Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Penuh Tantangan, Ini Tips Work From Home bagi Anda yang Punya Anak

Penuh Tantangan, Ini Tips Work From Home bagi Anda yang Punya Anak

Kerja dari rumah alias work from home (WFH) penuh dengan tantangan, apalagi kalau Anda punya anak. Mari ketahui tips WFH yang aman meski anak kerap mengganggu.

Pandemi corona membuat sebagian orang harus kerja dari rumah alias work from home (WFH), sebagaimana aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Ada yang senang karena bisa kerja sambil rebahan, ada juga yang merasa kesulitan.

Orang-orang yang kesulitan WFH umumnya dirasakan oleh mereka yang memiliki anak kecil. Pasalnya, si Kecil sering kali ‘mencari perhatian’ yang kadang membuat orang tuanya terganggu saat sedang asyik bekerja di rumah.

Mengapa si Kecil Suka Mengganggu saat WFH?

Hal yang sering dikeluhkan oleh orang tua yang sedang WFH adalah mereka tidak bisa bekerja dengan tenang, karena diganggu oleh anak. Jika ditanggapi, pekerjaan akan terbengkalai. Tapi kalau diabaikan, si Kecil malah rewel tidak keruan.

Dari kondisi tersebut, timbul sebuah pertanyaan: “mengapa si Kecil suka sekali mengganggu orang tuanya saat sedang kerja di rumah?”

Menjawab pertanyaan di atas, psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi angkat bicara. Ia berpendapat bahwa hal tersebut sangat mungkin terjadi, mengingat anak yang telah terbiasa tidak bertemu orang tua pada hari-hari kerja. Maka itu, saat harus WFH, anak pasti berpikir bahwa orang tuanya sedang libur.

"Sehari-harinya, anak terbiasa dengan orang tua yang bekerja ke kantor. Jadi, saat orang tuanya di rumah, anak ini berpikir bahwa Anda sedang libur sehingga bisa diajak bermain," ujar Ikhsan saat dihubungi KlikDokter.

"Bisa juga karena anak selama ini kan dari pagi sampai sore tidak mendapat perhatian. Nah, anak mungkin berpikir bahwa ini adalah kesempatan mereka untuk dapat perhatian lebih dari orang tuanya yang sedang WFH," sambungnya.

Lebih lanjut, Ikhsan bertutur bahwa anak juga tidak tahu konsep WFH. Hal yang mereka tahu adalah orang tuanya ada di rumah dan sedang libur sehingga bisa bermain dan diajak bercanda.

Artikel Lainnya: Benarkah Bekerja dari Rumah Lebih Baik dibanding di Kantor?

1 dari 3 halaman

Mengapa WFH Bisa Membuat Anda Jadi Lebih Stres?

Tidak dimungkiri, kerja dari rumah memang tidak selamanya menyenangkan. Nyatanya, ada beberapa orang yang justru bisa mengalami stres. Hal ini utamanya dirasakan oleh mereka yang memiliki anak kecil.

Selain itu, kerja dari rumah juga membuat Anda sulit berkoordinasi dengan rekan kerja. Ini bisa terjadi karena Anda tidak bisa bertatap muka langsung dengan rekan kerja, dan terbatasnya media untuk berkomunikasi.

Kondisi bisa semakin parah jika koneksi internet juga terhambat, atau sedang ada pemadaman listrik bergilir. Kondisi seperti ini tentu bisa sangat menghambat perkerjaan, dan mencetuskan terjadinya stres.

 

2 dari 3 halaman

Cara WFH dengan Tenang Tanpa Diganggu Anak

Ada hal yang bisa dilakukan oleh pejuang WFH agar bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir diganggu oleh si buah hati. Berikut cara-caranya:

  • Jelaskan Kondisi WFH Ini

"Kalau anak sudah besar, beri pemahaman konsep WFH. Jelaskan dengan detail bahwa Anda tetap harus bekerja meski sedang ada di rumah. Beri tahu anak bahwa nanti ada waktunya untuk bermain," ujar Ikhsan

“Anak juga bisa diberikan tugas. Misalnya, untuk membersihkan atau membuat sesuatu. Saat anak sibuk, orang tua bisa bekerja dengan nyaman,” tambahnya.

  • Jangan Berikan Alat Elektronik saat Anak Bangun Tidur

Jika anak baru bangun tidur dalam kondisi Anda sudah mulai kerja, jangan beri gadget atau alat elektronik lain padanya. Sebab, memberikan gadget cuma bikin anak tenang sementara, sehingga pada akhirnya tetap akan mengganggu Anda saat bekerja.

Artikel Lainnya: Viral Social Distancing dan WFH, Sebenarnya Mengapa Perlu Dilakukan?

  • Beri Batasan pada Anak

Beritahu anak mengenai pembagian waktu Anda dengannya. Utarakan kapan waktu yang tepat untuk bermain dan kapan harus membiarkan orang tuanya bekerja.

  • Berbagi Peran dengan Orang di Rumah

"Kalau anak masih kecil, Anda bisa membagi tugas dengan pasangan. Misalnya, pagi suaminya yang bekerja, lalu siangnya istri. Ini semua agar anak bisa diurus dan tak mengganggu orang tuanya yang sedang bekerja," ungkap Ikhsan.

Selain itu, kalau punya asisten rumah tangga, manfaatkanlah tenaga mereka untuk membantu mengurus anak sehingga Anda bisa fokus untuk melakukan pekerjaan dari rumah.

  • Manfaatkan Waktu Tidur Anak

Jika anak masih tidur siang, Anda punya satu sampai tiga jam untuk bekerja dengan fokus. Pastikan Anda menggunakan waktu ini dengan baik untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan perhatian penuh.

Jadwalkan panggilan atau rapat yang membutuhkan fokus saat anak-anak Anda tertidur. Anda bisa menyelesaikan tugas yang kurang menantang ketika si Kecil telah terbangun dari tidurnya.

Terlepas dari upaya terbaik Anda, akan ada hari-hari ketika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana. Di sinilah fleksibilitas sangat penting. Anda mungkin harus menyelesaikan pekerjaan setelah anak-anak pergi tidur, atau di pagi berikutnya sebelum mereka bangun.

  • Berikan Sedikit Waktu untuk Bermain

Tidak ada salahnya untuk sesekali mengamini permintaan anak bermain bersama. Manfaatkan waktu tersebut sebaik mungkin, sehingga pada gilirannya si Kecil bisa lebih mengerti saat Anda harus kembali bekerja.

Itu dia beberapa tips work from home yang bisa diterapkan, khususnya jika Anda memiliki anak yang hobinya ‘mengganggu’. Jika Anda mengalami kendala dalam prosesnya, tak perlu sungkan untuk bertanya langsung pada psikolog atau tim dokter dari KlikDokter melalui Live Chat 24 jam.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar