Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Jangan Sepelekan Sikat Gigi di Malam Hari bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

Jangan Sepelekan Sikat Gigi di Malam Hari bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

Sikat gigi di malam hari sebelum tidur masih sering diabaikan anak-anak dan orang tuanya. Padahal, ini bisa merusak kesehatan gigi dan mulut.

Lewat sebuah survei global, ada temuan bahwa sikat gigi di malam hari belum menjadi prioritas atau bagian dari rutinitas sebelum tidur. Hal ini tentu saja menunjukkan kondisi kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik.

Hasil survei tersebut diungkapkan pada peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia (World Oral Health Day) tiap tanggal 20 Maret, yang digelar oleh PT Unilever Tbk., bekerja sama dengan FDI World Dental Federation dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), pada hari Jumat (20/3) silam.

1 dari 4 halaman

Sikat Gigi di Malam Hari Belum Menjadi Kebiasaan di Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Pepsodent yang merupakan brand perawatan kesehatan gigi dan mulut produksi Unilever mengangkat hasil survei yang dilakukan di delapan negara tentang pentingnya menanamkan rutinitas menyikat gigi pada malam hari—yang faktanya masih sering dilewatkan oleh anak-anak maupun orang tua mereka.

Survei global tersebut dilakukan oleh Unilever dengan menggandeng King’s College London, Inggris, yang melibatkan 5.000 anak dan orang tua di seluruh dunia.

Di Indonesia, dengan 506 anak sebagai populasi sampel, terlihat bahwa di antara anak-anak yang memiliki kondisi kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik, ternyata 34 persennya belum membiasakan diri untuk sikat gigi pada malam hari.

Artinya, kebiasaan tersebut belum menjadi prioritas utama ataupun bagian dari rutinitas malam hari sebelum tidur.

Bahkan, fakta dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes RI 2018 menyebutkan bahwa hanya 2,8 persen orang Indonesia yang sudah menyikat gigi di waktu yang benar, yaitu pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur.

Karena survei global Unilever memperlihatkan bahwa kesehatan gigi dan mulut anak yang tidak rutin sikat gigi di malam hari ternyata dua kali lebih buruk dibanding yang menyikat gigi, Pepsodent kembali bekerja sama dengan PDGI untuk menyebarluaskan edukasi tentang pentingnya kebiasaan tersebut di Tanah Air.

“Mereka berpeluang 40 persen lebih tinggi untuk lebih mengalami sakit gigi, sehingga terpaksa harus absen dua kali lebih sering dibanding yang rutin sikat gigi. Mereka pun lebih tidak percaya diri di sekolah, di mana 25 persennya memilih untuk tidak aktif mengikuti kegiatan sekolah.

“Selain itu, anak-anak yang tidak menyikat gigi pada malam hari sering diejek temannya karena giginya tidak sehat, dan sepertiga dari mereka merasa rendah diri,” kata drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., selaku Head of Sustainable Living Unilever Indonesia Foundation, dalam sebuah rilis.

2 dari 4 halaman

Pentingnya Rutinitas Sikat Gigi dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Ketua Pengurus Besar PDHI, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, SpBM(K)., MM, mengatakan menyikat gigi pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur dapat menekan kerusakan hingga 80 persen pada anak-anak, dibandingkan dengan hanya menyikat gigi sekali sehari.

Ia juga melanjutkan, sikat gigi pada malam hari sangat penting karena mulut anak-anak menghasilkan lebih sedikit air liur ketika mereka tidur. Dalam kondisi tersebut, kuman dan bakteri memiliki lingkungan yang sempurna untuk berkembang lebih cepat, dan mengubah sisa makanan menjadi asam, dan akhirnya menyebabkan gigi berlubang.

Tidak berhenti di situ, mengabaikan sikat gigi malam hari juga bisa menjadi pemicu terjadinya bau mulut atau halitosis dan masalah pada gusi, yang pada akhirnya bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

3 dari 4 halaman

Orang Tua Punya Peranan Penting

Orang tua disebut-sebut berperan penting dalam menanamkan kebiasaan menyikat gigi pada malam hari. Namun, survei global Unilever juga memperlihatkan bahwa 24 persen orang tua di Indonesia membiarkan anaknya tidur tanpa sikat gigi terlebih dulu.

Bahkan, 21 persen orang tua menjadikan kebiasaan negatif ini sebagai sebagai reward untuk anak mereka.

Diperlukan komitmen kuat dari orang tua untuk menciptakan suasana yang menyenangkan agar anaknya tidak merasa jenuh atau terpaksa sikat gigi sebelum tidur.

Nah, sebagai alat bantu, Pepsodent akan meluncurkan “Petualangan Mama Sigi & Pepo”, sebuah serial e-book menarik untuk mendorong rutinitas tidur yang sehat, yang bisa didapat dalam waktu dekat di www.tanyapepsodent.com.

E-book tersebut berisi rangkaian cerita petualangan yang menyertakan kegiatan menyikat gigi sebelum tidur, sehingga anak-anak bisa istirahat dengan nyaman dan keesokan harinya bisa percaya diri menghadapi hari yang baru.

Sebagai momen puncak di Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia tanggal 20 Maret lalu, Pepsodent mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk melakukan kegiatan sikat gigi malam secara serentak (night brushing hour) melalui platform digital pukul 19:30 WIB.

Kegiatan tersebut adalah salah satu cara Unilever untuk mendukung Gerakan #dirumahaja yang saat ini tengah digalakkan, dengan harapan mendorong anak-anak untuk mengawali kebiasaan sikat gigi rutin setidaknya dua kali sehari dan menerapkannya hingga dewasa nanti.

(RH)

1 Komentar