Sukses

Kena Virus Corona atau Tidak? Coba Cek Kaki Anda!

Gejala virus corona tak melulu ditandai oleh sesak napas dan demam. Coba cek kaki Anda, lesi warna ungu juga bisa menjadi gejala COVID-19.

Gejala virus corona pada umumnya ditandai dengan demam, batuk kering, pilek, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Akan tetapi, rupanya banyak pula ditemukan pasien COVID-19 yang tak menunjukkan gejala sakit sama sekali.

Sementara itu, dalam temuan baru-baru ini, dikatakan bahwa infeksi virus corona dapat ditunjukkan dengan adanya lesi berwarna ungu di kaki. Ini mungkin terdengar aneh dan tidak lazim. Pasalnya, COVID-19 diketahui menyerang saluran pernapasan.

1 dari 4 halaman

Virus Corona Bisa Ditandai dengan Lesi Berwarna Ungu

Menurut beberapa dokter di Spanyol dan Italia, lesi keunguan yang tampak seperti cacar air atau campak pada jari kaki dan kaki bisa menjadi tanda coronavirus.

Pada pasien dengan luka keunguan di kaki di Spanyol, Italia, serta Prancis –terutama pada anak-anak dan remaja, didapati hasil positif COVID-19.

Salah satu kasus awal yang dilaporkan terkait hal ini menimpa seorang bocah lelaki berusia 13 tahun di Italia. 

Remaja lelaki itu lalu pergi ke rumah sakit pada 8 Maret. Dua hari kemudian, dia mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, gatal-gatal hebat, serta rasa terbakar di luka kakinya.

Saat itu, luka tersebut diduga akibat gigitan laba-laba, sehingga tidak dilakukan tes terhadap virus corona.

Barulah pada 29 Maret, laporan resmi pertama lesi pada anak-anak dengan gejala virus corona muncul. Saat ini, 1 dari 5 pasien di rumah sakit Italia menunjukkan kondisi dermatologis (kulit) yang aneh.

Artikel Lainnya: Perhatikan, Ini 5 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa

Hal senada diungkapkan oleh dr. Devia Irine Putri. Menurutnya, lesi ungu di kaki dapat menjadi salah satu tanda virus corona saat ini.

"Bisa muncul seperti ruam merah –seperti kena cacar atau campak. Bentuknya memang seperti infeksi kulit pada umumnya. Jadi, tidak bisa dibedakan, kecuali orang tersebut tergolong high risk dan pernah kontak dengan pasien positif atau yang kerja di rumah sakit," kata dr. Devia.

Sayangnya, menurut dr. Devia, hingg saat ini masih belum jelas dan tidak bisa dipastikan pada penyebab lesi ungu tersebut.

"Diduga karena adanya vaso oklusi (penyumbatan di pembuluh darah) yang bisa diakibatkan oleh perantaraan sistem imun, neurogenik, ataupun mikrotrombotik," jelasnya.

Artikel Lainnya: Waspada! WHO Peringatkan Adanya Peredaran Obat Virus Corona Palsu!

2 dari 4 halaman

Ada Rasa Nyeri di Bawah Kulit

Beberapa orang menggambarkan lesi di kaki yang terasa nyeri. Sementara itu, seorang wanita dari Inggris mengatakan dia merasakan sensasi perasaan geli yang aneh.

Pasien lain juga melaporkan perubahan kebiasaan buang air besar, baik lebih sering (diare) ataupun lebih jarang (sembelit). Para ahli juga mengklaim bahwa nyeri testis mungkin merupakan tanda awal.

Tim ilmuwan dari Harvard Medical School menerima laporan kasus tentang seorang pria berusia 42 tahun yang dites positif virus corona. 

Pria tersebut memutuskan ke rumah sakit setelah merasakan sakit di testisnya. Para dokter tidak dapat menemukan sesuatu yang salah dengan testisnya. 

Namun hasil scan mengungkapkan ada kerusakan di paru-parunya. Pria tersebut didiagnosis COVID-19 dua hari kemudian.

Kembali pada lesi di kaki –seperti yang disampaikan dr. Devia kepada KlikDokter, tidak semua lesi di kaki disertai rasa nyeri. 

“(Luka) bisa terasa biasa saja atau hanya disertai gatal,” tutur dia.

3 dari 4 halaman

Lebih Banyak Terjadi pada Anak dan Remaja

Seperti sudah disinggung sebelumnya, anak dan remaja yang terinfeksi coronavirus cukup banyak mengalami gejala lesi warna ungu di kaki itu. Saat melihat tanda ini di anak dan remaja, Anda harus lebih waspada.

Namun demikian, menurut dr. Devia sebenarnya gejala dan tanda ini bisa terjadi pada usia berapa pun. Selain itu, dibutuhkan juga penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan banyak faktor lainnya.

Lesi ungu di kaki ternyata dapat menjadi satu gejala virus corona. Oleh karena itu, jangan abai apabila menemukan tanda ini di kaki Anda. Segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat. 

KlikDokter bersama Kementerian Kesehatan dan BNPB berusaha menekan angka persebaran virus corona. Yuk, update terus berita seputar virus corona di aplikasi KlikDokter

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar