Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • J. K. Rowling Klaim Teknik Pernapasan Ini Ampuh Atasi Gejala Virus Corona

J. K. Rowling Klaim Teknik Pernapasan Ini Ampuh Atasi Gejala Virus Corona

Rupanya penulis J. K. Rowling sempat alami gejala seperti COVID-19. Ia bilang, ada cara bernapas yang membantunya meredakan gejala tersebut. Seperti apa?

Penulis buku “Harry Potter”, J. K. Rowling dikabarkan sempat mengalami gejala mirip COVID-19. Namun, ia tak sempat menjalani tes untuk memastikan diagnosis. Kini sudah pulih, ia mengklaim ada cara bernapas yang membantunya mengatasi gejala yang ia rasakan.

Dikutip dari Telegraph, wanita berusia 54 tahun ini mengalami gejala seperti infeksi virus SARS-CoV-2 selama hampir dua minggu.

Lewat akun Twitter miliknya, ia mengunggah video sang suami, Neil Murray, yang bekerja sebagai dokter di Rumah Sakit Queen’s, Inggris, yang menjelaskan tentang cara meringankan gangguan pernapasan.

1 dari 2 halaman

Gejala COVID-19 Bisa Berangsur Membaik dengan Menerapkan Teknik Pernapasan?

Dalam video tersebut, dijelaskan ada teknik yang pernapasan yang dipercaya mampu meredakan gejala penyakit COVID-19, yaitu teknik napas dalam dan dilakukan dengan posisi tidur tengkurap.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya 

Teknik mengambil napas dalam tersebut dilakukan sebanyak lima kali. Setiap kali melakukannya, Anda diminta untuk menahan napas selama lima detik. Setelah menarik napas keenam, berusahalah untuk batuk sekeras mungkin sambil menutup mulut.

Lalu teknik selanjutnya adalah dengan tengkurap, yang mana Anda diminta untuk tiduran dengan posisi datar dengan bantal di depan. Kemudian, ambil napas sedikit dalam selama sekitar 10 menit.

Posisi tidur yang baik untuk melakukan teknik pernapasan tersebut adalah dengan tengkurap. Alasannya, karena paru-paru manusia mayoritas berlokasi dekat dengan punggung. Jadi menurut dokter tersebut, tidur telentang dalam waktu lama saat terjadi infeksi malah dapat mengganggu jalan pernapasan.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

Kalau menurut dr. Arina Heidyana, anjuran untuk melakukan teknik pernapasan tersebut dikategorikan sebagai expert opinion.

“Dalam ilmu evidence based medicine, expert opinion itu bukti yang paling lemah. Karena sifatnya murni opini, bukan melalui uji klinis. Jadi, ini hanya opini dari seseorang dan tidak valid kebenarannya,” kata dr. Arina kepada KlikDokter.

“Karena dokter tersebut dari Inggris, berarti harusnya related dengan NHS. Namun, dari NHS maupun WHO sendiri sampai sekarang tidak ada guideline-nya untuk membantu pernapasan pada pasien maupun orang-orang yang jadi suspect virus corona,” ia melanjutkan.

Selain itu, dr. Arina juga mengatakan bahwa hanya orang-orang yang tidak terdiagnosis SARS-CoV-2 lah yang bisa melakukan teknik pernapasan tersebut. Karena, jika dilakukan oleh pasien positif, maka ada potensi terjadinya infeksi paru sekunder.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

Sampai saat ini belum penelitian yang mengatakan bahwa teknik pernapasan itu ampuh dalam mengatasi gejala COVID-19. Jika memang bisa diterapkan, harus dalam pengawasan tim medis.

Disarankan oleh dr. Arina, jika Anda mengalami gejala mirip COVID-19, sebaiknya segera lakukan isolasi diri. Bila memang itu adalah virus SARS-CoV-2, maka itu tidak akan menyebar ke orang lain.

Akan lebih baik lagi mengalami gejala batuk kering, demam tinggi, sakit tenggorokan, dan sesak napas, segera periksakan diri ke rumah sakit.

“Semakin cepat Anda memeriksakan kondisi, makin cepat juga penanganannya,” tutup dr. Arina.

Anda juga bisa, lho, cek kondisi online hasil kerja sama antara KlikDokter, Kemenkes RI, dan BNPB yang bisa diakses di sini. Bila ada keluhan seputar kesehatan lainnya, gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter. Aktif 24 jam setiap harinya dan akan dijawab langsung oleh dokter!

Cara mengatasi virus corona yang tepat adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan agar tak tertular, yaitu: cuci tangan dengan benar sesering mungkin, pakai masker bila sakit atau jika keluar rumah, jaga daya tahan tubuh, terapkan pola hidup sehat, dan sebisa mungkin tetap berdiam diri di rumah!

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar