Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Sejak Kemarin, Sudah 5 Pasien Positif Virus Corona Dinyatakan Sembuh!

Sejak Kemarin, Sudah 5 Pasien Positif Virus Corona Dinyatakan Sembuh!

Sejak kemarin, sudah ada tiga pasien virus corona yang sembuh. Kini bertambah lagi kabar baik bagi Indonesia dengan kesembuhan pasien lainnya.

Kabar melegakan datang dari info pasien virus corona lainnya yang dinyatakan sembuh. Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Virus Corona (COVID-19), dr. Achmad Yurianto.

Dirinya mengatakan, ketiga pasien yang sebelumnya dirawat di RSUP Persahabatan telah sembuh setelah menjalani beberapa pemeriksaan.

Dikutip dari Detik.com, Yuri menjelaskan ada beberapa tahap yang memang dilakukan untuk bisa menyatakan seseorang telah sembuh dari virus corona.

Secara laboratorium, akan ada dua kali pemeriksaan. Jika kedua tes itu sudah dilakukan dan hasilnya negatif, maka pasien itu tidak lagi membutuhkan perawatan dan dibolehkan untuk pulang ke rumah.

Adapun dua metode pemeriksaan tersebut, yakni pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Genome Sequencing.

Dijelaskan oleh dr. Arina Heidyana dari KlikDokter, PCR adalah metode yang paling cepat untuk mengetahui apakah kondisi seseorang masuk dalam kategori suspect memiliki virus SARS-Cov-2, yang merupakan penyebab dari coronavirus.

Hasilnya pun cepat, hanya dibutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk mengetahui apakah seseorang positif atau negatif terinfeksi virus corona.

Sedangkan, Genome Sequencing adalah metode lainnya yang digunakan untuk mendeteksi apakah suspect positif atau negatif COVID-19.

Beda dari PCR, genome sequencing membutuhkan waktu lebih lama yakni tiga hari. Karena, metode ini tidak hanya mendeteksi adanya coronavirus, tapi bisa menemukan virus lainnya juga.

Selain dari dua pemeriksaan tersebut, dr. Dyani Kusumo Wardani, SpA selaku Direktur Medik dan Keperawatan RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso juga menjelaskan, ada beberapa kriteria lainnya yang mendukung pasien dinyatakan sembuh dan aman untuk pulang ke rumah.

Faktor tersebut antara lain dua kali pemeriksaan dengan hasil negatif, tidak ada keluhan lain, dan tidak ada lagi penyakit lainnya.

Tidak hanya kesehatan fisik saja yang menjadi perhatian, tapi kesehatan psikis dan mental pasien pun juga jadi faktor penunjang seorang pasien virus corona dinyatakan sembuh.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

1 dari 3 halaman

Total 5 Pasien Positif Virus Corona yang Sembuh

Melansir dari Liputan6.com, dua pasien COVID-19 dengan nomor kasus 01 dan 03 telah dinyatakan sembuh. Menurut Dirut RSPI Sulianti Saroso (13/3), dua pasien tersebut mendapatkan hasil negatif pada tes lab sebanyak dua kali.

Secara fisik, pasien coronavirus 01 dan 03 terpantau baik. Dokter dan pihak rumah sakit pun dapat menyatakan keduanya sembuh.

Selain itu pada (12/3), tiga orang pasien coronavirus yang menjalani perawatan dan pemeriksaan di RSUP Persahabatan juga telah dinyatakan sembuh dari virus corona. Ketiga pasien tersebut adalah pasien 06 (pria, 39 tahun), 14 (pria, 50 tahun), dan 19 (pria, 49 tahun).

Meski dinyatakan sembuh, pasien-pasien tersebut tetap wajib melakukan prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini untuk menghindari infeksi berulang atau penularan ke orang lain.

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

Pasien yang Sembuh Harus Lakukan Prosedur Ini

Jangan lengah, pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona masih bisa tertular lagi. Karenanya, pasien yang sembuh harus melakukan beberapa hal yang sudah ditetapkan oleh prosedur medis Indonesia, seperti melakukan isolasi diri dan tidak boleh merokok.

Self-isolated yang dimaksud adalah pasien diminta untuk tetap berada di dalam rumah selama 14 hari. Selama waktu yang ditentukan itu, pasien harus menggunakan masker dan mengurangi kontak fisik dengan keluarga atau kerabatnya.

Saat 14 hari masa self-isolated tersebut, pihak dinas kesehatan setempat akan ikut memantau kondisi kesehatan dari pasien.

Apabila setelah masa karantina diri pasien tidak menunjukan gejala lagi, maka orang tersebut bisa kembali bersosialisasi seperti biasanya dan diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat setiap harinya.

Ini dikarenakan, pasien coronavirus yang dinyatakan sembuh masih bisa tertular lagi dari orang lain.

Selain itu, larangan merokok juga sangat dianjurkan dan wajib dilakukan oleh pasien virus corona yang sembuh.

Hal ini pun dikatakan oleh Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan COVID-19 IDI, Erlina Burhan, di RS Persahabatan. Pemerintah menasihati ketiga pasien supaya terus menjaga kesehatannya.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

2 dari 3 halaman

Satu Suspect Virus Corona Meninggal Dunia di Solo

Sementara itu, kabar duka justru datang dari RSUD dr. Moewardi, Solo akibat salah satu suspect atau pasien yang masih dalam pengawasan virus corona meninggal dunia. Meski demikian, belum ada hasil tes pasti apakah pasien tersebut positif atau negatif virus corona.

Yulianto Prabowo selaku Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah mengatakan, satu dari tiga pasien suspect virus corona meninggal pada Rabu kemarin (11/3).

Dokter Spesialis Paru di RSUD dr. Moewardi, dr. Harsini menjelaskan suspect meninggal adalah seorang pria berusia 59 tahun dan tidak memiliki riwayat ke luar negeri.

Hasil lab terkait positif atau tidaknya virus corona terhadap pasien tersebut masih menunggu Litbangkes yang sampelnya baru dikirim Selasa (10/3) lalu.

Artikel Lainnya: Perlu Dijaga, Kesehatan Mental Pasien Virus Corona Juga Penting!

Ada 2 Pasien Gejala Virus Corona Meninggal di Jakarta

Tidak hanya di Solo, tapi korban meninggal dengan gejala virus corona pun juga ada di Jakarta. Meski hingga kini belum bisa dipastikan apakah keduanya positif terinfeksi COVID-19, gejala yang dialaminya mirip.

Yuri mengatakan bahwa kedua pasien dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Menurutnya, kedua pasien memang sudah buruk saat dibawa ke rumah sakit dengan ventilator dan menunjukan tanda-tanda sepsis.

Kedua korban adalah seorang wanita berusia 57 tahun dan 37 tahun. Yuri juga menyebutkan bahwa pasien sempat dalam kondisi yang baik-baik saja. Namun, tiba-tiba merasa sesak napas parah.

Yulianto menambahkan penyelidikan epidemiologi juga dilakukan meski belum ada hasil dari Litbangkes. Penyelidikan ini pun dilakukan untuk mengetahui pasien sudah berinteraksi dengan siapa saja.

Itulah beberapa informasi seputar pasien virus corona yang diharapkan bisa mengedukasi masyarakat Indonesia. Apabila Anda penasaran seputar coronavirus, yuk tanyakan pada dokter-dokter spesialis via LiveChat di aplikasi KlikDokter!

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar