Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Anak Muda Jangan Santuy, Virus Corona Juga Bisa Menginfeksi

Anak Muda Jangan Santuy, Virus Corona Juga Bisa Menginfeksi

Tidak hanya orang tua, tapi virus corona juga bisa menyerang yang muda. Waspada! Anda tidak boleh terlalu gegabah sehingga daya tahan tubuh menurun.

Sejak kemunculannya di akhir tahun 2019, virus corona atau COVID-19, masih menjadi perbincangan paling hangat di seluruh dunia. Penyakit yang pertama kali dideteksi di Wuhan, Tiongkok, tersebut kini telah menyebar ke hampir seluruh negara yang ada di dunia.

Lansia dan Orang dengan Penyakit Bawaan Rentan Virus Corona

Data yang didapat dari Johns Hopkins CSSE menyebutkan, pasien yang terinfeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 387.382  per Selasa (24/3).

Sampai saat ini Tiongkok masih menduduki peringkat teratas pasien positif corona dengan jumlah 81.553 terinfeksi. Meski begitu, Italia menjadi salah satu negara dengan tingkat kematian paling tinggi, yakni 6.077 jiwa.

Dari keseluruhan total orang yang meninggal, lansia dan orang dengan kondisi penyakit bawaan memang menjadi korban meninggal paling banyak. Akan tetapi, bukan berarti anak muda kebal dari penyebaran coronavirus ini, ya!

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

1 dari 2 halaman

Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

Dikutip dari BBC, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, bahwa baik anak-anak maupun remaja, masih bisa terinfeksi virus corona

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, lebih dari 11.000 pasien telah meninggal akibat wabah COVID-19, dan hampir lebih dari 250 ribu pasien telah dinyatakan positif. 

“Saya punya pesan untuk seluruh anak muda di dunia. Kalian tidak kebal dari virus corona. Meski banyak orang tua yang meninggal karena terinfeksi coronavirus, ini bukan berarti kalian kebal. COVID-19 ini bisa membuat Anda harus diam di dalam rumah selama berminggu-minggu yang diikuti dengan gejala-gejala tidak mengenakan, ” ujar Tedros.

Penelitian telah menunjukan, orang-orang dari segala usia bisa terinfeksi oleh virus COVID-19. Tapi memang, virus ini akan jauh lebih berbahaya pada orang tua, terlebih jika mereka memiliki penyakit lainnya (diabetes, hipertensi, atau jantung).

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

Ini yang Harus Dilakukan Anak Muda untuk Cegah Corona

Dikutip dari laman Liputan6, dr. Antonio Pesenti, selaku kepala unit keperawatan krisis intensif di Lombardy, Italia, mengatakan banyak sekali anak muda yang dirawat di rumah sakit dengan gejala yang parah.

Bahkan, hampir 50 persen pasien merupakan anak muda dan sisanya adalah orang tua.

Dirinya mengatakan usia anak muda yang dirawat sekitar umur 20 sampai 30 tahun. Beberapa dari mereka bahkan bisa mengalami gejala sangat parah, sama seperti yang lansia rasakan.

Karena itu, anak muda di dunia, termasuk di Indonesia, diharapkan tidak main-main atau menganggap remeh penyebaran virus corona ini.

Hal ini pun juga ditegaskan oleh dr. Amanda Azizha Hakim dari KlikDokter saat diwawancarai tentang virus corona yang berisiko serang anak muda ini.

“Bagi yang muda sebaiknya tetap berada di dalam rumah dan tidak pergi keluar-keluar rumah. Selain bisa terinfeksi, kalian juga bisa menjadi media penyalur virus corona pada orang tua di rumah, ” jelasnya.

Artikel lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

Menurut dr. Amanda, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah anak muda tertular virus corona adalah dengan melakukan social distancing.

Social distancing adalah tindakan di mana Anda menjauhi perkumpulan, menghindari pertemuan massal, serta menjaga jarak antar manusia. Tujuannya, tentu saja untuk menekan jumlah kasus infeksi dari suatu penyakit.

“Anda diharuskan untuk tetap berada di rumah sampai wabah virus corona sudah mulai menurun. Anda diperbolehkan untuk keluar rumah, jika memang ada keperluan yang mendesak seperti mengecek diri ke rumah sakit atau beli keperluan rumah tangga di pasar atau supermarket,”  kata dr. Amanda

“Jika social distancing bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat di Indonesia, saya rasa angka penyebaran virus corona bisa menurun, dan wabahnya pun juga bisa selesai,” tambahnya.

Untuk itu, patuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dan tetap waspadai gejala-gejalanya.

KlikDokter telah bekerjasama dengan Kemenkes atau kementrian kesehatan Indonesia untuk menekan angka persebaran virus corona.

Apabila mau tahu lebih lanjut seputar COVID-19 gunakan fitur LiveChat untuk konsultasi langsung dengan dokter. Sedangkan untuk membantu menentukan gejala, Anda bisa mencoba tes coronavirus online di sini.

(OVI/AYU)

2 Komentar