Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ibu dan 2 Anak Positif Virus Corona, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Ibu dan 2 Anak Positif Virus Corona, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Sebuah video belum lama ini viral memperlihatkan seorang ibu dan dua anak terpapar virus corona. Cari tahu kemungkinan penyebabnya di sini!

Tidak terbayang kalau satu keluarga terinfeksi virus corona. Kabarnya, ada lagi yang terinfeksi yaitu seorang ibu dan dua anaknya yang berusia 8 tahun dan 4 tahun. Kejadian ini dialami di Cileungsi, Jawa Barat. Mari ketahui apa penyebabnya!

Video Viral Ibu dan 2 Anak Dijemput Ambulans akibat Virus Corona

Sebelumnya, telah heboh beredarnya video penjemputan tim medis untuk seorang ibu dan 2 anaknya di Cileungsi. Video yang berdurasi 2 menit 10 detik itu menggambarkan momen penjemputan.

Sang ibu dan anaknya yang berusia 4 tahun sudah lebih dulu masuk ke dalam ambulans. Sudah terlihat dalam video tersebut, infus terlihat sudah terpasang di tangan sang anak.

Melansir Kompas, sambil mengenakan masker, ibu yang tinggal di Kecamatan Cileungsi tersebut mencium dan menenangkan anaknya, hingga sang anak terbaring di ranjang dalam ambulans.

Disusul kemudian anaknya yang berusia 8 tahun masuk ke dalam ambulans tersebut. Ibu itu kembali memeluk buah hatinya.

Hal ini kemudian dibenarkan pemerintah setempat, Bupati Bogor, Ade Yasin. Ade mengatakan, suami dari ibu dalam video tersebut bekerja di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet. Pada 12 April, sang suami sempat menjalani rapid test dan hasilnya non-reaktif.

Kemudian, pada 14 April pukul 18.00 WIB, sang suami pulang dan langsung bersih-bersih diri sebelum berinteraksi dengan keluarga.

Sekitar 1 jam setelahnya, sang suami baru berinteraksi dengan keluarga. Tiga jam kemudian, 3 anaknya tiba-tiba mengalami pusing dan demam dengan suhu 38 derajat Celcius.

Artikel Lainnya: Perhatikan, Ini 5 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa

Pada 15 April pukul 10.00 WIB, langsung dibawa ke rumah sakit. Melalui hasil rontgen di rumah sakit swasta, ketiga anak tersebut mengalami peradangan paru-paru. Berdasarkan hasil tes darah, limfosit mereka menurun dan dicurigai mengarah pada COVID-19.

Ade mengungkapkan karena kondisinya kurang bagus, maka mereka dinyatakan sebagai PDP.

1 dari 4 halaman

Kemungkinan Tertular dari Pakaian yang Terinfeksi Virus Corona

Setelah ditelisik, ibu dan 2 orang anak itu terpapar virus dari baju sang ayah. Hal ini dikatakan oleh Dedi Syarif selaku juru bicara Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Diketahui, sang suami ternyata bekerja di Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran. Selain itu, ia juga bekerja sebagai kontraktor di Wisma Atlet Kemayoran.

Diduga saat pulang, pakaian tak sengaja tersentuh tangan sang istri. Sehingga, meskipun telah membersihkan diri, penularan masih bisa terjadi lewat virus yang menempel pada permukaan pakaian.

Dedi mengatakan, kemungkinan besar tertularnya memang dari pakaian sang ayah.

Dugaan penularan virus corona dari pakaian dibenarkan oleh dr. Devia Irine Putri kepada KlikDokter. Ia mengatakan bahwa hal itu memang bisa terjadi (virus menempel di baju).

"Belum ada jurnal yang bilang pastinya berapa lama virus menempel di baju, tapi diduga beberapa jam. Makanya, kalau habis dari luar, langsung cuci biar tidak menyebar ke tempat lain. Pakai detergen dan bisa dicampur disinfektan, seperti pemutih pakaian," kata dr. Devia.

Artikel Lainnya: Waspada! WHO Peringatkan Adanya Peredaran Obat Virus Corona Palsu!

2 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Cuci Pakaian dari Virus Corona?

Banyak ahli kesehatan menyarankan, siapa pun yang sehabis keluar dari rumah harus langsung ganti baju. Tapi, selama ini belum banyak yang tahu cara tepat membersihkan pakaian agar bebas dari coronavirus.

Menurut dr. Devia, pertama kali yang perlu dilakukan adalah memisahkan keranjang baju. Baju yang dari luar tersebut dicuci bersih dan pakai disinfektan juga.

"Sebagai pencegahannya, pisahkan keranjang baju kotor yang di rumah dengan yang habis dipakai dari luar. Baju yang dari luar dicuci bersih dan pakai disinfektan," ungkap dr. Devia.

 

3 dari 4 halaman

Jaga Anak Tetap di Rumah selama Pandemi Virus Corona

Ade Yasin mengatakan, kasus 2 anak yang terkena virus corona menambah daftar jumlah pasien anak yang positif terjangkit COVID-19. Selain itu, ini membuktikan bahwa anak-anak memang dapat terkena.

Dengan adanya kasus tersebut, Ade tak henti-hentinya mengimbau orang tua untuk melarang buah hatinya beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, ia menambahkan, biasakan membersihkan badan terlebih dahulu bila hendak bermain dengan anak-anak di rumah.

Ketika orang tua baru pulang kerja, disarankan untuk langsung mandi dan ganti baju sebelum menyentuh anak atau anggota keluarga lainnya.

Kejadian ibu dan 2 anak terkena COVID-19 yang diduga tertular dari baju sang ayah ini harus menjadi perhatian kita semua. Kebersihan diri menjadi satu hal yang penting. Cara mencuci baju yang benar juga perlu dilakukan.

Agar penularan tidak semakin menjadi-jadi, yuk segera cek virus corona online dan ikuti rapid test gratis! Dua layanan dari KlikDokter bersama Kemenkes RI dan BNPB ini dapat Anda manfaatkan dengan mudah.

Jadi, jangan malas untuk ganti baju setelah dari luar rumah, ya! Penularan virus corona dapat kita tekan bila bersama-sama disiplin. Ingin konsultasi ke dokter tanpa keluar rumah? Pakai fitur LiveChat 24 jam dari KlikDokter!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar