Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Putri Maria Teresa dari Spanyol Meninggal karena COVID-19

Putri Maria Teresa dari Spanyol Meninggal karena COVID-19

Putri Maria Teresa asal Spanyol meninggal dunia karena COVID-19. Ia diketahui merupakan keluarga anggota kerajaan pertama yang meninggal akibat virus corona.

Virus corona memang tidak pandang bulu. Pasalnya, hal ini terjadi pada Putri Maria Teresa dari Spanyol, yang meninggal dunia akibat COVID-19. Ia adalah anggota kerajaan pertama di dunia yang meninggal akibat virus corona. 

Anggota Kerajaan Pertama yang Meninggal Akibat Virus Corona

Putri Maria Teresa meninggal di usia 86 tahun pada hari Kamis (26/3) di Paris, Perancis. Kabar kematian sang putri diumumkan oleh saudaranya, Pangeran Sixto Enrique de Bourbon, dalam unggahannya di Facebook

Putri Maria Teresa yang juga sepupu Raja Spanyol Felipe VI, merupakan anggota keluarga kerajaan pertama yang meninggal dunia karena infeksi virus corona.

“Pada sore hari ini, saudara terkasih kami Maria Teresa de Bourbon-Parma dan Bourbon Busset, menjadi korban virus corona, meninggal di Paris dalam usia 86 tahun," kata Pangeran Sixto, yang dikutip dari Kompas.

Kabar duka itu terjadi beberapa pekan setelah Raja Spanyol Felipe VI dilaporkan negatif menderita COVID-19.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

Spanyol Menduduki Peringkat 4 dengan Kasus COVID-19 Terbanyak di Dunia

Spanyol memang sedang dirundung duka mendalam. Selain karena Putri Maria Teresa meninggal, negeri yang identik dengan matador itu diketahui menjadi negara yang berada di peringkat keempat tertinggi di dunia dengan kasus positif COVID-19.

Melansir dari Center for Systems Science and Engineering at Johns Hopkins, wabah coronavirus di Spanyol sudah mencapai 73.235 kasus positif sampai Minggu (29/3) siang WIB. Angka kematian di Spanyol juga sudah mencapai hampir 6000 orang.

Namun kabar baiknya, sudah 12.285 orang di Spanyol dinyatakan sembuh dari virus corona. Di Eropa sendiri, kasus coronavirus memang terus meningkat setiap harinya.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

1 dari 2 halaman

Lansia seperti Putri Maria Teresa Rentan Infeksi Virus Corona

Lanjut usia (Lansia) seperti Putri Maria Teresa memang sangat rentan terhadap infeksi virus corona. Tercatat sejauh ini banyak pasien di atas usia 50 tahun yang terjangkit COVID-19.

Menurut dr. Theresia Rina Yunita, hal ini mungkin dipengaruhi oleh daya tahan tubuh yang menurun seiring dengan bertambahnya usia. 

"Dikatakan juga bahwa kondisi medis tertentu yang dimiliki lansia dapat memperburuk infeksi coronavirus," ujar dr. Theresia. Namun, hal ini baru dugaan sementara. Selain itu, tidak ada kecenderungan jenis kelamin tertentu yang lebih rentan terkena penyakit berbahaya dari virus tersebut.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

Lansia Juga Bisa Sembuh dari Coronavirus

Meski begitu, lansia juga masih punya harapan untuk sembuh. Lihat saja, seorang lansia berusia 101 tahun, dengan inisial Mr. P, asal Rimini, Italia, yang berhasil sembuh dari COVID-19. 

Menurut Wakil Wali Kota Rimini Gloria Lisi, Mr. P dibawa ke rumah sakit Rimini, Ospedale Infermi, setelah sepekan yang lalu setelah dinyatakan positif terjangkit Corona COVID-19. Lisi juga mengatakan, ketika Mr. P mulai pulih, ia menjadi bahan pembicaraan semua orang di rumah sakit itu, mulai dari dokter, perawat, administrator, atau pasien lain.

"Semua orang melihat adanya harapan untuk masa depan kita semua dengan sembuhnya pasien yang berusia lebih dari 100 tahun," kata Lisi, seperti dikutip dari Liputan6. 

"Setiap hari kita mendengar kisah sedih selama beberapa pekan, yang secara otomatis menceritakan tentang virus yang berkecamuk dan agresif pada kaum lansia. Namun, ia bertahan hidup. Mr. P selamat," lanjutnya.

Kematian Putri Maria Teresa yang sudah lansia memang menambah daftar kematian pasien COVID-19 yang sudah berusia lanjut. Akan tetapi, harapan masih ada seperti yang terjadi pada Mr. P asal Italia.

KlikDokter juga telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menekan angka persebaran virus corona. 

Apabila mau tahu lebih lanjut seputar COVID-19 gunakan fitur LiveChat untuk konsultasi langsung dengan dokter. Sedangkan untuk membantu menentukan gejala, Anda bisa mencoba tes coronavirus online di sini

(OVI/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar