Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Semakin Banyak, Kasus Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 1155

Semakin Banyak, Kasus Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 1155

Pasien positif virus corona semakin meningkat. Di Indonesia, angkanya sudah mencapai 1155 Jiwa. Waspada, jangan biarkan virus ini menjadikan Anda sebagai korban berikutnya!

Juru Bicara Pemerintah soal Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto kembali mengumumkan pembaruan kasus terkait virus corona. Dalam Jumpa Pers di Gedung BNPB Sabtu (28/3) sore, Yuri mengumumkan bahwa kini jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia berjumlah 1.155 orang.

Ia melaporkan, terdapat peningkatan 109 kasus positif virus corona baru. Sementara untuk kasus sembuh, bertambah 13 orang dengan total 59, dan kasus meninggal bertambah 15 orang, menjadi 102. Sampai saat ini DKI Jakarta masih menjadi daerah yang paling terdampak virus corona, disusul oleh Jawa Barat.

Yuri juga memberikan imbauan pada masyarakat untuk tidak ke mana-mana dan mengisolasi diri di rumah jika mengalami gejala COVID-19.

“Protokol isolasi mandiri di rumah dijamin tidak akan menularkan keluarga. Isolasi ini dilakukan dengan cara tinggal di rumah, tidak perlu keluar rumah, hindari kerumunan dan jauhi kegiatan ramai,” kata Yuri.

“Apabila tidak memungkinkan isolasi di rumah, pergi ke rumah sakit terdekat jika ada komplikasi dan penyakit kronis yang mendahului untuk perawatan intensif,” sambungnya.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

1 dari 3 halaman

Upaya Pemerintah Fasilitasi Pengadaan APD

Minimnya Alat Pelindung Diri (APD) menjadi salah satu masalah bagi tenaga medis yang bekerja menangani korban positif virus corona. Bahkan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau kepada semua pihak untuk lebih bekerja keras menangani COVID-19 termasuk membantu penyediaan APD yang memadai bagi petugas kesehatan. Hal ini demi melindungi dan menjaga keselamatan tenaga medis yang bersangkutan.

Menanggapi isu tersebut, Yuri berujar bahwa pemerintah akan terus berusaha memenuhi kebutuhan APD. Dirinya pun menjelaskan bahwa APD tidak akan dipakai oleh sembarang orang.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

Di lain pihak, Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai akan memberikan fasilitas terhadap impor barang berupa bantuan medis sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari pandemi virus corona.

Ratusan ribu unit alat diimpor langsung dari China dan telah tiba di Indonesia hari Minggu (22/3) lalu. Dikutip dari Liputan6, bantuan alat medis ini terdiri dari alat tes corona, masker N95, masker bedah, baju pelindung (hasmah suit), bahan pembuat hand sanitizer, dan sebagainya.

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan menjelaskan bahwa kemudahan yang diberikan terhadap impor tersebut yaitu fasilitas Rush Handling. Ini merupakan pelayanan atas barang impor tertentu karena karakteristiknya perlu disegerakan guna dikeluarkan dari kawasan pabean.

2 dari 3 halaman

Pentingnya Isolasi Mandiri di Rumah

Tagar di rumah aja (#dirumahaja) tidak hanya berlaku untuk orang-orang yang sehat saja, tetapi juga untuk mereka yang mengalami gejala-gejala mirip infeksi virus corona. Misalnya, batuk, pilek, demam, dan sebagainya.

Berdasarkan Public Health England, ada beberapa hal yang perlu dipahami ketika melakukan isolasi mandiri, yaitu:

  • Tetap tinggal di dalam rumah
  • Tidak pergi bekerja atau ke tempat umum lainnya
  • Tidak menggunakan transportasi umum
  • Tidak membiarkan orang lain masuk ke dalam rumah

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

Agar lebih maksimal, aturan-aturan tersebut mesti dikombinasikan dengan hal-hal sebagai berikut:

  • Pastikan memiliki kontak dinas kesehatan di kota atau kabupaten dan puskesmas yang menjadi pengawasan kondisi kesehatan Anda
  • Gunakan kamar tidur dan kamar mandi secara terpisah dengan anggota keluarga lain
  • Anggota keluarga lain tidak boleh masuk ke dalam kamar tidur terduga infeksi corona
  • Jika kamar mandi hanya satu, gunakan secara bergantian. Pasien mandi di awal atau akhir. Setelah selesai, bersihkan kamar mandi termasuk toilet dengan cairan pembersih
  • Jangan melakukan kegiatan bersama, termasuk makan dengan anggota keluarga lainnya
  • Bila berada di ruang yang sama dengan anggota keluarga lain, jaga jarak setidaknya satu meter
  • Pakai masker saat bersama yang lain. Anggota keluarga yang ada di rumah juga sebaiknya pakai masker dan rutin membersihkan diri, terutama mencuci tangan.
  • Agar tak jenuh, pasien bisa bermain musik di dalam kamar, membuat prakarya, baca buku, binge-watch film menarik, atau berolahraga ringan. Sehingga, setelah 14 hari, pasien bisa lebih bugar
  • Cuci alat makan dan pakaian secara terpisah dari anggota keluarga lainnya. Gunakan spons cuci yang berbeda
  • Bersihkan benda yang sering disentuh, seperti smartphone, keyboard laptop, pegangan pintu, remote TV dan AC, meja, kursi, dan lain-lain secara teratur dengan cairan pembersih. Gunakan pula sarung tangan karet saat membersihkan rumah
  • Cuci tangan dengan air dan sabun secara teratur, setidaknya selama 20 detik. Tindakan ini penting dilakukan setelah batuk, bersin, keluar dari kamar mandi, sebelum makan, dan setelah melepas atau memasang masker
  • Cek kondisi kesehatan diri secara teratur setiap pagi
  • Hindari dulu memegang dan mencium hewan peliharaan, seperti kucing atau anjing
  • Usahakan rumah atau kamar memiliki ventilasi yang baik. Buka pintu dan jendela setiap hari agar udara segar masuk
  • Ungsikan anggota keluarga yang memiliki daya tahan tubuh rendah, seperti lansia dan orang yang sedang dalam pengobatan penyakit kronis.

Jika ada pertanyaan lainnya terkait penyebaran dan gejala-gejala virus corona, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter melalui Live Chat KlikDokter. Anda  juga bisa memanfaatkan Cek Corona Gratis dari KlikDokter dengan klik di sini. KlikDokter telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) untuk ikut serta dalam menekan angka pesebaran virus corona di Indonesia.

Tetap waspada akan segala kemungkinan yang ada. Jangan gegabah, tetap lakukan physical distancing dan gerakan #dirumahaja. Mari bersama membantu Indonesia dalam memberantas virus corona (COVID-19).

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar