Sukses

Ibu Hamil Mual saat Minum Air Putih, Apa Penyebabnya?

Mencukupi kebutuhan cairan sangat penting lho untuk bumil agar tidak dehidrasi. Namun, rasa mual ketika minum air putih kadang muncul. Apa ya penyebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Pada ibu hamil dan menyusui, ada beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh. Tak jarang ditemui pula perubahan kebiasaan untuk menyeimbangi perubahan tersebut. Salah satu contoh yang sering kali dialami adalah munculnya mual saat hamil.

Mual dan muntah, serta susah makan kerap menjadi perhatian utama bagi bumil. Terkadang, minum air putih saja rasanya sudah ingin muntah! Padahal, kebutuhan cairan juga sangat penting untuk ibu hamil.

Pentingnya Air Putih untuk Ibu Hamil

Perubahan tubuh pada ibu hamil terletak pada beberapa hal, terutama pada komposisi cairan tubuhnya. Pada ibu yang sedang mengandung, biasanya berat badan naik sampai 8-12 kg.

Sebagian besar dari kenaikan berat badan ini terdiri dari 6-9 liter air. Hal ini disebabkan oleh:

  • Volume darah (yang plasmanya adalah air) meningkat
  • Plasenta yang mengandung 85% kadar air
  • Calon bayi yang mengandung 70-90% kadar air

Menurut European Food Safety Authority, rekomendasi jumlah cairan yang dikonsumsi ibu hamil adalah 2,3 liter atau 10 gelas per hari. Sedangkan, normalnya seseorang butuh delapan gelas air saja.

1 dari 3 halaman

Penyebab Mual pada Ibu Hamil

Mual dan muntah yang terjadi pada masa kehamilan dikenal sebagai gejala morning sickness. Dari kata-katanya, kondisi ini berarti ‘penyakit di pagi hari’.

Penyebabnya adalah hormon beta hCG (human chorionic gonadotropin) yang dihasilkan oleh calon bayi, hormon estrogen, dan progesteron. Sebenarnya, morning sickness dapat terjadi sepanjang hari, dari pagi hingga malam. Namun, memang lebih sering terjadi di pagi hari.

Hormon beta hCG dalam tubuh ibu hamil meningkat dua kali lipat setiap minggu pada awal-awal kehamilan. Hormon tersebut juga sedang dalam tingkat puncaknya ketika pagi hari.

Mengapa ini terjadi? Pada saat tidur, ibu hamil tidak buang air kecil akibat asupan minum yang sedikit. Sehingga, morning sickness lebih sering terjadi ketika bangun tidur.

Bagi ibu hamil yang bekerja, kondisi tersebut juga dapat dialami di sore hari. Ketika asyik mengerjakan pekerjaan, bumil kadang kurang minum air sehingga tidak buang air kecil.

Akibatnya, hormon beta hCG jadi menumpuk dalam peredaran darah ibu hamil. Hal ini menyebabkan gejala mual dan muntah.

Selain itu, hormon beta hCG terkadang juga menyebabkan makanan atau minuman terasa bikin mual, salah satunya air putih. Kondisi ini menjadi salah satu keluhan para bumil hingga memengaruhi kecukupan cairannya.

2 dari 3 halaman

Solusi Ibu Hamil yang Sulit Minum Air Putih

Selain karena pengaruh hormon, rasa mual juga dapat meningkat karena kurangnya asupan cairan saat hamil. Padahal, ibu hamil butuh cairan lebih banyak, lho. Oleh karena itu, sangat penting bagi bumil untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan.

  1. Dapatkan Asupan Cairan dari Makanan

Memang sulit untuk mencukupi asupan cairan bila merasa mual saat minum air putih. Tapi tenang, cairan bukan hanya dapat ditemui dari air putih saja, namun bisa juga dari makanan.

Anda bisa mendapatkan sekitar 20 persen cairan dari total kebutuhan cairan dari makanan. Banyak juga makanan yang tinggi kadar airnya, seperti buah semangka dan sayur bayam yang memiliki kandungan cairan sebanyak 90 persen dibandingkan beratnya.

  1. Minum Susu dan Jus Buah

Minuman sehat selain air putih juga dapat dianggap sebagai cairan yang masuk ke dalam tubuh. Contohnya susu dan jus buah yang tinggi kandungan airnya, serta baik untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui.

Namun, beberapa minuman perlu dibatasi konsumsinya, misalnya yang mengandung alkohol dan kafein. Sumber alkohol yang dimaksud yaitu bir, wine, dan spirit, sedangkan minuman yang mengandung kafein ialah kopi, teh, dan soda.

  1. Tambahkan Cuka Apel dan Madu ke Dalam Air Putih

Bumil dapat menambahkan cuka apel atau madu pada air putih. Dua bahan tersebut dapat membantu mengurangi rasa mual yang muncul ketika minum air putih.

  1. Minum Air Demineral

Pada beberapa kasus, mengonsumsi air yang sudah melewati proses purifikasi (pemurnian) seperti air demineral dapat membantu mengatasi gejala hamil, seperti nyeri pada tubuh. Selain itu, morning sickness juga bisa terkendali. Pemilihan air yang dikonsumsi ibu hamil pun penting untuk diperhatikan.

Morinaga Heiko+ Water dapat menjadi pilihan tepat untuk membantu mengendalikan rasa mual Anda. Air demineral atau disebut juga air bebas mineral ini terjaga kestrerilan dan kehigienisannya karena diproses dengan teknologi Ultra High Temperature (UHT). Sehingga, telah terbebas dari bakteri, logam berat, dan kontaminan lainnya. Morinaga Heiko+ Water juga dapat digunakan untuk melarutkan susu yang dikonsumsi ibu hamil sehingga kemurnian nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat terjaga.

Ibu hamil memang membutuhkan lebih banyak cairan dibandingkan orang lain pada umumnya. Namun, gejala mual sering kali menghalangi. Perlu diingat, kondisi dehidrasi akan memperparah rasa mual pada bumil.

Oleh karena itu, usahakan tetap memenuhi kebutuhan cairan Anda, ya. Utamakan minum air putih sembari mengonsumsi minuman sehat lainnya. Mual saat hamil bisa diatasi, kok. Bila ingin berkonsultasi mudah dengan dokter obgyn, gunakan Live Chat di aplikasi KlikDokter!

(FR/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar