh berkat aktivitas seksual. Malah harusnya, alergi disembuhkan dengan menghindari penyebab dari alerginya itu sendiri,” ujarnya.

Dr. Arina menambahkan, alergi justru juga bisa menimbulkan kecemasan yang nantinya juga buat gairah seks jadi menurun. Rasa khawatir yang terjadi terus menerus bisa menurunkan gairah seks.

Selain itu, secara jangka panjang, kecemasan juga dapat mengganggu hubungan suami istri dan keharmonisan dalam rumah tangga.

Jadi, bukannya bisa terasa nikmat sembari bisa mengatasi kondisi alerginya, berhubungan seks bagi beberapa orang terkadang jadi bikin menyiksa.

 

3 dari 4 halaman

Lantas Bagaimana Cara Mengatasi Alergi yang Tepat?

Menurut dr. Arina, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi alergi dalam tubuh seperti:

Artikel Lainnya: Fakta Menarik tentang Seks yang Perlu Anda Tahu

  • Pemicu atau Zat Alergen

Menghindari alergen adalah cara paling baik untuk mengendalikan alergi dalam tubuh. Karena pada dasarnya, alergi tidak akan kambuh jika tidak ada faktor pencetusnya. Misalnya, jika Anda alergi debu maka pastikan setiap sudut ruangan rumah dibersihkan dengan menyeluruh.

  • Hindari Paparan Asap Rokok

Asap rokok dapat memicu alergi, termasuk asma. Selain itu, zat berbahaya ini juga dapat memperparah gejala hidung dan mata gatal, bersin-bersin, serta pilek.

  • Mandi

Saat keluar rumah, tubuh berisiko besar untuk terpapar berbagai alergen seperti debu, asap, atau serbuk sari. Di satu sisi, mandi dapat menghilangkan dan mencegah alergen tersebut menempel di tempat tidur, pakaian, atau di perabot rumah Anda.

  • Gunakan Uap Hangat

Jika Anda sering mengalami pilek akibat alergi, maka siapkan satu baskom air panas lalu tundukan muka wajah Anda di atas baskom tersebut. Tutup kepala dengan handuk, lalu hirup uap dari air panas selama beberapa menit. Lakukan metode ini secara rutin.

Artikel Lainnya: Tak Terduga, Inilah Penyebab Nyeri Saat Hubungan Seks

Pengobatan alergi secara alami di atas bisa dilakukan apabila reaksi yang ditimbulkan tidak terlampau parah. Jika reaksi alergi yang terjadi sudah parah, seperti nadi melemah, sesak napas berat, kepala pusing, dan kehilangan kesadaran, Anda harus segera ke  rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dari dokter.

Apabila mau tahu lebih lanjut tentang pengobatan alergi dan masalah berhubungan seks, Anda bisa juga konsultasi ke dokter. Untuk lebih praktisnya, silakan ajukan pertanyaan lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar